Sentuhan Humanis di Sinak: Satgas Damai Cartenz Bangun Kepercayaan Lewat Interaksi Anak-Anak

Sentuhan Humanis di Sinak: Satgas Damai Cartenz Bangun Kepercayaan Lewat Interaksi Anak-Anak. (Dok. Div Humas Polri)

Papua, WaraWiri.net - Di tengah medan tugas yang menantang, personel Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 memilih pendekatan, merangkul, bukan sekadar mengamankan. Kamis (19/3), aparat bersenjata itu turun langsung ke Distrik Sinak Kabupaten Puncak, berinteraksi dan bermain bersama anak-anak sebagai bagian dari strategi membangun kepercayaan masyarakat.

Kegiatan patroli sambang ini dilakukan oleh personel Satgas Damai Cartenz di wilayah Kabupaten Puncak, Papua Tengah, dengan menyasar masyarakat sipil, khususnya anak-anak, sebagai titik masuk pendekatan humanis.

Alih-alih sekadar patroli rutin, aparat terlihat membaur, menyapa warga, bercengkeraman, hingga mengajak anak-anak bermain dan berbagi makanan ringan. Interaksi sederhana itu menjadi cara efektif mencairkan jarak psikologis antara aparat dan masyarakat yang selama ini hidup dalam bayang-bayang konflik.

Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, Sos, SIK, MH, menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari strategi persuasif yang terus dikedepankan.

“Pendekatan keamanan tidak bisa hanya bersifat represif. Kami hadir untuk memberikan rasa aman sekaligus membangun kedekatan emosional dengan masyarakat,” ujarnya.

Senada, Wakil Kepala Operasi Kombes Pol. Adarma Sinaga SIK M.hum. menyebut bahwa interaksi langsung menjadi kunci menciptakan stabilitas jangka panjang.

“Kepercayaan masyarakat adalah fondasi utama. Dari situ, situasi kamtibmas yang kondusif bisa terbangun secara alami,” katanya.

Warga menyambut positif kehadiran aparat yang dinilai lebih terbuka dan humanis. Anak-anak yang awalnya tampak canggung, perlahan menunjukkan antusiasme, bahkan berebut mendekat untuk berinteraksi.

Patroli sambang ini sekaligus dimanfaatkan untuk menyampaikan pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), serta mengajak warga berperan aktif menjaga lingkungan.

Melalui pendekatan ini, Satgas Damai Cartenz tidak hanya menjalankan fungsi pengamanan, tetapi juga membangun jembatan sosial, mengubah persepsi, memperkuat kehadiran negara, dan menanamkan rasa aman sejak dari hal paling sederhana yaitu senyum anak-anak di garis depan Papua. (Rizal)
Share:

Hari Kedelapan Ops Ketupat 2026, Arus Mudik Meningkat, Situasi Kamtibmas Tetap Kondusif

Hari Kedelapan Ops Ketupat 2026, Arus Mudik Meningkat, Situasi Kamtibmas Tetap Kondusif. (Dok. Div Humas Polri)

Jakarta, WaraWiri.net - Kepolisian Negara Republik Indonesia melalui Juru Bicara Satgas Humas Operasi Ketupat 2026 menyampaikan laporan terkini pelaksanaan operasi pada hari kedelapan, Jumat, 20 Maret 2026. Secara umum, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) terpantau dalam kondisi kondusif tanpa adanya kejadian menonjol.

Juru Bicara Satgas Humas Ops Ketupat 2026, Kombes Pol. Marupa Sagala, S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa berdasarkan data yang dihimpun selama periode Kamis, 19 Maret 2026 pukul 18.00 WIB hingga Jumat, 20 Maret 2026 pukul 06.00 WIB, tercatat sebanyak 90 kejadian kecelakaan lalu lintas. Dari jumlah tersebut, terdapat 1 orang meninggal dunia, 40 orang mengalami luka berat, dan 138 orang luka ringan, dengan total kerugian materiil mencapai Rp 581.350.000.

“Secara umum situasi kamtibmas masih kondusif, meskipun terdapat dinamika di lapangan khususnya terkait peningkatan mobilitas masyarakat pada arus mudik,” ujar Marupa.

Ia juga menyampaikan bahwa dalam aspek penegakan hukum lalu lintas, tercatat 22 pelanggaran yang seluruhnya ditindak melalui sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE). Selain itu, petugas juga memberikan 47 teguran sebagai langkah preventif guna meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas.

Mobilitas masyarakat, khususnya arus keluar Jakarta, mengalami peningkatan signifikan. Berdasarkan data dari Jasa Marga Command Center, jumlah kendaraan yang keluar Jakarta melalui empat gerbang tol utama mencapai 208.825 kendaraan, meningkat 48,15 persen dibandingkan kondisi normal dan naik 4,05 persen dibandingkan periode Lebaran tahun sebelumnya.

“Peningkatan volume kendaraan ini terutama terjadi di Gerbang Tol Cikampek Utama arah Trans Jawa, yang menjadi titik dengan arus tertinggi. Namun demikian, kondisi lalu lintas secara umum masih dapat dikendalikan oleh petugas di lapangan,” jelasnya.

Di sisi lain, arus masuk Jakarta tercatat sebanyak 77.584 kendaraan atau mengalami penurunan sebesar 42,22 persen dibandingkan kondisi normal. Kepadatan sempat terpantau di ruas Tol Jakarta–Cikampek, namun masih dalam kondisi terkendali.

