Wali Kota Bekasi dan Ketua TP PKK Kunjungi Kelenteng Hok Lay Kiong, Rayakan Imlek Penuh Kebersamaan

Wali Kota Bekasi dan Ketua TP PKK Kunjungi Kelenteng Hok Lay Kiong, Rayakan Imlek Penuh Kebersamaan. (Dok. Pemkot Bekasi)

Bekasi, WaraWiri.net - Suasana hangat dan penuh kebersamaan terasa di Kelenteng Hok Lay Kiong saat perayaan Tahun Baru Imlek, Selasa (17/2/26). Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, bersama Ketua TP PKK Kota Bekasi, Wiwiek Hargono, hadir langsung untuk bersilaturahmi dan berbagi kebahagiaan dengan masyarakat.

Kedatangan Wali Kota dan rombongan disambut hangat oleh para pengurus serta pemuka kelenteng. Mereka kemudian berkeliling area kelenteng untuk melihat langsung suasana perayaan dan menyapa warga yang hadir. Momen tersebut berlangsung penuh keakraban, mencerminkan semangat toleransi dan persaudaraan antarumat beragama di Kota Bekasi.

Dalam kesempatan itu, Wali Kota Bekasi dan Ketua PKK juga membagikan angpao kepada masyarakat sekitar, khususnya anak-anak dan lansia. Warga tampak antusias dan bahagia menerima perhatian tersebut. Kegiatan ini menjadi simbol kepedulian dan kebersamaan antara pemerintah daerah dan masyarakat.

Tri Adhianto menyampaikan bahwa perayaan Imlek bukan hanya menjadi momen keagamaan, tetapi juga momentum mempererat persatuan dan keharmonisan di tengah keberagaman Kota Bekasi.

“Hari ini kita hadir untuk menunjukkan bahwa Kota Bekasi adalah rumah bagi semua. Perayaan Imlek ini menjadi simbol kebersamaan, saling menghormati, dan memperkuat persaudaraan,” ujar Tri Adhianto.

Ia juga menambahkan bahwa pemerintah daerah akan terus menjaga nilai toleransi dan mendukung setiap kegiatan keagamaan yang membawa pesan damai.

“Kami ingin memastikan bahwa seluruh warga dapat merayakan hari besarnya dengan aman, nyaman, dan penuh sukacita. Kebersamaan seperti inilah yang membuat Kota Bekasi semakin kuat dan harmonis,” tambahnya.

Kunjungan ini menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kota Bekasi dalam merawat keberagaman serta mempererat hubungan antarwarga. Perayaan Imlek di Kelenteng Hok Lay Kiong pun berlangsung dengan tertib, khidmat, dan penuh semangat persaudaraan. (Rizal)
Share:

Penerangan Berbasis PLTS Hadir, Nelayan Cilamaya Kini Melaut dengan Lebih Aman dan Produktif

Penerangan Berbasis PLTS Hadir, Nelayan Cilamaya Kini Melaut dengan Lebih Aman dan Produktif. (Dok. Pertamina)

Karawang, WaraWiri.net - Langit malam di pesisir Cilamaya tak selalu ramah bagi nelayan kecil. Di tengah gelapnya laut, seberkas cahaya sering kali menjadi penentu. Apakah jaring bisa ditebar dengan aman, apakah perahu dapat bernavigasi tanpa risiko, dan apakah hasil tangkapan cukup untuk dibawa pulang ke keluarga. Bagi para nelayan pinggir, kegelapan menjadi tantangan harian yang melekat pada profesi mereka.

Kini, cerita itu perlahan berubah. Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) menghadirkan penerangan berbasis Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) untuk membantu aktivitas melaut di malam hari. Bantuan tersebut berupa paket penerangan PLTS portabel yang dipasang di kapal nelayan.

Sistem ini terdiri dari panel surya yang ditempatkan di bagian atas perahu untuk menangkap sinar matahari saat siang hari, baterai penyimpanan energi, serta lampu penerangan yang dapat digunakan sepanjang malam. Energi yang dikumpulkan pada siang hari disimpan dalam baterai, lalu dimanfaatkan sebagai sumber listrik untuk lampu di kapal saat nelayan melaut malam.

Bantuan sederhana ini menghadirkan dampak nyata, dari peningkatan produktivitas hingga penghematan biaya operasional.

Budiman, nelayan yang telah melaut sejak tahun 2000 dan dikenal sebagai Local Hero Pertamina di desanya, merasakan langsung perubahan tersebut. Dulu, ia hanya mengandalkan senter kepala saat melaut malam. Selain melelahkan, alat itu kerap bermasalah ketika terkena air.

“Sekarang penerangannya sangat terang dan konsisten dari malam sampai pagi. Dulu karena pegal dan khawatir lampu mati, saya hanya bisa menabur jaring beberapa kali. Dengan PLTS, saya bisa sampai lima atau enam kali semalam. Penghasilan pun terasa bertambah,” tuturnya.

Cerita serupa datang dari Kiki Mulyana, nelayan kecil yang telah 10 tahun melaut. Ia mengaku sebelumnya bergantung pada aki yang mudah drop saat terkena air dan membutuhkan biaya penggantian.

“Dengan energi surya, kami jauh lebih hemat. Penerangannya luas, membantu memilih ikan, juga untuk navigasi supaya tidak terjadi kecelakaan, apalagi di jalur sungai yang sempit. Bahkan di darat pun penerangan PLTS bisa dimanfaatkan untuk memperbaiki jaring, mengingat bongkar pasang yang mudah. Hal ini sangat membantu kami secara ekonomi dan dalam menjalankan kehidupan sehari-hari,” jelas Kiki.

Bagi nelayan di wilayah yang masih minim penerangan, kehadiran PLTS tak hanya mendukung pekerjaan di laut, tetapi juga meringankan beban pengeluaran rumah tangga. Energi surya menjadi solusi yang andal sekaligus ramah lingkungan.

Pjs. Corporate Secretary Rizki Vistiari menegaskan bahwa program ini dirancang untuk memberi manfaat langsung bagi masyarakat pesisir. “Kami percaya transisi energi harus menghadirkan dampak nyata di tingkat tapak. Melalui pemanfaatan energi surya, kami ingin membantu nelayan meningkatkan keselamatan, produktivitas, dan kesejahteraan. Inilah wujud komitmen Pertamina NRE untuk tumbuh bersama masyarakat,” ujarnya. (Zikry)
Share:

Wujudkan Jemaah Mandiri, Kemenhaji Rampungkan Bimbingan Manasik Haji Terintegrasi

Wujudkan Jemaah Mandiri, Kemenhaji Rampungkan Bimbingan Manasik Haji Terintegrasi. (Dok. Kemenhaji)

Jakarta, WaraWiri.net - Kementerian Haji dan Umrah terus mematangkan kesiapan jemaah haji Indonesia melalui program Bimbingan Manasik Haji Terintegrasi di tingkat Kabupaten/Kota dan Kecamatan. Hingga pekan kedua Februari 2026, progres pelaksanaan manasik dilaporkan telah mencapai angka 95% di seluruh wilayah Indonesia.

Kepala Subdirektorat (Kasubdit) Bina Manasik Haji dan Umrah, Abdillah, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan amanat undang-undang untuk mewujudkan kemandirian dan ketahanan jemaah dalam menyelenggarakan ibadah haji.

"Alhamdulillah, mulai akhir Januari hingga pekan kedua Februari ini, manasik terintegrasi di tingkat Kabupaten/Kota dan Kecamatan telah diselenggarakan. Jemaah sudah menerima berbagai pembekalan, mulai dari kebijakan penyelenggaraan haji terbaru hingga ilmu manasik, baik secara teori maupun praktik," ujar Abdillah dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (18/2/2026).

Selain bimbingan tatap muka, Kementerian Haji dan Umrah juga memastikan ketersediaan literasi bagi jemaah. Abdillah menyebutkan bahwa proses pengiriman buku panduan manasik ke berbagai daerah telah dimulai sejak 16 Februari 2026.

"Target kami, seluruh jemaah sudah menerima buku manasik sejak awal bulan Ramadan ini hingga paling lambat 6 Maret 2026. Ini komitmen kami agar jemaah memiliki waktu yang cukup untuk mempelajari materi sebelum keberangkatan kloter pertama nasional pada 21 April mendatang," tambahnya.

Secara teknis, Abdillah menjelaskan bahwa bimbingan manasik di daerah dilakukan dengan durasi total 20 Jam Pelajaran (JPL). Rinciannya terdiri dari 4 JPL di tingkat Kabupaten/Kota dan 16 JPL di tingkat Kecamatan, dimana setiap 1 JPL berdurasi 60 menit.

Kementerian Haji dan Umrah juga memberikan perhatian khusus bagi para pimpinan rombongan. "Kami memberikan tambahan 4 JPL khusus untuk materi bagi Ketua Regu (Karu) dan Ketua Rombongan (Karom). Mereka diberikan materi spesifik terkait kepemimpinan dan penyelenggaraan ibadah haji agar dapat membantu jemaah di kelompoknya masing-masing," tandasnya.

