Sambut HAN, LPKA Pangkalpinang Bersiap Launching Buku Karya Anak Binaan bersama Walikota. (Dok. Ditjenpas)
Pangkalpinang, WaraWiri.net - Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Pangkalpinang terus perkuat koordinasi dengan Pemerintah Kota Pangkalpinang. Hal ini ditandai dengan audiensi Kepala LPKA Pangkalpinang, Mustafa Kamaluddin Simamora, didampingi Kepala Seksi Pembinaan, Didik Setiawanz serta Kepala Subseksi Pendidikan dan Pembimbingan Pemasyarakatan, Redi Franto, dengan Walikota Pangkalpinang, Saparudin, Selasa (14/7).
Pertemuan strategis ini berfokus pada pembahasan agenda peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026, rencana peluncuran buku Budak Bepantun, rencana program Sekolah Filial dan sarana penunjang kegiatan pembinaan bagi Anak Binaan LPKA Pangkalpinang.
Mustafa menyampaikan momentum HAN tahun ini harus menjadi pemantik kesadaran bersama bahwa anak yang sedang menjalani masa pembinaan di LPKA tetap memiliki hak yang sama untuk berkembang, berkreasi, dan mendapatkan pendidikan yang layak.
"Anak Binaan di LPKA adalah aset bangsa yang sedang berproses. Dalam momentum HAN nanti, kami ingin menunjukkan kepada masyarakat bahwa mereka mampu menghasilkan karya nyata, salah satunya melalui peluncuran buku Budak Bepantun hasil tulisan mereka sendiri," ujarnya.
Selain rencana peluncuran buku, fokus utama audiensi ini adalah rencana program Sekolah Filial. Program ini dirancang agar Anak Binaan tidak kehilangan hak belajarnya dan tetap mendapatkan ijazah sekolah resmi meski sedang berada di lembaga pembinaan.
“Saat ini Anak Binaan di LPKA Pangkalpinang sudah kami fasilitasi pendidikan kesetaraan Paket A, B dan C. Kami berharap ke depannya membuka ruang sekolah filial bagi Anak Binaan agar mereka juga mendapatkan kesempatan yang sama dengan anak-anak lain di luar sana untuk bisa mendapatkan ijazah dari seokolah formal yang menjadi sekolah induk nantinya,” harap Mustafa.
Selaku Walikota Pangkalpinang, Saparudin memberikan apresiasi tinggi dan dukungan penuh terhadap langkah-langkah progresif yang diinisiasi LPKA Pangkalpinang.
"Saya sangat bangga dan terharu dengan hasil karya dari Anak Binaan di LPKA Pangkalpinang. Hari ini saya mendapatkan buku Budak Bepantun dan ini merupakan inspirasi dan kata hati dari Anak Binaan untuk semua anak-anak agar menjadi anak yang lebih baik dan tidak melakukan tindakan yang menyalahi aturan yang berlaku,” pujinya,
Saparudin juga berpesan kepada Anak di LPKA untuk meningkatkan kemampuan dalam belajar, memperkuat moral dan integritas sehingga keluar dari LPKA Pangkalpinang kembali kepada keluarga dan masyarakat.
“Untuk sekolah filial akan kami tampung terlebih dahulu mengingat jumlah tenaga pengajar yang ada saat ini masih belum mencukupi. Untuk sarana pendukung kegiatan pembinaan bagi Anak Binaan, silakan dibuatkan surat resmi yang ditujukan kepada Walikota untuk menjadi dasar bagi kami dalam menyalurkan bantuan,” pesannya. (Deni)