Pada sektor transportasi umum, pergerakan masyarakat juga terpantau tinggi. Tercatat 112 trip kapal di 37 pelabuhan penyeberangan dengan total 32.965 penumpang. Khusus lintasan Jawa–Sumatera, terdapat 43 trip dengan jumlah penumpang mencapai 123.540 orang. Sementara itu, moda kereta api mencatat 1.504 perjalanan dengan 616.287 penumpang, serta sektor penerbangan sebanyak 1.879 penerbangan dengan total 184.180 penumpang.

Marupa mengimbau masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik agar tetap mengutamakan keselamatan, memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima, serta tidak memaksakan diri apabila mengalami kelelahan.

“Kami mengingatkan masyarakat untuk tidak melakukan konvoi berlebihan saat malam takbiran, tidak bersikap anarkis, serta tetap menjaga ketertiban di lingkungan masing-masing,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak kejahatan, baik selama perjalanan maupun saat meninggalkan rumah untuk mudik, serta memastikan kondisi rumah dalam keadaan aman.

Polri turut mengimbau masyarakat untuk mematuhi rambu lalu lintas, mengikuti arahan petugas di lapangan, serta mengatur waktu perjalanan guna menghindari kepadatan di titik-titik tertentu. Bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan, dapat menghubungi layanan hotline Polri di nomor 110 yang tersedia selama 24 jam.

“Polri bersama seluruh pemangku kepentingan akan terus berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat selama pelaksanaan Operasi Ketupat 2026, sehingga mudik dapat berjalan dengan aman dan lancar,” tutup Marupa.

Polri juga mengucapkan selamat merayakan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah kepada seluruh masyarakat Indonesia, dengan harapan momen Lebaran menjadi ajang mempererat silaturahmi dan kebersamaan keluarga. (Rizal)
Share:

Korlantas Polri Resmi Akhiri One Way Nasional Arus Mudik Lebaran, Fokus Pengamanan Idulfitri

Korlantas Polri Resmi Akhiri One Way Nasional Arus Mudik Lebaran, Fokus Pengamanan Idulfitri. (Dok. Div Humas Polri)

Cikampek, WaraWiri.net - Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri resmi memberhentikan skema rekayasa lalu lintas one way nasional pada arus mudik Lebaran 2026 setelah dilakukan evaluasi bersama oleh jajaran kepolisian dan para stakeholder. 

Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Drs. Agus Suryonugroho S.H., M.Hum menyampaikan bahwa kondisi arus lalu lintas terpantau landai dan terkendali sehingga tidak lagi memerlukan penerapan sistem satu arah.

“Pada tanggal 18 Maret 2026 kami lakukan One Way. Hari ini (Jumat 20 Maret 2026), kami evaluasi bahwa kondisi arus cukup landai, cukup terkendali. Oleh sebab itu, hari ini Jumat 2026 pukul 13.00 WIB melakukan sosialisasi. Setelah sosialisasi, kami melakukan sterilisasi, clear untuk arus normal. Oleh sebab itu, atas seizin Bapak Kapolri, untuk arus mudik atau One Way Nasional sementara kami nyatakan ditutup pada pukul 13.22 WIB kata Kakorlantas di Command Center KM 29 Tol Japek, Jumat (20/3/2026) siang.

Penghentian dilakukan setelah melalui tahapan sosialisasi kepada masyarakat serta sterilisasi jalur. Selanjutnya, arus kendaraan dikembalikan ke pola normal pada kedua arah, baik menuju Jakarta maupun ke arah Trans Jawa. 

Langkah ini diambil untuk memastikan kelancaran mobilitas pengguna jalan tetap terjaga seiring kondisi lalu lintas yang sudah stabil. 

Jadi sekarang kondisi lalu lintas normal, baik yang mengarah ke Jakarta termasuk yang mengarah ke Semarang, tutur Irjen Pol. Agus. 

Irjen Pol. Agus menegaskan, langkah penghentian one way merupakan bagian dari strategi manajemen lalu lintas yang bersifat dinamis, menyesuaikan dengan kondisi di lapangan. 

Sementara itu, jajaran kepolisian akan fokus pada pengamanan rangkaian Hari Raya Idulfitri serta menyiapkan skenario pengaturan arus balik guna memastikan perjalanan masyarakat tetap aman, tertib, dan lancar.

Ya tentunya Jumat malam hari ini kami akan mempersiapkan kesiapan daripada pengamanan Idulfitri ya. Baik persiapan takbiran, baik persiapan Salat Id, termasuk juga tempat-tempat wisata yang akan kami amankan, ungkapnya. 

Terakhir, Kakorlantas menyebut, pihaknya akan membuat strategi khusus dalam mempersiapkan arus balik lebaran bersamaan dengan rekayasa lalu lintas yang disiapkan seperti one way nasional hingga penggunaan tol fungsional. 

Jadi strategi rekayasa lalu lintas dengan stakeholder nanti tentunya kami akan susun skenario-skenario, baik nanti menggunakan tol fungsional, alih arus, termasuk juga teknologi yang bisa melihat langsung traffic-nya seperti apa, baru nanti kami lakukan eksekusi cara bertindak One Way Nasional arus balik, pungkasnya. (Rizal)
Share:

Satgas TNI Konga RDB XXXIX-G Gelar Layanan Kesehatan dan Bantuan Kemanusiaan di Maliobongo

Satgas TNI Konga RDB XXXIX-G Gelar Layanan Kesehatan dan Bantuan Kemanusiaan di Maliobongo. (Dok. Puspen TNI)

Republik Kongo, WaraWiri.net - Satgas TNI Kontingen Garuda (Konga) Rapid Deployment Battalion (RDB) XXXIX-G yang dipimpin Mayor Inf Andhika Widya Nugraha melaksanakan kegiatan Mobile Operation Base (MOB) di Desa Maliobongo, wilayah Tchabi, Republik Demokratik Kongo, pada 12-14 Maret 2026.