Melalui persiapan bimbingan manasik yang lebih matang dan terstruktur, Abdillah berharap jemaah haji dapat menjalankan ibadah dengan lebih percaya diri, mandiri, dan meraih predikat haji mabrur. (Alif)
Share:

Bertemu CdM Reda Manthovani, Menpora Erick Puji Komitmen Antarkan Indonesia Sukses di Asean Para Games 2025

Menpora RI Erick Thohir menerima kunjungan Chef de Mission (CDM) kontingen Indonesia di Asean Para Games 2025, Reda Mantovani, di Kantor Kemenpora. (Dok. Kemenpora)

Jakarta, WaraWiri.net - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI, Erick Thohir menerima kunjungan Chef de Mission (CDM) kontingen Indonesia di Asean Para Games 2025, Reda Mantovani, di Kantor Kementrian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Rabu siang (18/2).

Dalam pertemuan tersebut Menpora Erick menyampaikan apresiasi atas keberhasilan CdM Reda mengawal para atlet merah putih sehingga memborong 135 emas dan keluar sebagai runner up Asean Para Games 2025 yang telah berlangsung di Thailand Januari lalu.

Menpora menyampaikan bahwa pencapaian luar biasa dari kontingen merah putih Asean Para Games 2025 lalu tentu berkat kerja keras keras bersama dan kekompakan yang terjalin antara atlet, pelatih, ofisial dan Chef de Mission sebagai pemimpin kontingen.

"Saya ucapkan terimakasih kepada Pak Reda yang menuntaskan tugasnya sebagai CdM di Asean Para Games 2025 dengan sukses. Dengan Leadership Beliau, kontingen kita terus terpacu untuk menjawab tantangan dan mempersembahkan yang terbaik. Pak Reda telah memberikan contoh bahwa komitmen akan berbuah keberhasilan,” ujar Menpora Erick.

Hasil apik di Nakhon Ratchasima menjadi bekal bagi para atlet disabilitas untuk melanjutkan tren positif saat mengikuti Asian Para Games 2026 Oktober mendatang.

“Kita tidak ingin terus terlena akan hasil yang lalu, karena ajang besar Asian Para Games telah menanti. Tak ada waktu lama bersantai, sekarang para atlet kembali lakukan persiapan karena mereka adalah duta bangsa terbaik yang mewakili Indonesia di level Asia,” terangnya.

Menpora tegaskan pemerintah akan selalu mendukung penuh perjuangan para atlet mulai dari proses latihan hingga bertanding membawa nama bangsa di ajang internasional. Salah satu buktinya saat Menpora mengunjungi Paralympic Training Center di Karanganyar Jawa Tengah Sabtu (14/2) lalu.

"Salah satu komitmen pemerintah guna mendukung atlet disabilitas adalah dengan hadirnya Paralympic Training Center. seluruh atlet mendapatkan fasilitas pelatihan yang terpadu, terukur dan berkelanjutan,saya ingin kehadiran pusat pelatihan ini dapat memperkuat kesiapan atlet dalam mengasah kemampuan mereka serta tetap bersemangat dan berprestasi di ajang multievent internasional para atlet,” pungkas Menpora. (Remon)
Share:

Kapolri Instruksikan Desk Ketenagakerjaan Beri Pendampingan ke Buruh, Utamakan Korban PHK

Kapolri Instruksikan Desk Ketenagakerjaan Beri Pendampingan ke Buruh, Utamakan Korban PHK. (Dok. Div Humas Polri)

Tangerang, WaraWiri.net - Kapolri Listyo Sigit Prabowo meminta Desk Ketenagakerjaan Polri terus memberikan pendampingan kepada para pekerja, khususnya buruh yang terdampak pemutusan hubungan kerja (PHK).

Arahan tersebut disampaikan saat peringatan HUT ke-53 KSPI di PT Victory Chinglu Indonesia, Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang. Kapolri menegaskan bahwa melalui Desk Ketenagakerjaan, Polri berupaya melakukan mitigasi agar dampak PHK terhadap buruh dapat ditekan semaksimal mungkin.

Kita semua ingin bahwa apapun yang terjadi, tentu ini bisa kita mitigasi seminimal mungkin sehingga tidak berdampak kepada rekan-rekan buruh. Desk Ketenagakerjaan, tolong betul-betul diberikan pelayanan yang sebaik-baiknya bagi rekan-rekan buruh, khususnya yang berdampak PHK, ujar Jenderal Sigit dalam sambutannya.

Selain itu, Kapolri juga menginstruksikan jajarannya untuk memberikan pendampingan dan pelayanan maksimal ketika buruh memperjuangkan hak-haknya. Ia menekankan komitmen Polri dalam menjaga iklim investasi agar tetap tumbuh dan membuka peluang kerja baru.

Kemudian, juga mendampingi pada saat buruh memperjuangkan hak-haknya, dan kemudian upaya kita untuk terus bisa mendorong agar iklim investasi tetap tumbuh, kata Sigit.

Sehingga kemudian juga ada ruang-ruang ataupun tempat kerja baru bagi teman-teman buruh yang berdampak. Ini menjadi salah satu yang terus kita lakukan, imbuhnya.

Pada kesempatan tersebut, Kapolri kembali menyampaikan komitmen Polri untuk mendukung perjuangan buruh dalam mewujudkan kesejahteraan.

Di hari ulang tahun yang ke-53 ini, harapan kita perjuangan rekan-rekan semua, perjuangan rekan-rekan buruh untuk mewujudkan buruh yang sejahtera, tentunya ini menjadi perjuangan kita bersama. Oleh karena itu, Polri tentunya akan terus mendukung apa yang menjadi perjuangan kawan-kawan buruh semua, terang Kapolri.

Ia juga menegaskan pentingnya hubungan industrial yang harmonis agar operasional perusahaan tetap berjalan dan kesejahteraan pekerja terjaga.

Dan ini tentunya menjadi harapan kita semua, oleh karena itu tentunya kita juga ingin mendorong agar iklim usaha, iklim investasi di Indonesia ini betul-betul bisa bertumbuh, sehingga kemudian juga ingin membuka lapangan pekerjaan yang seluas-seluasnya, ujarnya. (Bambang)
Share:

KRI Diponegoro-365 Laksanakan Passing Exercise dengan Kapal Perang Angkatan Laut Prancis di Laut Sawu

KRI Diponegoro-365 Laksanakan Passing Exercise dengan Kapal Perang Angkatan Laut Prancis di Laut Sawu. (Dok. Puspen TNI)

NTT, WaraWiri.net - KRI Diponegoro-365, unsur Satuan Kapal Eskorta (Satkor) Koarmada II yang berada di bawah kendali operasi Gugus Tempur Laut (Guspurla) Koarmada II, melaksanakan Passing Exercise (PASSEX) bersama kapal patroli Angkatan Laut Prancis, FS Auguste Bénébig, di perairan Laut Sawu sebelah barat Kupang, Selasa (17/2).

Kegiatan ini dilaksanakan di bawah komando Danguspurla Koarmada II, Laksma TNI Endra Hartono, sebagai bagian dari upaya peningkatan profesionalisme prajurit serta interoperabilitas antarangkatan laut negara sahabat dalam mendukung stabilitas keamanan maritim kawasan.

Dalam rangkaian latihan tersebut, KRI Diponegoro-365 yang dikomandani oleh Letkol Laut (P) Iwan Hendra Susilo, S.T., M.Tr.Opsla., melaksanakan sejumlah serial latihan secara berurutan, meliputi Communications Check (Commscheck), Navcommex 204 (Flaghoist), Miscex 830 (Tactical Maneuvering), serta Miscex 805 (Mailbag Transfer atau Replenishment at Sea Approach/RASAP). Seluruh materi latihan diikuti oleh prajurit kedua kapal dan berlangsung dengan aman, tertib, serta menunjukkan kesiapan unsur kapal perang dalam melaksanakan operasi laut bersama.

Kegiatan Passing Exercise ini ditutup dengan Final Exercise (FINEX) yang ditandai dengan penyampaian sambutan komandan masing-masing kapal (Commanding Officer Speech), sebagai simbol keberhasilan pelaksanaan latihan dan komitmen bersama dalam menjaga keamanan maritim.

Lebih lanjut, Komandan KRI Diponegoro-365 menyampaikan bahwa latihan ini sejalan dengan penekanan dan kebijakan Panglima Koarmada II Laksamana Muda TNI I G. P. Alit Jaya, S.H., M.Si., agar setiap unsur Koarmada II yang sedang melaksanakan operasi, termasuk di bawah kendali Danguspurla Koarmada II, senantiasa meningkatkan kemampuan tempur, kesiapsiagaan operasional, komunikasi, serta memperluas kerja sama internasional di bidang maritim.

Melalui latihan bersama ini, TNI Angkatan Laut dan Angkatan Laut Prancis kembali menegaskan pentingnya kerja sama internasional dalam menjaga keamanan jalur pelayaran strategis serta mempererat hubungan persahabatan kedua negara. Diharapkan prajurit TNI AL, khususnya Koarmada II, semakin profesional, adaptif, dan siap menghadapi dinamika tantangan keamanan maritim di kawasan maupun global. (Budi)
Share:

Wapang TNI Dampingi Menhan RI Tinjau Yonif TP 888, Perkuat Pertahanan Negara

Wapang TNI Dampingi Menhan RI Tinjau Yonif TP 888, Perkuat Pertahanan Negara. (Dok. Puspen TNI)

Jawa Tengah, WaraWiri.net - Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi R mendampingi Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin meninjau langsung Yonif TP 888/Satria Sejati di Kec. Pamotan, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, Selasa (17/2/2026).

Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya memastikan pembangunan kekuatan pertahanan dimulai dari satuan yang disiplin, siap tempur, serta mampu memberikan manfaat nyata bagi rakyat.

Dalam peninjauan tersebut, kehadiran Wapang TNI menjadi penegasan komitmen pimpinan TNI bahwa pembangunan kekuatan pertahanan nasional harus berakar pada profesionalisme prajurit serta kesiapan satuan di lapangan. Satuan yang solid, terlatih, dan berdisiplin tinggi diyakini menjadi fondasi utama dalam menjaga kedaulatan negara, sekaligus menghadirkan rasa aman dan menjawab kebutuhan keamanan masyarakat di wilayah penugasannya.

Yonif TP 888/Satria Sejati diharapkan tumbuh sebagai kekuatan teritorial yang profesional, solid, dan dicintai masyarakat. Keberadaan Yonif TP bukan hanya simbol kesiapsiagaan pertahanan, tetapi juga wujud kehadiran negara yang memberikan rasa aman, harapan, serta masa depan yang lebih kuat bagi keutuhan dan keberlanjutan NKRI. (Tedy)
Share:

Sukses Digelar, BBWI Travel Fair 2026 “Meraya Bersama” Perkuat Kinerja Wisata Domestik

Staf Ahli Menteri Bidang Transformasi Digital dan Inovasi Pariwisata Kementerian Pariwisata, Masruroh saat sambutan pada acara Bangga Berwisata di Indonesia (BBWI) Travel Fair 2026 bertema “Meraya Bersama” pada 13–15 Februari 2026 di Mosaic Walk, Kota Kasablanka Mall, Jakarta. (Dok. Kemenpar)

Jakarta, WaraWiri.net - Kementerian Pariwisata (Kemenpar) bersama Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Kemenekraf/Bekraf), Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (HIPPINDO), serta Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) sukses menyelenggarakan Bangga Berwisata di Indonesia (BBWI) Travel Fair 2026 bertema “Meraya Bersama” pada 13–15 Februari 2026 di Mosaic Walk, Kota Kasablanka Mall, Jakarta.

Staf Ahli Menteri Bidang Transformasi Digital dan Inovasi Pariwisata Kementerian Pariwisata, Masruroh, dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (18/2/2026), menyampaikan capaian dari ajang itu menunjukkan efektivitas kolaborasi lintas sektor dalam memperkuat fondasi pariwisata nasional.

“Melalui BBWI Travel Fair, kami mengajak masyarakat untuk merencanakan perjalanan wisata di dalam negeri sekaligus mendukung produk-produk kreatif lokal. Momentum Ramadhan dan libur Lebaran merupakan peluang besar untuk menggerakkan ekonomi daerah serta memperluas dampak pariwisata yang inklusif dan berkelanjutan,” kata Masruroh.

Selama tiga hari pelaksanaan, ajang promosi wisata domestik tersebut terbukti mampu memperkuat kinerja wisata nusantara dengan mencatatkan potensi transaksi sebesar Rp988.623.135 atau nyaris Rp1 miliar. Capaian ini menjadi sinyal positif meningkatnya minat masyarakat terhadap perjalanan wisata dalam negeri dan produk ekonomi kreatif nasional, khususnya menjelang momentum Ramadhan dan puncak arus mudik Lebaran.

BBWI Travel Fair 2026 diikuti oleh 29 seller dari industri pariwisata, pengusaha UMKM, serta peritel nasional. Para peserta menghadirkan beragam penawaran paket wisata domestik, produk ekonomi kreatif unggulan daerah, aktivasi kampanye Belanja di Indonesia Aja, hingga program interaktif yang melibatkan pengunjung secara langsung. Kolaborasi ini memperlihatkan bahwa ekosistem pariwisata tidak berdiri sendiri, melainkan terhubung erat dengan sektor ritel, kuliner, dan industri kreatif.

Masruroh menegaskan, penguatan wisatawan nusantara menjadi salah satu strategi utama dalam menjaga ketahanan sektor pariwisata. Dengan mendorong masyarakat berwisata di dalam negeri, manfaat ekonomi dapat dirasakan lebih luas oleh pelaku industri, pengusaha UMKM, hingga komunitas lokal di berbagai daerah.

Sementara itu, Direktur Kuliner Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif RI, Andy Ruswar, menegaskan komitmen Kemenekraf/Bekraf dalam memperluas akses pasar bagi jenama binaan melalui program Akselerasi Ekspor Kreasi Indonesia (ASIK).

“Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif memfasilitasi keikutsertaan jenama binaan ASIK batch 2, yaitu Mbrebes Mili, Meraki Cipta Rasa, Madu NP, Mustofa Bu Emi, dan Moonbitz, serta satu jenama mitra yaitu Butter Baby untuk memeriahkan ‘Meraya Bersama’. Selain itu, tersedia pula paket hampers dari jenama tersebut untuk menyambut Bulan Ramadhan,” kata Andy Ruswar.

Partisipasi jenama kuliner tersebut tidak hanya memperkaya pilihan produk bagi pengunjung, tetapi juga membuka ruang promosi dan perluasan jejaring usaha bagi pengusaha UMKM kuliner. Integrasi antara promosi wisata dan produk kreatif menjadi langkah strategis untuk memperkuat nilai tambah pariwisata nasional.

Dukungan terhadap penyelenggaraan BBWI Travel Fair juga datang dari sektor ritel dan pengelola pusat perbelanjaan. Deputi Marketing & Partnership HIPPINDO, Agung Tianara, menekankan pentingnya kolaborasi antara sektor pariwisata dan ritel dalam mendorong pertumbuhan ekonomi domestik.

“Wisata dan belanja merupakan satu kesatuan. Sinergi antara BBWI dan kampanye Belanja di Indonesia Aja relevan untuk meningkatkan traffic kunjungan sekaligus mendorong transaksi di dalam negeri,” kata Agung.

Ia menambahkan pusat perbelanjaan kini berkembang menjadi destinasi berbasis pengalaman yang menghadirkan interaksi sosial, hiburan, dan etalase produk lokal dalam satu ruang terpadu.

“Mall menjadi meeting point sekaligus etalase bagi produk lokal dan pengusaha UMKM. Kolaborasi ini menghadirkan integrasi antara wisata dan belanja yang memperkuat daya tarik Indonesia sebagai destinasi wisata dan belanja,” ujarnya.

Melalui penyelenggaraan BBWI Travel Fair 2026, Kementerian Pariwisata menegaskan sektor pariwisata domestik tetap menjadi salah satu penggerak utama ekonomi nasional. Optimalisasi momentum musiman seperti Ramadhan dan Lebaran diharapkan mampu meningkatkan pergerakan wisatawan nusantara secara signifikan dan merata.

Sinergi lintas kementerian, asosiasi, dan pelaku industri dalam ajang ini menunjukkan bahwa kebangkitan pariwisata nasional dibangun melalui kolaborasi yang solid. Tidak hanya berfokus pada angka transaksi, BBWI Travel Fair juga menjadi ruang edukasi bagi masyarakat untuk semakin bangga berwisata di Indonesia serta mencintai dan menggunakan produk dalam negeri.

Dengan semangat “Meraya Bersama”, BBWI Travel Fair 2026 menjadi refleksi bahwa ketika pariwisata, ekonomi kreatif, dan ritel bergerak dalam satu irama, dampak yang dihasilkan tidak hanya bersifat jangka pendek, tetapi juga memperkuat fondasi ekonomi nasional secara berkelanjutan. (Isna)
Share:

Tiba di AS, Presiden Prabowo Akan Bertemu Presiden Trump Guna Perkuat Hubungan Bilateral

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto tiba di Amerika Serikat (AS) pada Selasa, 17 Februari 2026 pukul 11.55 waktu setempat. (Dok. BPMI Setpres)

Amerika Serikat, WaraWiri.net - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto tiba di Amerika Serikat (AS) pada Selasa, 17 Februari 2026 pukul 11.55 waktu setempat. Pesawat Garuda Indonesia-1 yang membawa Presiden dan rombongan mendarat di Pangkalan Militer Andrews, Washington DC.

Di bawah tangga pesawat, Presiden Prabowo tampak disambut oleh Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat Dwisuryo Indroyono Soesilo, Atase Pertahanan RI Washington Marsma TNI E. Wisoko Aribowo, dan Maintenance Group Commander Colonel Gary Charland. Selepas itu, Presiden Prabowo langsung menuju hotel tempatnya bermalam selama berada di Washington DC.

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya dalam keterangan tertulisnya menjelaskan bahwa dalam kunjungannya ke AS kali ini, Presiden Prabowo diagendakan melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden AS Donald Trump. Pertemuan difokuskan untuk membahas penguatan hubungan Indonesia dan Amerika Serikat, serta kerja sama strategis di berbagai bidang ekonomi dengan adanya beberapa perundingan serta perjanjian dagang.

“Kunjungan ini menjadi bagian dari langkah aktif diplomasi langsung Presiden Prabowo untuk meningkatkan rantai ekonomi serta produktivitas industri dalam negeri,” tulis Seskab Teddy.