Kegiatan ini melibatkan 42 personel TNI, didampingi Language Assistant (LA) serta personel Forces Armées de la République Démocratique du Congo (FARDC), sebagai bagian dari tugas pengawasan dan pemantauan di Area of Responsibility (AOR) misi perdamaian MONUSCO.

Kegiatan diawali dengan Key Leader Engagement (KLE) bersama tokoh masyarakat setempat guna membangun komunikasi dan kepercayaan. Melalui pendekatan Civil Military Coordination (CIMIC), Satgas TNI juga menggelar sosialisasi kesehatan, pelayanan pengobatan gratis, serta menyalurkan bantuan berupa makanan, pakaian, dan air bersih kepada warga di sekitar wilayah operasi.

Mayor Andhika menjelaskan bahwa kehadiran TNI dalam misi ini merupakan implementasi mandat resolusi PBB untuk menjaga perdamaian dunia, dengan meningkatkan visibilitas pasukan sekaligus memberikan dampak langsung bagi masyarakat. Selain kegiatan kemanusiaan, Satgas TNI bersama FARDC juga melaksanakan patroli gabungan, baik menggunakan kendaraan maupun berjalan kaki, guna menciptakan rasa aman dan stabilitas wilayah.

Seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan mendapat respons positif dari masyarakat. Situasi keamanan di Desa Maliobongo terpantau kondusif, sehingga warga dapat beraktivitas secara normal. Keberhasilan kegiatan tersebut menjadi bukti nyata efektivitas penerapan pendekatan secara humanis, hal ini merupakan bentuk komitmen TNI dalam mewujudkan perdamaian dunia dan menjaga nama serta kehormatan Indonesia ditingkat Internasional. (Alif)
Share:

Atasi Kesulitan Angkutan Mudik Ratusan Warga Asal Selayar, KRI Marlin-877 Disambut Meriah Oleh Jajaran Pemerintahan Kepulauan Selayar di Pelabuhan Benteng

Atasi Kesulitan Angkutan Mudik Ratusan Warga Asal Selayar, KRI Marlin-877 Disambut Meriah Oleh Jajaran Pemerintahan Kepulauan Selayar di Pelabuhan Benteng. (Dok. Puspen TNI)

Makassar, WaraWiri.net - Kemeriahan penyambutan dari unsur pejabat Pemerintahan dan masyarakat di Pelabuhan Benteng Kabupaten Kepulauan Selayar Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) tercurah saat kapal perang kebanggaan bangsa, KRI Marlin-877, perlahan merapat di dermaga, Kamis sore (19/03/2026). 

Di bawah kendali Komando Daerah Angkatan Laut VI (Kodaeral VI) Makassar, kapal perang ini bukan sedang menjalankan misi tempur, melainkan misi kemanusiaan untuk mengantar ratusan pemudik pulang ke pelukan keluarga di Kabupaten Kepulauan Selayar secara gratis dan penuh kehormatan.

Tepat pukul 15.30 WITA, KRI Marlin-877 yang berhasil sandar di dermaga, disambut langsung oleh Bupati Kepulauan Selayar, H. Muhammad Natsir Ali, didampingi Wakil Bupati Kepulauan Selayar Drs. H. Muhtar, M.M., Sekda Kabupaten Kepulauan Selayar Andi Abdurrahman, S.E., M.Si., serta jajaran pimpinan OPD dan Perwakilan dari pejabat TNI AL Kodaeral VI.

Bupati Kepulauan Selayar dalam sambutannya tidak dapat menyembunyikan rasa terima kasihnya yang mendalam kepada TNI AL. Dirinya menegaskan bahwa kehadiran armada tempur untuk melayani rakyat adalah bukti nyata kehadiran negara di tengah masyarakat.

"Ini adalah berkah luar biasa. Dukungan transportasi gratis dari Kodaeral VI Makassar sangat meringankan beban ekonomi masyarakat kami. Di tengah tingginya permintaan transportasi mudik, KRI Marlin hadir sebagai penyelamat bagi warga yang ingin merayakan Idul Fitri di kampung halaman," ujar Bupati Kepulauan Selayar.

Bagi para pemudik, perjalanan ini bukan sekadar pindah tempat, melainkan pengalaman sekali seumur hidup. Komandan KRI Marlin-877, Letkol Laut (P) Rahmad Kurniawan, S.T., M.Tr.Opsla, menyatakan bahwa memastikan keselamatan rakyat adalah prioritas tertinggi mereka dalam momentum Mudik Lebaran 1447 Hijriah ini.

"Kami bangga bisa memberikan pelayanan terbaik sekaligus jaminan keamanan maksimal bagi masyarakat. Melihat senyum para pemudik saat tiba di tujuan adalah kepuasan bagi kami. Kami berkomitmen untuk terus mengoptimalkan pelayanan bagi masyarakat di masa mendatang," tegas Komandan KRI Marlin-877 ini.

Salah satu pemudik bernama drg. Andi Nur Aeni Dion, M.Kes., sempat merasa putus asa karena kehabisan tiket bus dan transportasi lainnya sebelum akhirnya mendapatkan kabar mengenai mudik gratis TNI AL ini.

"Awalnya saya pikir sudah tidak bisa mudik karena tiket bus dan travel serta transportasi lainnya sudah penuh dan habis terjual, kalau bawa kendaraan sendiri juga pasti akan antri dan menunggu entah berapa lama baru mendapatkan tiket kapal penyeberangan kapal dari Bulukumba ke Selayar. Tapi dengan adanya KRI Marlin, Alhamdulillah saya bisa pulang. Perjalanannya sangat aman, nyaman, dan menyenangkan" Kata Pemudik Asal Selayar ini.

"Terima kasih saya sampaikan kepada jajaran TNI AL khususnya kepada Komandan Kodaeral VI Laksamana Muda TNI Andi Abdul Aziz yang juga beliau adalah Putra asli dari Selayar yang telah membantu pemudik dalam hal mengatasi sulitnya mendapatkan transportasi untuk pulang kampung di saat arus mudik lebaran dan semoga di tahun berikutnya bukan hanya tujuan pulau Selayar saja tapi tujuan ke pulau-pulau lainnya di wilayah Provinsi Sulawesi Selatan. Saya berharap KRI Marlin juga tersedia untuk arus balik nanti, saya pasti pilih naik kapal perang lagi", ungkapnya penuh harap saat tiba di pelabuhan benteng dan disambut oleh Bupati Kepulauan Selayar beserta Masyarakat.

Aksi heroik KRI Marlin-877 ini menjadi bukti bahwa TNI AL tidak hanya kuat dalam menjaga kedaulatan di samudera, tetapi juga lembut dan mengayomi dalam melayani kebutuhan rakyat Indonesia. (Alif)
Share:

Tekan Risiko Cuaca Ekstrem, BMKG dan BPBD Jatim Gelar OMC demi Kelancaran Mudik Lebaran 2026

Tekan Risiko Cuaca Ekstrem, BMKG dan BPBD Jatim Gelar OMC demi Kelancaran Mudik Lebaran 2026. (Dok. BMKG)

Jawa Timur, WaraWiri.net - Berdasarkan press release Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda terkait kewaspadaan cuaca ekstrem periode 11–20 Maret 2026, wilayah Jawa Timur diprakirakan mengalami peningkatan potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang. Kondisi ini dipengaruhi oleh dinamika atmosfer seperti Madden-Julian Oscillation (MJO), gelombang Kelvin, serta kondisi atmosfer yang labil sehingga mendukung pertumbuhan awan konvektif.

Potensi cuaca ekstrem tersebut berisiko menimbulkan bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan gangguan aktivitas masyarakat, termasuk pada periode arus mudik Lebaran 2026. Oleh karena itu, diperlukan langkah mitigasi aktif untuk mengurangi dampak yang ditimbulkan.

Sebagai respons terhadap kondisi tersebut, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) guna mengamankan arus mudik dari ancaman cuaca ekstrem. Operasi yang berpusat di Posko Lanudal Juanda ini berlangsung sejak 16 hingga 25 Maret 2026 dengan fokus mengendalikan intensitas curah hujan di wilayah rawan bencana.

Supervisi BMKG, Alif Kurniawan, menjelaskan bahwa hingga kemarin, tim gabungan telah melakukan 7 sorti penerbangan dengan total durasi 14 jam 1 menit selama tiga hari pertama pelaksanaan (16–18 Maret). Dalam operasi tersebut, sebanyak 6.800 kg bahan semai digunakan, terdiri dari 1.000 kg NaCl dan 5.800 kg CaO yang disemaikan ke awan potensial di langit Jawa Timur.

“Langkah aktif ini terbukti efektif menurunkan rata-rata curah hujan hingga 40 persen dibandingkan kondisi normal tanpa intervensi,” ujar Alif.

Evaluasi sementara juga menunjukkan hasil signifikan, di mana kejadian hujan lebat menurun hingga sekitar 70 persen, sementara hujan sangat lebat berkurang sekitar 25 persen. Distribusi hujan kini lebih terkendali dan bergeser menjadi kategori ringan sehingga mengurangi risiko gangguan pada jalur mudik.

Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak, yang meninjau langsung kesiapan personel dan armada di Posko OMC Lanudal Juanda, mengapresiasi keberhasilan tim dalam menerapkan teknologi modifikasi cuaca sebagai langkah mitigasi. Ia menilai hasil yang dicapai menjadi bukti nyata efektivitas intervensi berbasis sains dalam melindungi masyarakat.

Kepala Stasiun Meteorologi Juanda, Taufiq Hermawan, menambahkan bahwa strategi penyemaian dilakukan berdasarkan analisis radar cuaca real-time WOFI. Bahan CaO digunakan untuk menekan pertumbuhan awan di daratan, sedangkan NaCl disemaikan pada awan di wilayah laut agar hujan turun lebih awal sebelum mencapai daratan.

Berdasarkan prediksi curah hujan harian BMKG, potensi cuaca di Jawa Timur masih akan berlangsung hingga 23 Maret 2026. Pada periode 19–20 Maret, sebagian wilayah Jawa Timur berpotensi mengalami hujan dengan intensitas ringan hingga lebat. Sementara itu, pada periode 21–23 Maret, kondisi cuaca didominasi hujan ringan hingga sedang, namun masih terdapat potensi hujan lebat di sebagian kecil wilayah. Kondisi ini menunjukkan bahwa risiko cuaca ekstrem masih perlu diwaspadai selama periode tersebut, terutama di wilayah rawan bencana hidrometeorologi.