Turut mendampingi Presiden Prabowo dalam penerbangan menuju AS antara lain Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. (Dinda)
Share:

H-1 Penyesuaian Jadwal Whoosh, KCIC Perkuat Pengawasan dan Mitigasi Risiko di KM 129

H-1 Penyesuaian Jadwal Whoosh, KCIC Perkuat Pengawasan dan Mitigasi Risiko di KM 129. (Dok. KCIC)

Jakarta, WaraWiri.net - Menjelang pemberlakuan penyesuaian jadwal perjalanan Kereta Cepat Whoosh yang akan dimulai pada 18 Februari 2026, KCIC memastikan seluruh persiapan pekerjaan pemindahan kabel Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) yang melintang di atas jalur Whoosh KM 129 lintas Padalarang–Tegalluar Summarecon berlangsung aman dan terkendali.

Pekerjaan pemindahan kabel SUTT 150 kV tersebut berada tepat di atas jalur operasional Whoosh, sehingga memerlukan pengendalian risiko dengan standar keselamatan tinggi. Mengingat kompleksitas pekerjaan dan posisinya yang melintasi trase kereta cepat, aspek safety menjadi prioritas utama dalam setiap tahapan pelaksanaan.

KCIC telah melakukan identifikasi bahaya dan penilaian risiko secara menyeluruh terhadap kondisi Tower SUTT tersebut. Identifikasi ini dilakukan mengingat adanya potensi dampak terhadap keselamatan operasional Whoosh apabila tidak dilakukan pengendalian risiko secara tepat.

Sebagai tindak lanjut, KCIC telah melaksanakan langkah-langkah mitigasi sementara melalui pengawasan intensif di lapangan, evaluasi teknis secara berkala, serta koordinasi dengan pihak terkait guna memastikan risiko dapat dikendalikan dan keselamatan operasional tetap terjaga.

General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa menyampaikan bahwa penyesuaian jadwal perjalanan merupakan langkah preventif untuk memberikan waktu kerja yang optimal dengan tetap mengedepankan keselamatan.

“Pekerjaan ini berada di atas jalur operasional Whoosh sehingga seluruh tahapan harus dipastikan aman sebelum dan selama pelaksanaan. Penyesuaian jadwal yang mulai berlaku Rabu (18/2) merupakan bagian dari upaya kami menjaga keselamatan operasional secara menyeluruh,” ujar Eva.

Mulai 18 Februari 2026 hingga 12 Maret 2026, jumlah perjalanan Whoosh disesuaikan menjadi 42 hingga 56 perjalanan per hari. Kereta pertama dari Stasiun Halim berangkat pukul 07.25 WIB dan dari Stasiun Tegalluar Summarecon pukul 07.35 WIB. Sementara itu, keberangkatan terakhir dari Stasiun Halim pukul 20.00 WIB dan dari Stasiun Tegalluar Summarecon pukul 20.05 WIB.

KCIC memastikan bahwa tiket dengan jadwal terbaru telah tersedia melalui seluruh kanal penjualan resmi, yaitu Aplikasi Whoosh, website ticket.kcic.co.id, serta aplikasi mitra seperti Access by KAI, Livin’ by Mandiri, BRImo, Wondr by BNI, Tiket.com, Traveloka, dan Trip.com.

“KCIC mengimbau penumpang untuk selalu memperhatikan jadwal perjalanan terbaru dan memantau informasi resmi melalui kanal komunikasi KCIC. Penyesuaian ini bersifat sementara dan setelah pekerjaan pemindahan kabel SUTT selesai, jadwal perjalanan Whoosh akan kembali normal.” tutup Eva. (Burhan)
Share:

Setujui Tambahan TKD Rp10,65 Triliun untuk Terdampak Bencana, Menkeu : Penyaluran Bertahap Mulai Februari

Setujui Tambahan TKD Rp10,65 Triliun untuk Terdampak Bencana, Menkeu : Penyaluran Bertahap Mulai Februari. (Dok. Kemenkeu)

Jakarta, WaraWiri.net - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan adanya penambahan alokasi Transfer ke Daerah (TKD) sebesar Rp10,65 triliun untuk tiga provinsi terdampak bencana yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Penambahan tersebut untuk mendukung keuangan pemerintah daerah, khususnya bagi wilayah terdampak bencana dan daerah yang mengalami penurunan transfer. 

“Tambahan alokasi berupa penyelesaian kurang bayar Dana Bagi Hasil (DBH), DBH tambahan, Dana Alokasi Umum (DAU) tambahan, dan Dana Otonomi Khusus untuk Aceh,” ungkap Menkeu dalam Rapat Koordinasi Satgas Pemulihan Pasca Bencana Sumatera di Senayan pada Rabu (18/02).

Hingga 17 Februari 2026, pemerintah telah menyalurkan TKD ke tiga provinsi tersebut sebesar Rp13 triliun. Angka ini meningkat sekitar 30 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang tercatat sebesar Rp10,78 triliun. 

Dari sisi kondisi keuangan daerah, Menkeu mengatakan kapasitas fiskal daerah dalam kondisi cukup. Per Januari 2026, kas daerah di Aceh tercatat sebesar Rp3,5 triliun, Sumatera Utara Rp4,5 triliun, dan Sumatera Barat Rp1,8 triliun. Total kas dari ketiga daerah tersebut mencapai Rp9,9 triliun. 

Penambahan alokasi TKD saat ini masih dalam proses pergeseran anggaran dan revisi dokumen pelaksanaan anggaran (DIPA). Penyaluran tambahan ditargetkan akan mulai dilakukan pada minggu depan atau paling lambat 28 Februari 2026.

Skema penyaluran tambahan TKD akan dilakukan secara bertahap selama tiga bulan, yakni 40 persen pada Februari, 30 persen pada Maret, dan 30 persen pada April. Penyaluran Februari diperkirakan mencapai sekitar Rp4,2 triliun.

“Penggunaannya diprioritaskan untuk pemenuhan belanja pokok pemda, penanggulangan bencana, dan kebutuhan mendesak lainnya. Jadi untuk TKD sudah clear Pak ini peruntukan dan timeline-nya. Jadi harusnya sih minggu depan mereka sudah, dua minggu ini sudah mulai bisa menggunakan uang itu untuk mendorong ekonominya lebih lanjut,” pungkas Menkeu. (Deni)
Share:

Siap Mengaspal di Lintasan Dunia, 10 Pebalap Muda Terpilih di Astra Honda Racing School 2026

Siap Mengaspal di Lintasan Dunia, 10 Pebalap Muda Terpilih di Astra Honda Racing School 2026. (Dok. Istimewa/Humas Astra Honda Motor)

Cikarang, WaraWiri.net – PT Astra Honda Motor (AHM) kembali siapkan talenta balap muda Tanah Air melalui program Astra Honda Racing School (AHRS).

Setelah melalui proses seleksi yang ketat di Astra Honda Safety Riding & Training Center (AHM SRTC) Deltamas, Jawa Barat pada 15 Februari 2026, sebanyak 10 pebalap muda potensial dari berbagai daerah di Indonesia resmi terpilih menjadi siswa AHRS 2026.

Para pebalap muda potensial tersebut siap menapaki jalur pembinaan menuju level balap yang lebih tinggi. Proses seleksi AHRS tahun ini diikuti dengan antusias tinggi oleh para anak muda pecinta balap.

Tercatat puluhan calon pebalap muda mendaftarkan diri pada tahap awal. Para peserta yang berusia sekitar 10–14 tahun ini diuji secara menyeluruh untuk melihat potensi terbaik yang dimiliki.

Seleksi dilakukan secara bertahap dengan penilaian komprehensif terhadap berbagai aspek teknik balap, mulai dari riding position, braking, racing line, cornering, body movement, hingga spatial awareness.

Selain kemampuan teknis, konsistensi performa, daya tahan fisik, serta kemampuan adaptasi terhadap lintasan baru juga menjadi indikator penting dalam proses penilaian.


Setelah melalui tahapan seleksi tersebut, terpilih 10 pebalap terbaik yang dinilai memiliki potensi kuat untuk dikembangkan melalui pembinaan AHRS.

Program AHRS 2026 hadir dengan pembaruan signifikan pada pola pelatihan. Tidak hanya berpusat di AHM SRTC Deltamas, para siswa juga akan menjalani program latihan di sirkuit permanen, salah satunya adalah Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika.

Langkah ini dilakukan untuk memberikan pengalaman atmosfer balap yang lebih nyata sekaligus mengasah kemampuan high speed dan cornering, sebagai bekal penting menghadapi persaingan di ajang balap tingkat nasional hingga internasional.

General Manager Marketing Planning and Analysis PT Astra Honda Motor, Andy Wijaya, menegaskan bahwa AHRS merupakan fondasi penting dalam pembinaan balap berjenjang AHM yang terus dikembangkan secara berkelanjutan.

“AHRS menjadi pijakan awal bagi lahirnya pebalap-pebalap Indonesia yang tangguh secara teknik, mental, dan fisik. Melalui penguatan program latihan di sirkuit permanen seperti Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika, kami ingin memberikan pengalaman balap yang lebih utuh agar para siswa semakin siap menghadapi level kompetisi yang lebih tinggi dan membawa nama Indonesia dengan penuh kebanggaan,” ujar Andy dalam keterangan persnya, Rabu (18/2).