Pemerintah Provinsi Jawa Timur bersama BMKG terus mengimbau masyarakat, khususnya para pemudik, untuk tetap waspada dan aktif memantau informasi cuaca terkini melalui kanal resmi. Sinergi antara pemerintah dan kesiapsiagaan masyarakat diharapkan mampu menjamin keamanan serta kenyamanan selama perayaan Idulfitri 1447 H. (Dimas)
Share:

SPPG Karawang Diserang, BGN : Aksi Kekerasan Tak Ditoleransi, Pelaku Harus Diproses Hukum

SPPG Karawang Diserang, BGN : Aksi Kekerasan Tak Ditoleransi, Pelaku Harus Diproses Hukum. (Dok. BGN)

Jakarta, WaraWiri.net - Insiden penyerangan dan pengrusakan terjadi di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Karawang Klari Pancawati II, Selasa malam (17/3). Aksi brutal tersebut dipicu persoalan utang pribadi yang berujung pada konflik dan bereskalasi menjadi kekerasan bersenjata tajam di area fasilitas program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Berdasarkan laporan resmi, pelaku datang berdua menggunakan sepeda motor dan langsung mencari petugas keamanan yang sedang berjaga. Cekcok tak terhindarkan hingga pelaku mengacungkan golok dan menyerang korban di dalam area SPPG. Petugas keamanan terpaksa berlindung di ruang loker relawan, sementara pelaku merusak pintu dengan senjata tajam hingga jebol dan masuk ke dalam ruangan.

Korban mengalami luka akibat sabetan senjata dan pecahan kaca, sementara fasilitas SPPG mengalami kerusakan, termasuk pintu dan peralatan. Warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut segera melakukan pengejaran. Satu pelaku berhasil diamankan, sementara satu lainnya melarikan diri. Aparat kepolisian yang tiba di lokasi langsung melakukan penanganan dan olah TKP.

Informasi tambahan mengungkap, konflik bermula dari dugaan penggelapan uang setoran sepeda motor sebesar sekitar Rp12 juta. Ketegangan memuncak saat korban menuntut pertanggungjawaban, hingga akhirnya berujung pada aksi penyerangan dan pengrusakan di lokasi SPPG.

Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sonjaya, mengecam keras tindakan tersebut. “Ini bukan sekadar tindak kriminal biasa, tetapi serangan terhadap fasilitas negara yang melayani masyarakat. Kami tidak akan mentoleransi aksi seperti ini,” tegas Sony di Jakarta, Kamis (19/3).

Sony menegaskan, BGN akan mengawal penuh proses hukum terhadap pelaku. “Kami pastikan pelaku diproses secara hukum tanpa kompromi. Keamanan seluruh SPPG adalah prioritas mutlak,” ujarnya.

Sony juga menambahkan bahwa pihaknya akan memperkuat sistem keamanan di seluruh titik layanan. “Kami akan evaluasi total, termasuk pengamanan dan mitigasi risiko di lapangan agar kejadian serupa tidak terulang,” kata Sony.

Saat ini, situasi di lokasi telah kondusif dengan pengamanan dari aparat dan dukungan masyarakat setempat. BGN memastikan operasional program MBG tetap berjalan, sembari memperketat pengawasan demi menjamin keamanan petugas dan keberlangsungan layanan bagi masyarakat. (Putra)
Share:

Langgar Standar, 567 SPPG Wilayah I Dihentikan, 450 Baru Pulih Operasional

Langgar Standar, 567 SPPG Wilayah I Dihentikan, 450 Baru Pulih Operasional. (Dok. BGN)

Jakarta, WaraWiri.net - Dalam upaya menjaga integritas dan kualitas Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Badan Gizi Nasional (BGN) memperketat pengawasan melalui penghentian sementara operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tidak memenuhi standar di Wilayah I (Sumatera). Langkah ini menegaskan komitmen BGN terhadap prinsip zero tolerance terhadap penyimpangan dalam penyelenggaraan layanan publik berbasis gizi.

Berdasarkan hasil pemantauan dan evaluasi per Maret 2026, tercatat sebanyak 567 SPPG di Wilayah I sempat dihentikan operasionalnya sebagai bagian dari langkah korektif berbasis evaluasi menyeluruh. Dari jumlah tersebut, 450 SPPG telah kembali beroperasi setelah melalui proses pembenahan dan dinyatakan memenuhi standar, sementara 117 SPPG lainnya masih dalam kondisi berhenti operasional dan menjalani proses evaluasi lanjutan.

Direktur Pemantauan dan Pengawasan Wilayah I, Harjito, menegaskan bahwa penghentian operasional merupakan instrumen penegakan standar yang dilakukan secara sistematis dan terukur.

“Penghentian operasional dilakukan secara terukur dan berbasis indikator evaluasi yang ketat, guna memastikan seluruh SPPG memenuhi standar mutu, keamanan pangan, serta prinsip tata kelola yang akuntabel,” ujar Harjito di Jakarta, Rabu (18/3).

Sejalan dengan itu, BGN menegaskan bahwa rincian teknis terkait temuan di lapangan, termasuk variasi kendala pada masing-masing SPPG, belum sepenuhnya dibuka ke publik. Proses pendalaman dan verifikasi masih berlangsung guna memastikan akurasi data serta menjaga objektivitas dalam penyampaian informasi.

Dalam kerangka perbaikan, BGN tidak hanya menerapkan sanksi administratif, tetapi juga mengedepankan pendekatan pembinaan yang terstruktur dan berkelanjutan.

“Setiap SPPG yang dihentikan operasionalnya wajib melalui proses pembinaan dan asistensi teknis secara intensif agar dapat segera memenuhi standar dan kembali beroperasi secara optimal,” kata Harjito.