Selain latihan teknis di lintasan, siswa AHRS juga dibekali pengetahuan dasar balap yang komprehensif, mencakup manajemen balap, komunikasi dengan tim, hingga pembentukan karakter sebagai atlet profesional.

Dalam aktivitas latihan harian, para siswa menggunakan NSF100 yang dipadukan dengan CBR150R dan CRF150R untuk melatih kontrol kecepatan dan penguasaan motor. Seluruh program latihan didampingi oleh instruktur serta pelatih balap nasional berpengalaman.

Sebagai bagian dari pembinaan menyeluruh, AHRS juga menggelar program camp yang dirancang untuk memperkuat fisik, mental, dan daya juang para siswa.

Berbagai aktivitas seperti latihan fisik terstruktur, flat track, hingga simulasi kompetisi melalui ajang balap turut menjadi bagian penting dalam membentuk mentalitas pebalap sejak usia dini.

Pola latihan fisik yang diterapkan mengadopsi standar pelatihan pebalap kelas dunia dengan pendampingan trainer profesional.

Sejak pertama kali digelar pada 2010, AHRS telah melahirkan ratusan pebalap yang kini berkiprah di berbagai kejuaraan balap nasional, Asia, hingga dunia.

Sejumlah nama seperti Mario Suryo Aji dan Veda Ega Pratama yang saat ini berkompetisi di MotoGP, serta Fadillah Arbi Aditama, Andi Farid Izdihar, juga Gerry Salim merupakan bagian dari alumni AHRS yang terus mengharumkan nama Indonesia di arena balap internasional.

Melalui AHRS, AHM terus memperkuat perannya sebagai pilar pembinaan balap motor terbaik di Indonesia.

List pebalap yang lolos seleksi Astra Honda Racing School diantaranya :


Share:

Arus Balik Libur Panjang, Diperkirakan 172.285 Lebih Pelanggan Gunakan Kereta Api

Arus Balik Libur Panjang, Diperkirakan 172.285 Lebih Pelanggan Gunakan Kereta Api. (Dok. KAI)

Jakarta, WaraWiri.net - Libur panjang Imlek 2026 berlangsung semarak. Selama empat hari masa angkutan, 13–16 Februari 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) telah melayani 813.141 pelanggan di berbagai relasi perjalanan.

Memasuki hari terakhir periode libur panjang, Selasa, 17 Februari 2026, arus balik diperkirakan terjadi dengan jumlah pelanggan mencapai 172.285 orang lebih.

Hingga 17 Februari 2026 pukul 10.00 WIB, sebanyak 985.426 tiket untuk periode keberangkatan 13–17 Februari 2026 telah terjual dari total 825.086 tempat duduk yang disediakan. Jumlah tersebut masih berpotensi meningkat karena penjualan tiket terus berlangsung hingga menjelang waktu keberangkatan.

Rata-rata tingkat okupansi harian selama empat hari libur panjang berada di atas 100 persen. Bahkan pada hari arus balik ini, angka penjualan juga telah melampaui kapasitas tempat duduk yang tersedia. Kondisi tersebut dipengaruhi pola perjalanan dinamis, yaitu pelanggan naik dan turun di stasiun antara sehingga satu tempat duduk dapat dimanfaatkan lebih dari satu pelanggan dalam satu perjalanan.

Berikut rincian jumlah pelanggan per tanggal keberangkatan:

•⁠ ⁠13 Februari: 202.105 pelanggan dari 164.196 kapasitas
•⁠ ⁠14 Februari: 216.863 pelanggan dari 163.974 kapasitas
•⁠ ⁠15 Februari: 203.824 pelanggan dari 165.392 kapasitas
•⁠ ⁠16 Februari: 190.349 pelanggan dari 166.104 kapasitas
•⁠ ⁠17 Februari: 172.285 pelanggan dari 165.420 kapasitas

Antusiasme masyarakat juga terlihat dari sepuluh relasi keberangkatan favorit berikut:

1.⁠ ⁠Yogyakarta – Gambir: 12.883 pelanggan
2.⁠ ⁠Gambir – Yogyakarta: 11.345 pelanggan
3.⁠ ⁠Gambir – Semarang Tawang: 9.832 pelanggan
4.⁠ ⁠Semarang Tawang – Gambir: 9.196 pelanggan
5.⁠ ⁠Gambir – Bandung: 8.067 pelanggan
6.⁠ ⁠Bandung – Gambir: 8.004 pelanggan
7.⁠ ⁠Yogyakarta – Surabaya Gubeng: 7.710 pelanggan
8.⁠ ⁠Lempuyangan – Pasarsenen: 7.404 pelanggan
9.⁠ ⁠Surabaya Gubeng – Yogyakarta: 6.921 pelanggan
10.⁠ ⁠Pasarsenen – Lempuyangan: 6.472 pelanggan

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengajak masyarakat untuk tetap merencanakan perjalanan dengan baik agar momen kebersamaan bersama keluarga berlangsung nyaman dan lancar.

“Kami mengimbau pelanggan memanfaatkan kanal resmi KAI untuk memperoleh informasi yang akurat dan aman. KAI menyampaikan apresiasi atas kepercayaan masyarakat yang memilih kereta api sebagai moda transportasi selama libur panjang Imlek. Sampai jumpa pada momen perjalanan berikutnya,” tutup Anne. (Evi)
Share:

Kinerja Pemprov Jabar Bidang Lingkungan Hidup Diapresiasi Masyarakat

Kinerja Pemprov Jabar Bidang Lingkungan Hidup Diapresiasi Masyarakat. (Dok. Pemprov Jawa Barat)

Jawa Barat, WaraWiri.net - Perbaikan lingkungan hidup menjadi fokus kerja Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi sejak awal pemerintahannya. Masyarakat pun puas terhadap hasil kerja bidang lingkungan hidup yang dilaksanakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) di bawah kepemimpinan Dedi Mulyadi, yang akrab disapa KDM.

Dalam survei yang dilaksanakan lembaga survei Indikator pada 30 Januari 2026 hingga 8 Februari 2026, masyarakat yang cukup puas terhadap upaya Pemprov Jabar dalam menjaga kualitas lingkungan hidup mencapai 65,7 persen. Pendiri dan Peneliti Indikator Prof. Burhanudin Muhtadi menuturkan, angka tersebut naik dibandingkan Mei 2024 sebesar 64,8 persen.

Sementara, masyarakat yang sangat puas terhadap upaya Pemprov Jabar menjaga kualitas lingkungan hidup mencapai 10,6 persen, naik 2,4 persen dibandingkan Mei 2024.

Terdapat beberapa kegiatan dalam upaya menjaga lingkungan hidup. Salah satu kegiatan intensif yang dilakukan selama KDM menjabat Gubernur Jawa Barat yaitu normalisasi sungai untuk mencegah potensi banjir.

Kegiatan tersebut mendapat dukungan masyarakat. "Hal itu terbukti dari hasil survei Indikator yang menunjukkan 63,9 persen masyarakat cukup puas dengan kegiatan normalisasi sungai, sedangkan presentase masyarakat yang sangat puas sebesar 34,3 persen," ujar Burhanudin, Senin (16/2/2026).

Gebrakan lain yang dilakukan KDM dalam bidang lingkungan hidup yakni penutupan tambang liar. Sebanyak 60,6 persen masyarakat cukup puas terhadap kegiatan tersebut. Sementara, 34,6 persen masyarakat sangat puas terhadap program penutupan tambang liar.

Dalam menjalankan pemerintahan, KDM berkomitmen untuk terus menjaga keseimbangan antara pembangunan dan kelestarian lingkungan hidup. Tanpa adanya keseimbangan antara dua hal itu, hasil pembangunan akan menimbulkan dampak buruk bagi masyarakat dan alam. (Putra)
Share:

Selama Ramadan, Sekolah di Surabaya Fokus Pendidikan Karakter dan Kepedulian Sosial

Selama Ramadan, Sekolah di Surabaya Fokus Pendidikan Karakter dan Kepedulian Sosial. (Dok. Pemkot Surabaya)

Surabaya, WaraWiri.net - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya resmi menetapkan jadwal pembelajaran selama bulan Ramadan 1447 Hijriah/2026 untuk seluruh satuan pendidikan, mulai dari PAUD hingga SMP, termasuk SKB (Sanggar Kegiatan Belajar) Negeri dan PKBM (Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat). Kebijakan ini disampaikan kepada seluruh kepala satuan pendidikan negeri dan swasta di Kota Surabaya melalui surat resmi dari Pemkot Surabaya.

Melalui kebijakan ini, Pemkot Surabaya berharap momentum Ramadan tidak hanya menjadi waktu penyesuaian pembelajaran, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter dan penguatan nilai-nilai kebajikan bagi seluruh peserta didik.

Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya, Febrina Kusumawati, menjelaskan bahwa kebijakan tersebut mengacu pada Surat Edaran (SE) Bersama Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Menteri Agama Republik Indonesia, serta Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 5, Nomor 2, dan Nomor 400.1/857/SJ Tahun 2026 tentang Pembelajaran di Bulan Ramadan 1447 H/2026.

“Selama Ramadan, pembelajaran tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga diarahkan untuk memperkuat iman dan takwa, membentuk akhlak mulia, serta menumbuhkan kepemimpinan dan kepedulian sosial peserta didik,” ujar Febri, sapaan akrabnya, Senin (16/2/2026).

Ia menyampaikan bahwa kegiatan pra-pembelajaran akan dilaksanakan secara mandiri di lingkungan keluarga, tempat ibadah, dan masyarakat pada 18 hingga 21 Februari 2026, sesuai dengan penugasan dari masing-masing satuan pendidikan. Sementara itu, pembelajaran di sekolah akan berlangsung mulai 23 Februari sampai 14 Maret 2026.

“Selama proses pembelajaran Ramadan, satuan pendidikan didorong untuk mengisi kegiatan yang bernilai edukatif dan spiritual. Bagi murid beragama Islam, kegiatan seperti tadarus Alquran, pesantren kilat, dan kajian keislaman dianjurkan untuk meningkatkan iman, takwa, serta akhlak,” jelasnya.

Sedangkan bagi murid non-Muslim, sekolah diarahkan memfasilitasi bimbingan rohani dan kegiatan keagamaan sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.

“Dalam kebijakan tersebut juga diatur penyesuaian durasi jam pelajaran. Untuk jenjang SD dan sederajat, satu jam pelajaran ditetapkan selama 25 menit, SMP dan sederajat 30 menit, sedangkan untuk PKBM Paket C setara SMA selama 35 menit,” terangnya.

Pasca pembelajaran Ramadan, peserta didik akan menjalani masa libur dan penugasan yang diharapkan diisi dengan kegiatan silaturahmi bersama keluarga dan masyarakat, pada 16 hingga 27 Maret 2026. Sementara itu, libur Hari Raya Idul Fitri bagi guru dan tenaga kependidikan berlangsung pada 18 hingga 24 Maret 2026.

“Peserta didik akan kembali masuk sekolah pada 30 Maret 2026. Selama masa libur, satuan pendidikan juga wajib mengatur jadwal piket dan memastikan kondisi sekolah aman, termasuk mematikan aliran listrik, air, dan hal penting lainnya,” pungkasnya. (Siti)
Share:

Pemerintah Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026


Pemerintah Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. (Dok. Istimewa)

Jakarta, WaraWiri.net - Pemerintah menetapkan 1 Ramadan 1447 H/2026 M jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026.

Penetapan ini didasarkan pada hasil Sidang Isbat (penetapan) 1 Ramadan 1447 H yang dipimpin Menteri Agama Nasaruddin Umar di Hotel Borobudur, Jakarta, Selasa (17/2/2026).

“Sidang Isbat menyepakati bahwa 1 Ramadan 1447 Hijriah jatuh pada hari Kamis, 19 Februari 2026,” ujar Menag dalam konferensi pers usai Sidang Isbat.

"Musyawarah mengacu pada hasil hisab dan rukyat yang dilakukan oleh Tim Hisab Rukyat Kementerian Agama dan ormas-ormas Islam, serta dikonfirmasi oleh petugas pengamat di sedikitnya 96 titik pengamatan di seluruh Indonesia," terangnya.

Menag menjelaskan, berdasarkan paparan, ketinggian hilal di seluruh wilayah NKRI masih berada di bawah ufuk, dengan rentang antara -2° 24‘ 43“ (-2,41°) hingga -0° 55‘ 41“ (-0,93°).

Sementara itu, sudut elongasi berada pada kisaran 0° 56‘ 23“ (0,94°) hingga 1° 53‘ 36“ (1,89°).

Artinya, secara hisab, posisi hilal di seluruh wilayah NKRI belum memenuhi kriteria Visibilitas Hilal yang ditetapkan MABIMS (Menteri Agama Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura), yaitu tinggi hilal minimum 3° dan sudut elongasi minimum 6,4°.

"Dengan demikian, bukan hanya belum memenuhi kriteria imkan rukyat, tetapi secara astronomis hilal belum mungkin terlihat, sehingga secara hisab data hilal hari ini tidak memenuhi kriteria visibilitas hilal MABIMS," jelas Menag.

Pertimbangan kedua, hasil hisab tersebut terkonfirmasi oleh laporan para perukyat yang diturunkan Kementerian Agama.

Tahun ini, rukyat dilaksanakan di 96 titik pengamatan yang tersebar di seluruh provinsi di Indonesia.

“Tidak ada laporan hilal terlihat dari seluruh titik pengamatan. Bahkan di negara-negara Islam lainnya, belum ada yang memenuhi kriteria imkan rukyat, dan kalender Hijriah Global versi Turki pun tidak memulai Ramadan esok hari,” ujar Menag.

“Berdasarkan hasil hisab dan tidak adanya laporan rukyat hilal, Sidang Isbat menyepakati bahwa 1 Ramadan 1447 Hijriah jatuh pada hari Kamis, 19 Februari 2026,” tegas Menag.

Menag berharap keputusan ini memungkinkan seluruh umat Islam di Indonesia memulai ibadah puasa secara bersama-sama.

"Semoga momentum ini menjadi simbol kebersamaan umat Islam sekaligus mencerminkan persatuan kita sebagai anak bangsa dalam menyongsong masa depan yang lebih baik," pesannya.

"Apabila terdapat sebagian umat Islam yang memiliki keyakinan berbeda dalam penetapan awal Ramadan, kami mengimbau agar perbedaan tersebut tidak menimbulkan perpecahan. Jadikan perbedaan sebagai kekayaan dan mozaik indah bangsa Indonesia. Kita sudah berpengalaman hidup dalam perbedaan, tetapi tetap kokoh dalam persatuan," tuturnya.

Turut membersamai Menag, Wakil Menteri Agama Romo Syafi’i, Ketua Komisi VIII DPR Marwan Dasopang, Ketua Umum MUI Anwar Iskandar, dan Dirjen Bimas Islam Abu Rokhmad.

Sidang Isbat juga dihadiri oleh para pimpinan ormas Islam, para ahli falak dan astronomi dari perguruan tinggi, serta perwakilan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Badan Informasi Geospasial, Planetarium Jakarta, dan anggota Tim Hisab Rukyat Kementerian Agama. (Zidan)
Share:

Operasi Keselamatan 2026 Berhasil Tekan Kecelakaan, Kakorlantas: Fatalitas Turun 51 Persen

Operasi Keselamatan 2026 Berhasil Tekan Kecelakaan, Kakorlantas: Fatalitas Turun 51 Persen. (Dok. Div Humas Polri)

Jakarta, WaraWiri.net - Korlantas Polri mencatat hasil positif pada pelaksanaan Operasi Keselamatan 2026 yang berlangsung selama 14 hari, mulai 2 hingga 15 Februari 2026. Operasi tersebut dinilai berhasil menekan angka kecelakaan lalu lintas sekaligus menurunkan fatalitas korban meninggal dunia secara signifikan di seluruh Indonesia, Senin (16/2/2026).

Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho mengungkapkan, angka korban meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas turun hingga 51,06 persen dibandingkan periode sebelum operasi. Penurunan ini menjadi indikator utama keberhasilan pelaksanaan operasi yang melibatkan sinergi berbagai pemangku kepentingan di lapangan.

“Alhamdulillah, secara umum Operasi Keselamatan 2026 berhasil, berkolaborasi dengan seluruh stakeholder di lapangan. Parameter paling membahagiakan adalah jumlah korban meninggal dunia turun drastis sebesar 51,06 persen jika dibandingkan periode sebelum operasi,” ujar Irjen Pol Agus di Jakarta.

Selain fatalitas, jumlah kejadian kecelakaan lalu lintas juga mengalami penurunan sebesar 34,96 persen atau berkurang sebanyak 2.098 kejadian. Penurunan turut terjadi pada korban luka berat sebesar 23,04 persen serta luka ringan sebesar 33,17 persen.

Menurut Irjen Pol Agus, capaian tersebut tidak terlepas dari masifnya kegiatan preemtif dan preventif melalui program “Polantas Menyapa dan Melayani”. Selama operasi berlangsung, tercatat lebih dari 14,8 juta kegiatan edukasi dilakukan personel di lapangan sebagai upaya membangun kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas.

Ia menegaskan pendekatan humanis menjadi kunci dalam meningkatkan kepatuhan pengguna jalan. Edukasi dilakukan tanpa pendekatan represif sehingga masyarakat tertib berlalu lintas karena kesadaran akan pentingnya keselamatan.

“Semangat melayani yang humanis telah menjadi urat nadi anggota di lapangan. Kita mengedepankan edukasi tanpa jarak kekuasaan. Masyarakat tertib bukan karena takut, tapi karena sadar akan keselamatan. Inilah yang kita sebut mewujudkan jalan raya sebagai ruang peradaban,” tambahnya.

Jelang pelaksanaan Operasi Ketupat 2026, Korlantas Polri juga memperkuat pengawasan terhadap kelaikan angkutan umum. Melalui pemeriksaan di seluruh Polda, sebanyak 3.618 kendaraan telah dicek dan 93 persen di antaranya dinyatakan laik jalan.

Namun demikian, sebanyak 248 kendaraan atau sekitar 7 persen dinyatakan tidak laik jalan. Pelanggaran yang ditemukan didominasi ketiadaan alat pemadam api ringan (APAR), pemecah kaca yang tidak tersedia, hingga penggunaan ban gundul.