BGN juga memperkuat sistem monitoring berbasis wilayah yang terintegrasi guna meningkatkan efektivitas pengawasan serta mempercepat deteksi dini terhadap potensi penyimpangan. Pendekatan ini diharapkan mampu menekan risiko pelanggaran berulang sekaligus mempercepat proses pemulihan operasional SPPG.

Harjito menegaskan bahwa penguatan pengawasan merupakan bagian dari komitmen institusi dalam menjaga kredibilitas program MBG.

“Kami memastikan bahwa setiap pelaksanaan layanan berada dalam koridor standar yang telah ditetapkan. Tidak ada toleransi terhadap praktik yang berpotensi menurunkan kualitas layanan maupun kepercayaan publik,” tegasnya. (Putra)
Share:

Lebaran Saatnya Lengkapi Interior Rumah, Ini Rekomendasi Kerajinan UMKM Pertamina

Lebaran Saatnya Lengkapi Interior Rumah, Ini Rekomendasi Kerajinan UMKM Pertamina. (Dok. Pertamina)

Jakarta, WaraWiri.net - Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) binaan Pertamina dapat memberi warna baru untuk menghiasi kebutuhan masyarakat pada Hari Raya Idulfitri. Salah satunya dari sektor furniture dan kerajinan, beragam produk berbasis kekayaan alam Nusantara dapat menjadi pilihan, untuk mempercantik hunian dan menyambut tamu serta keluarga yang berkunjung. 

Mustika Indah Keramik, salah satu UMKM binaan yang berasal dari Pundong, Bantul, Yogyakarta, menawarkan produk gerabah atau keramik unik. Gerabah dari tanah liat ini dibuat dalam berbagai jenis produk, seperti vas bunga, patung primitif, guci, alat-alat masak/dapur, bahkan souvenir beraneka bentuk. 

Produk gerabah ini bahkan sudah menembus pasar ekspor. 

Siti Nurjanah, pemilik UMKM Mustika Indah Keramik, mengungkapkan produknya sering mengikuti pameran baik yang digelar secara lokal, skala nasional, maupun untuk pasar mancanegara. 

Ada juga rekomendasi produk karpet dan aneka keranjang anyaman serat enceng gondok buatan Mahend Craft. Produk kerajinan ramah lingkungan buatan UMKM asal Kulonprogo ini banyak diburu, karena desainnya yang tidak lekang oleh zaman.

Pengembangan UMKM menjadi salah satu cara Pertamina meningkatkan industri kreatif, menambah lapangan kerja dan mendorong kesejahteraan masyarakat. Ini juga sejalan dengan visi Asta Cita Pemerintah Prabowo - Gibran. Saat ini tercatat lebih dari 66 ribu UMKM yang menjadi binaan Pertamina sejak tahun 1993, dimana lebih dari 32 ribu saat ini masih aktif. 

"Pertamina mendorong UMKM Indonesia untuk terus berinovasi dan menciptakan produk-produk berkualitas. Dengan kualitas yang baik, diharapkan masyarakat bisa memiliki pilihan produk dari Tanah Air yang tentu kaya akan budaya Indonesia," jelas VP Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Muhammad Baron. 

Salah satu upaya peningkatan kualitas UMKM, dilakukan dengan pameran internasional. Ajang unjuk gigi semacam ini menjadi kesempatan UMKM untuk bisa memperluas pasarnya. 

Seperti yang dilakukan Mustika Indah Keramik beberapa waktu lalu di pameran Indonesia International Furniture Expo (IFEX) 2026, yang digelar di kawasan Indonesia Convention Expo (ICE) BSD, Tangerang. Bersama lima UMKM binaan Pertamina lainnya, produk yang dibawa UMKM ini mampu menarik minat ekspor Buyer Mancanegara asal Spanyol, Amerika Serikat, India, Jepang, Cina dan Korea.  

"Kepedulian Pertamina mengembangkan UMKM mulai dari pendampingan, pembinaan, perolehan sertifikasi dan izin yang diperlukan, hingga partisipasi dalam berbagai pameran di dalam dan luar negeri, sehingga UMKM lokal bisa menjadi lebih vokal bahkan Go Global memasarkan pasarnya ke mancanegara," jelas Baron. (Bambang)
Share:

Di Penghujung Ramadan, Presiden Prabowo dan Presiden ke-5 Megawati Pererat Silaturahmi Kebangsaan

Presiden Prabowo Subianto bersilaturahmi dengan Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri di Istana Merdeka, Jakarta. (Dok. BPMI Setpres)

Jakarta, WaraWiri.net - Presiden Prabowo Subianto bersilaturahmi dengan Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri di Istana Merdeka, Jakarta, pada Kamis, 19 Maret 2026. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya melalui keterangan tertulisnya menyebutkan bahwa pertemuan dua tokoh bangsa tersebut digelar menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.

“Di hari ke-29 bulan Ramadan menjelang Idulfitri 1447 H, Presiden Prabowo Subianto menerima kedatangan Presiden RI ke-5, Ibu Megawati Soekarnoputri di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis, 19 Maret 2026,” tulis Seskab Teddy.

Seskab menjelaskan bahwa pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan sebagai bagian dari silaturahmi menjelang Idulfitri. Momen ini mencerminkan nilai kebersamaan dan persatuan di antara para pemimpin bangsa.

“Kedua pemimpin bangsa tersebut bersilaturahmi secara kekeluargaan menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah,” lanjut Seskab.

Turut hadir mendampingi dalam pertemuan tersebut yakni putri Presiden Megawati yang juga Ketua DPR RI Puan Maharani, serta putra Presiden Prabowo, Didit Hediprasetyo.

Momen ini menjadi simbol kuat bahwa harmoni dan persatuan nasional harus terus dijaga, terlebih di saat bangsa Indonesia menyambut hari kemenangan Idulfitri yang membawa pesan kembali ke fitrah, mempererat persaudaraan, dan meneguhkan semangat kebangsaan. (Dinda)
Share:

Jaga Stabilitas Ekonomi Nasional, Pemerintah Siapkan Langkah Antisipasi dan Efisiensi di Berbagai Sektor

Jaga Stabilitas Ekonomi Nasional, Pemerintah Siapkan Langkah Antisipasi dan Efisiensi di Berbagai Sektor. (Dok. Kemenko Perekonomian)

Jakarta, WaraWiri.net - Pemerintah terus memperkuat ketahanan fiskal nasional di tengah dinamika global, termasuk kenaikan harga energi dan komoditas. Hal tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, usai rapat bersama Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (19/03).

“Kita menjaga APBN agar defisit tetap di bawah 3 persen dan sesuai dengan arahan pada saat Sidang Kabinet Paripurna dan sudah dirapatkan dengan kementerian teknis, itu dilakukan efisiensi dari berbagai K/L. Dan dengan efisiensi berbagai K/L itu defisit 3 persen bisa dijaga,” ujar Menko Airlangga.

Selain itu, Pemerintah juga menyiapkan langkah antisipatif terhadap dampak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) dan komoditas lainnya. Salah satu upaya yang akan dilakukan adalah meningkatkan volume produksi batu bara melalui penyesuaian Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB). Pemerintah tengah mengkaji penyesuaian kebijakan terkait pajak ekspor batu bara guna meningkatkan penerimaan negara, seiring dengan tren kenaikan harga komoditas tersebut.

Di sektor energi, Pemerintah mendorong percepatan konversi pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) menjadi pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) sebagai langkah efisiensi di tengah tingginya harga minyak. Penugasan tersebut diberikan kepada Badan Pengelola Investasi Danantara untuk segera ditindaklanjuti.

Dalam kesempatan tersebut, Menko Airlangga juga menyampaikan bahwa Pemerintah tengah mengkaji kebijakan fleksibilitas kerja melalui skema Work From Home (WFH) satu hari dalam lima hari kerja.

“Ada penghematan dari segi penggunaan mobilitas dari bensin penghematannya cukup signifikan, seperlima dari apa yang biasa kita keluarkan," ungkap Menko Airlangga.

Pemerintah saat ini tengah mematangkan aspek teknis pelaksanaan kebijakan tersebut. Penerapan WFH diharapkan tidak hanya berlaku bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), tetapi juga dapat diadopsi oleh sektor Swasta serta Pemerintah Daerah.

Rencana implementasi kebijakan ini dijadwalkan mulai diberlakukan setelah Hari Raya Idulfitri 2026. Namun demikian, waktu pasti pelaksanaannya masih akan ditentukan lebih lanjut.

“Nanti kita lihat situasinya. Situasi harga minyak, situasi perang. Kita ikuti situasi yang berkembang,” pungkas Menko Airlangga.

Berbagai langkah ini mencerminkan respons Pemerintah yang adaptif dan terukur dalam menjaga stabilitas ekonomi, sekaligus memperkuat arah menuju kemandirian energi dan ketahanan nasional. (Evi)
Share:

Momen Angkutan Lebaran 2026, Whoosh Hadirkan Diskon Tiket hingga Rp100.000

Momen Angkutan Lebaran 2026, Whoosh Hadirkan Diskon Tiket hingga Rp100.000. (Dok. KCIC)

Jakarta, WaraWiri.net - Dalam rangka menyambut momen Angkutan Lebaran 2026, KCIC menghadirkan program diskon tiket Whoosh yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk perjalanan Jakarta–Bandung maupun sebaliknya. Program ini dihadirkan untuk memberikan pilihan perjalanan yang lebih hemat di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat selama periode Lebaran.

Melalui program ini, masyarakat dapat menikmati potongan harga tiket hingga Rp100.000 serta cashback dari berbagai kanal pembelian resmi. Kehadiran promo ini diharapkan dapat membantu masyarakat merencanakan perjalanan dengan lebih efisien tanpa mengurangi kenyamanan perjalanan menggunakan Whoosh.

Berikut program promo tiket Whoosh yang dapat dimanfaatkan selama periode Angkutan Lebaran:

1. Cashback hingga Rp50.000 di Livin’ Sukha

• Periode promo hingga 31 Maret 2026
• Channel pembelian: Aplikasi Livin’ by Mandiri (fitur Livin’ Sukha)

2. Diskon hingga Rp100.000 di Trip.com

• Periode promo hingga 31 Mei 2026
• Channel pembelian: Aplikasi dan situs Trip.com

General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa menyampaikan bahwa kolaborasi KCIC dengan mitra penjualan ini dihadirkan untuk memberikan kemudahan sekaligus nilai tambah bagi masyarakat yang melakukan perjalanan pada periode Angkutan Lebaran.

“Pada momen Angkutan Lebaran dengan mobilitas masyarakat yang meningkat, KCIC menghadirkan program diskon tiket melalui mitra penjualan untuk memberikan pilihan perjalanan yang lebih hemat dan fleksibel bagi penumpang,” ujar Eva.

KCIC mencatat penjualan tiket Whoosh pada periode Angkutan Lebaran 2026 terus menunjukkan tren peningkatan. Berdasarkan data sementara hingga 20 Maret 2026 pukul 08.00 WIB, total tiket yang telah terjual mencapai sekitar 145 ribu tiket untuk periode perjalanan 13 hingga 30 Maret 2026.