“Kita pastikan angkutan umum yang beroperasi adalah angkutan berkeselamatan. Jumlah pemudik tahun ini diprediksi mencapai 143,91 juta orang, sehingga memastikan kendaraan laik jalan menjadi prioritas demi melindungi nyawa pemudik,” kata Irjen Pol Agus.

Di sisi lain, penegakan hukum berbasis teknologi melalui sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) dan ETLE Drone Patrol Presisi mengalami peningkatan sebesar 25,96 persen. Penggunaan teknologi dinilai mampu menghadirkan penindakan yang objektif dan transparan sekaligus mendukung pendekatan humanis.

Hasil Operasi Keselamatan 2026 ini, lanjut Agus, menjadi fondasi penting dalam menciptakan kondisi lalu lintas yang aman menjelang Operasi Ketupat 2026. Korlantas Polri memastikan kolaborasi bersama seluruh stakeholder terus diperkuat guna mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas.

“Keberhasilan ini menjadi modal penting untuk menyongsong mudik Lebaran yang aman dan kondusif. Kami ingin masyarakat merasakan Polantas sebagai sahabat dalam setiap perjalanan,” ujar Kakorlantas. (Muh)
Share:

Persami Belanegara KKRI Kodim 0732/Sleman Resmi Ditutup

Persami Belanegara KKRI Kodim 0732/Sleman Resmi Ditutup. (Dok. Puspen TNI)

Yogyakarta, WaraWiri.net - Minggu (Persami) Korp Kadet Republik Indonesia (KKRI) yang digelar Kodim 0732/Sleman akhirnya ditutup oleh Danramil 08/Kalasan Mayor Inf Nurhadi Siswanto, Minggu (15/2/2026).

Dandim 0732/Sleman Letkol Arh Reindi Trisetyo Nugroho, S.Hub. Int.,M.S. melalui Mayor Nurhadi mengatakan bahwa, Kegiatan yang diikuti 100 peserta dari perwakilan tiap SMA/SMK Se Kabupaten Sleman ini, para peserta mengikuti berbagai kegiatan yang tidak hanya melatih keterampilan kepramukaan, tetapi juga membangun disiplin, kemandirian, kerja sama, kepemimpinan, serta rasa cinta tanah air.

"Semua pengalaman ini semoga menjadi bekal berharga bagi seluruh peserta Persami KKRI dalam kehidupan sehari-hari," ucapnya.

Ia juga menyampaikan rasa bangga atas semangat, kedisiplinan, dan kebersamaan yang ditunjukkan para peserta selama kegiatan berlangsung.

"Mudah-mudahan nilai-nilai positif yang diperoleh selama Persami KKRI di Kodim 073/Sleman ini dapat diterapkan di lingkungan sekolah, masyarakat, maupun dalam kehidupan sehari-hari. 

"Jadilah generasi muda yang berkarakter, berakhlak mulia dan siap menjadi penerus bangsa," harapnya. (Alif)
Share:

Mentan Amran: Indonesia Siap Mainkan Panggung Ekonomi Dunia, Ajak HIPMI Percepat Hilirisasi Pertanian

Mentan Amran: Indonesia Siap Mainkan Panggung Ekonomi Dunia, Ajak HIPMI Percepat Hilirisasi Pertanian. (Dok. Kementan)

Makassar, WaraWiri.net - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengajak Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) mempercepat hilirisasi sektor pertanian sebagai strategi membawa Indonesia menjadi pemain utama dalam ekonomi global. Ajakan tersebut disampaikan saat menghadiri Sidang Dewan Pleno (SDP) HIPMI 2026 di Hotel Four Points by Sheraton, Kota Makassar, Minggu (15/2/2026).
 
Forum ini menjadi momentum konsolidasi pengusaha muda dari seluruh Indonesia untuk memperkuat peran strategis dunia usaha dalam menopang transformasi ekonomi nasional berbasis nilai tambah dan industrialisasi komoditas dalam negeri.
 
Dalam paparannya Mentan Amran menegaskan bahwa satu tahun perjalanan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto diwarnai fokus besar pada ketahanan pangan, ketahanan energi, serta deregulasi untuk mempercepat investasi dan produksi nasional.
 
Mentan Amran mengisahkan dinamika awal penugasannya di kabinet. Ia diminta Presiden untuk mempercepat target swasembada pangan dari empat tahun menjadi tiga tahun, bahkan sempat diarahkan menjadi satu tahun.
 
“Negara kita ini negara besar, penduduknya 286 juta. Kalau satu tahun hampir pasti tidak bisa tercapai kalau tidak ada dukungan penuh kebijakan,” tegasnya.
 
Namun, di tengah tekanan perubahan target dan ancaman El Nino, kerja kolektif seluruh pemangku kepentingan membuahkan hasil. Pada 7 Januari 2026, diumumkan Indonesia mencapai swasembada dalam waktu tercepat sepanjang sejarah.
 
Menurut Mentan capaian tersebut tidak lepas dari dukungan kebijakan strategis, sinergi lintas kementerian, serta partisipasi dunia usaha, termasuk HIPMI.
 
“Ini bukan saya. Ini kita semua. HIPMI mengambil bagian dalam pencapaian yang kita lihat hari ini,” katanya.
 
Data menunjukkan produksi dan stok beras nasional berada pada posisi tertinggi sepanjang Indonesia merdeka. Sektor pertanian juga mencatat pertumbuhan 10,52 persen dan menjadi salah satu penopang utama PDB nasional. Bahkan, Indonesia memperoleh dua penghargaan dari Food and Agriculture Organization (FAO) atas kontribusi memperkuat sistem pangan global dalam waktu satu tahun.
 
Mentan Amran menegaskan bahwa fase berikutnya adalah hilirisasi besar-besaran sektor pertanian dan perkebunan dengan total dukungan anggaran hingga Rp371 triliun dalam tiga tahun ke depan.
 
“Hilirisasi itu bukan pilihan, tapi keharusan. Kita punya bahan baku terbesar dunia, tapi nilai tambahnya dinikmati negara lain. Ini yang harus kita ubah,” tegasnya.
 
Mentan mengungkapkan Indonesia menjadi nomor satu kelapa terbesar dunia. Harga kelapa Rp1.350, dan menurutnya jika dilakukan hilirisasi jadi coconut milk, coconut water, dan turunannya, nilainya bisa naik 100 kali lipat.
 
“Kita ini nomor satu kelapa terbesar dunia. Harga kelapa kita Rp1.350. Kalau kita hilirisasi jadi coconut milk, coconut water, dan turunannya, nilainya bisa naik 100 kali lipat. Ekspor kita Rp24 triliun, kalau diolah bisa jadi Rp2.400 triliun, bahkan Rp5.000 triliun,” tegasnya.
 
Ia juga menyoroti gambir yang 80 persen bahan bakunya dikuasai Indonesia, namun pengolahannya masih dilakukan di luar negeri.
 
“Sedihnya gambir kita diekspor, diolah di luar, lalu dijual kembali ke dunia. Potensinya Rp5.000 triliun. Kita mau berubah atau tidak?” katanya.
 
Pada komoditas CPO, Indonesia menguasai 60–70 persen pasar dunia. Dengan strategi penguatan biofuel dan pengurangan impor solar, nilai tambahnya dinilai bisa melonjak signifikan.
 
“Kalau harga CPO rendah kita serap jadi biofuel dalam negeri, kalau tinggi kita ekspor. Kita bisa mainkan dunia. Sekarang nilainya Rp549 triliun, bisa jadi Rp1.500 triliun, bahkan Rp5.000 triliun kalau hilirisasi penuh,” ujarnya.
 
Mentan Amran lebih lanjut menekankan bahwa keberhasilan hilirisasi dan transformasi ekonomi sangat bergantung pada keberanian generasi pengusaha muda.
 
“HIPMI, Anda yang menentukan republik ini lima, sepuluh, lima belas tahun ke depan. Perputaran ekonomi republik ini ada di pengusaha,” katanya.
 
Ia mengingatkan bahwa lompatan hanya terjadi jika ada perubahan cara kerja dan keberanian keluar dari zona nyaman. Mengutip Albert Einstein, Amran menyampaikan, “Insanity is doing the same thing over and over again and expecting different results.” kutipnya.
 
Menurutnya, organisasi atau individu yang bekerja biasa-biasa saja namun mengharapkan hasil luar biasa, tidak akan pernah mencapai lompatan besar.
 
“Hari ini kita sudah doa paling tinggi. Sekarang saatnya bertindak paling tinggi. Doa, mimpi besar, tindakan besar, dan konsisten, itu kunci keberhasilan,” tegasnya.
 
Kementerian Pertanian juga membuka peluang konkret bagi pelaku usaha muda, mulai dari cetak sawah baru, pengembangan kakao hampir satu juta hektare dengan dukungan anggaran Rp10 triliun, hingga pembangunan pabrik kelapa senilai Rp1,5 triliun per unit melalui skema kolaborasi pembiayaan.
 
Mentan Amran mengajak HIPMI untuk tidak terjebak dalam pola lama “maju dua langkah, mundur dua langkah, seperti poco-poco”. Ia menekankan bahwa Indonesia harus keluar dari middle income trap melalui keberanian kebijakan dan konsistensi hilirisasi.
 
“Kalau tiga komoditas saja kita hilirisasi serius, kelapa, gambir, dan CPO, itu bisa 15.000 sampai 20.000 triliun. Itu setara tujuh tahun APBN. Ini bukan mimpi. Ini soal kita mau atau tidak,” pungkasnya.
 
Momentum SDP HIPMI 2026 pun menjadi panggung konsolidasi sekaligus panggilan aksi bagi pengusaha muda Indonesia untuk mengambil peran lebih besar dalam mewujudkan kedaulatan pangan, kemandirian energi, dan transformasi ekonomi nasional berbasis hilirisasi. (Fathi)
Share:

Indonesia–Arab Saudi Perkuat Integrasi Digital Optimalkan Pelayanan Haji dan Umrah

Indonesia–Arab Saudi Perkuat Integrasi Digital Optimalkan Pelayanan Haji dan Umrah. (Dok. Kemenhaji)

Arab Saudi, WaraWiri.net - Kementerian Haji dan Umrah RI menegaskan komitmennya untuk memperkuat integrasi sistem digital dengan Arab Saudi guna meningkatkan kualitas pelayanan haji dan umrah, sekaligus memastikan perlindungan jemaah yang jumlahnya mencapai jutaan setiap tahun.

“Integrasi sistem ini bukan sekadar modernisasi teknologi, tetapi tentang keselamatan dan kenyamanan jemaah. Semua proses mulai dari visa, akomodasi, layanan kesehatan, hingga kepulangan harus terpantau dan terlindungi secara menyeluruh,” tegas Menhaj Moch. Irfan Yusuf dalam acara forum Saudi–Indonesian Umrah Co.Exchange di Ministry of Foreign Affairs (16/02/2026).

“Pelayanan haji dan umrah bagi jemaah Indonesia harus cepat, aman, dan nyaman, tanpa ada hambatan teknis maupun administratif,” imbuhnya.

Lebih lanjut Indonesia menyatakan dukungan penuh terhadap modernisasi layanan haji dan umrah sejalan dengan Saudi Vision 2030. Salah satu fokus teknis utama adalah penguatan konektivitas data dengan sistem Saudi, termasuk optimalisasi platform Nusuk Masar untuk kontrak hotel dan manajemen layanan jemaah.

Selain itu, Indonesia mengusulkan fleksibilitas mekanisme penggantian visa jemaah yang batal berangkat agar kuota tidak hangus.

“Setiap kuota adalah hak umat. Kami berharap ada mekanisme fleksibel hingga mendekati hari keberangkatan, agar slot tidak terbuang sia-sia,” tegas Menteri Irfan.

Indonesia juga meminta kejelasan teknis terkait pembayaran Dam (denda) tamattu melalui sistem digital, sehingga prosesnya lebih praktis dan tidak membingungkan jemaah.

Integrasi sistem ini diharapkan mempercepat proses administrasi, memperkuat pengawasan, dan meningkatkan respons terhadap kondisi darurat. Menurut pemerintah, langkah ini menjadi fondasi penting menuju tata kelola haji dan umrah yang lebih modern, transparan, dan berorientasi pada kenyamanan jemaah. (Remon)
Share:

Menhub Dudy Bertemu Gubernur Lampung, Koordinasikan Angkutan Lebaran 2026

Menhub Dudy Bertemu Gubernur Lampung, Koordinasikan Angkutan Lebaran 2026. (Dok. Kemenhub)

Lampung, WaraWiri.net - Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengatakan bahwa Provinsi Lampung memiliki peran yang sangat strategis dalam penyelenggaraan Angkutan Lebaran tahun 2026. Menurut Menhub, Provinsi Lampung merupakan “Gerbang Masuk” bagi masyarakat khususnya dari Pulau Jawa yang akan melakukan perjalanan ke berbagai provinsi di Pulau Sumatra.

Menhub menyebut Pelabuhan Penyeberangan Bakauheni diprediksi akan menjadi salah satu pelabuhan penyeberangan tujuan terpadat secara nasional pada masa Angkutan Lebaran 2026. Selain itu, menurut hasil survei, Provinsi Lampung masuk dalam lima besar provinsi tujuan favorit dari wilayah Jabodetabek dengan perkiraan pergerakan masyarakat sebesar 778 ribu orang.

“Karenanya, koordinasi dan sinergi dengan Pemprov Lampung menjadi fondasi penting dalam memastikan arus mudik maupun balik dari dan menuju Pulau Sumatra dapat berjalan aman, lancar, dan terkendali,” ujar Menhub Dudy dalam Rapat Koordinasi dengan Gubernur Provinsi Lampung Rahmat Mirzani Djausal, di Kantor Gubernur Provinsi Lampung, Bandar Lampung, Selasa (17/2).

Menhub Dudy menjelaskan, sebagai pelabuhan asal, jumlah penumpang di Pelabuhan Penyeberangan Bakauheni diprediksi mencapai angka 813 ribu orang. Sementara itu, sebagai pelabuhan tujuan, jumlah penumpang di Pelabuhan Penyeberangan Bakauheni diprediksi mencapai angka 2,94 juta orang.

“Perlu diwaspadai bersama, angka yang ada di Pelabuhan Penyeberangan Bakauheni sejatinya tidak berdiri sendiri, melainkan perlu digabung dengan potensi pergerakan penumpang di Pelabuhan Penyeberangan Merak yang mayoritas akan menuju Pelabuhan Penyeberangan Bakauheni. Karena itu, butuh penguatan pengamanan dan manajemen operasional yang optimal guna memberikan keamanan, kelancaran, dan kenyamanan bagi para pemudik,” terang Menhub Dudy.

Terkait kesiapan angkutan penyeberangan secara nasional, Menhub Dudy menyebutkan bahwa Kementerian Perhubungan telah menyiapkan 255 unit kapal dengan kapasitas angkut 6,15 juta penumpang dan 770 ribu kendaraan melalui 15 lintas penyeberangan. Untuk lintas penyeberangan dari Pulau Jawa menuju Pulau Sumatra, terdapat lima jalur penyeberangan yang tersedia, yakni Merak-Bakauheni, Ciwandan-PT Wijaya Karya Beton, Ciwandan-Bakauheni, BBJ Bojonegara-BBJ Muara Pilu, dan PT Krakatau Bandar Samudera-Panjang sebagai contingency plan.

Kemudian diungkapkan Menhub, penerapan delaying system di sekitar kawasan Pelabuhan Penyeberangan Bakauheni tersebar di 10 titik buffer zone, baik di jalan tol maupun arteri. 

“Penerapan buffer zone akan memanfaatkan sejumlah lokasi seperti terminal, area parkir, hingga rumah makan. Harapannya, selain dapat memecah kepadatan arus lalu lintas, penerapan delaying system ini juga bisa dimanfaatkan oleh pemudik untuk beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan,” ungkapnya.

Pada kesempatan ini, Menhub Dudy juga meminta Pemprov Lampung untuk mengantisipasi kemacetan yang disebabkan oleh pasar tumpah yang berada di sejumlah lokasi, seperti Pasar Pringsewu, Pasar Natar, dan Plaza Bandar Jaya. Tak hanya itu, antisipasi juga perlu dilakukan pada sejumlah lokasi wisata, seperti Pantai Arang, Air Terjun Way Tebing Cepa, dan beberapa titik lainnya.

“Terkait pasar tumpah, perlu pengendalian dan pengaturan hambatan samping arus kendaraan di jalan nasional menuju dan sekitar Pelabuhan Penyeberangan Bakauheni. Begitu pun di lokasi wisata, perlu disiapkan manajemen arus lalu lintas untuk mengantisipasi lonjakan pengunjung selama masa libur Lebaran,” tutur Menhub.

Berikutnya, Menhub Dudy juga membahas perlintasan sebidang dan sebaran titik rawan bencana di Provinsi Lampung yang perlu diwaspadai. Ia mengatakan bahwa saat ini telah dilakukan penambahan penjaga lintasan dan koordinasi dengan Pemprov Lampung serta pihak-pihak terkait untuk penanganan bencana, baik rob, banjir, hingga tanah longsor.

“Di Provinsi Lampung terdapat perlintasan sebidang sebanyak 139 titik, 31 perlintasan dijaga dan 108 perlintasan tidak dijaga. Namun demikian, saat ini telah dilakukan penambahan sebanyak 129 penjaga untuk meningkatkan pengawasan. Saya berharap wilayah padat di jalan arteri nasional dari dan menuju kawasan Pelabuhan Penyeberangan Bakauheni yang melewati perlintasan sebidang menjadi prioritas utama pengamanan selama masa Angkutan Lebaran 2026,” pungkas Menhub Dudy.

Turut hadir dalam rapat koordinasi ini, Ketua DPRD Provinsi Lampung Ahmad Giri Akbar, Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi, Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf, Direktur Jenderal Perhubungan Darat Aan Suhanan, Direktur Jenderal Perhubungan Laut Muhammad Masyhud, Direktur Jenderal Perhubungan Udara Lukman F Laisa, Kepala Badan Kebijakan Transportasi Hermanta, dan sejumlah Forkopimda di lingkungan Provinsi Lampung. (Ilham)
Share:






ADVERTISING

ADVERTISING