Untuk keberangkatan hari ini, 20 Maret 2026, tiket yang telah terjual hingga siang hari mencapai sekitar 10 ribu tiket dan masih akan terus bertambah seiring penjualan yang berlangsung hingga jadwal keberangkatan terakhir. KCIC memproyeksikan jumlah penumpang hari ini dapat mendekati 18 ribu penumpang.

KCIC mengimbau masyarakat untuk segera melakukan pemesanan tiket Whoosh, khususnya melalui kanal online seperti aplikasi Whoosh, website ticket.kcic.co.id, serta aplikasi mitra seperti Access by KAI, Livin’ by Mandiri, BRImo, Wondr by BNI, Tiket.com, Traveloka, dan Trip.com, guna mendapatkan jadwal perjalanan yang diinginkan. (Remond)
Share:

Alternatif Wisata Lebaran, Tahura Djuanda Bandung Hadirkan Alam dan Edukasi

Alternatif Wisata Lebaran, Tahura Djuanda Bandung Hadirkan Alam dan Edukasi. (Dok. Pemkot Bandung)

Bandung, WaraWiri.net - Di tengah belum dibukanya kembali operasional Kebun Binatang Bandung, masyarakat tetap memiliki alternatif wisata alam yang aman dan nyaman selama libur Lebaran 2026. Salah satu destinasi unggulan yang disiapkan adalah Taman Hutan Raya (Tahura) Ir. H. Djuanda.

Kawasan Tahura di Dago Atas ini dipastikan siap menyambut lonjakan wisatawan saat libur Hari Raya Idulfitri 1447 H. Dengan suasana hutan yang sejuk dan asri, Tahura menjadi pilihan favorit bagi warga yang ingin berlibur bersama keluarga tanpa harus keluar kota.

Pengelola Tahura telah melakukan berbagai persiapan, termasuk apel siaga yang melibatkan unsur Polsek, Koramil, serta tim medis. Langkah ini dilakukan untuk memastikan keamanan, kenyamanan, dan keselamatan pengunjung selama periode libur panjang.

Selain menawarkan panorama alam yang menenangkan, Tahura juga memiliki beragam aktivitas wisata edukatif dan sejarah. Pengunjung dapat menjelajahi jalur trekking di tengah hutan pinus, sekaligus mengunjungi sejumlah objek ikonik seperti Gua Jepang dan Gua Belanda yang sarat nilai historis.

Tak hanya itu, kawasan penangkaran rusa juga menjadi daya tarik tersendiri, terutama bagi anak-anak. Interaksi langsung dengan satwa jinak ini memberikan pengalaman edukasi yang menyenangkan bagi keluarga.

Dari sisi harga, Tahura tetap menjadi destinasi yang ramah di kantong. Tiket masuk untuk wisatawan domestik sebesar Rp17.000 dan Rp57.000 untuk wisatawan mancanegara. 

Tiket dapat dipesan langsung melalui aplikasi sapawarga yang dapat diunduh di Play Store maupun App Store IOS.

Lokasi Tahura yang berada di Jalan Ir. H. Djuanda No. 99, Dago Atas, juga relatif mudah diakses. Namun, masyarakat disarankan datang lebih awal guna menghindari kepadatan lalu lintas yang kerap terjadi di kawasan tersebut saat musim liburan.

Rute Menuju Tahura Djuanda:
Bagi wisatawan dari pusat Kota Bandung, perjalanan dapat dimulai dari kawasan Alun-Alun Bandung menuju Jalan Ir. H. Djuanda (Dago). Selanjutnya, ikuti jalur lurus ke arah Dago Atas hingga melewati Terminal Dago. Dari sana, perjalanan dilanjutkan menuju kawasan Taman Hutan Raya yang berjarak sekitar 10–15 menit.

Alternatif lainnya, pengunjung dapat melalui Jalan Cihampelas atau Jalan Dipatiukur yang terhubung langsung ke Jalan Ir. H. Djuanda. Bagi pengguna kendaraan pribadi, rute ini menjadi pilihan utama karena aksesnya yang cukup jelas dan mudah diikuti.

Sementara itu, bagi pengguna transportasi umum, tersedia angkutan kota (angkot) jurusan Stasiun Hall – Dago yang dapat mengantarkan hingga kawasan Dago. Perjalanan kemudian dapat dilanjutkan menggunakan ojek menuju pintu masuk Tahura.

Pemkot Bandung mengimbau seluruh pengunjung untuk tetap mematuhi aturan konservasi selama berada di kawasan Tahura. Menjaga kebersihan, tidak merusak lingkungan, serta mengikuti arahan petugas menjadi kunci agar kelestarian kawasan hutan tetap terjaga. (Deni)
Share:

Libur Lebaran Rawan Tindak Kriminal, Farhan Ajak Warga Perkuat Siskamling

Libur Lebaran Rawan Tindak Kriminal, Farhan Ajak Warga Perkuat Siskamling. (Dok. Pemkot Bandung)

Bandung, WaraWiri.net - Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengingatkan seluruh camat dan lurah untuk kembali menggiatkan sistem keamanan lingkungan (siskamling) Warga Jaga Warga menjelang masa libur lebaran. Ia menegaskan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga keamanan wilayah masing-masing.

Hal tersebut disampaikannya saat Siskamling Warga Jaga Warga, Warga Jaga Kota di Kecamatan Lengkong Kota Bandung pada Kamis 19 Maret 2026 malam.

Menurutnya, periode libur Lebaran merupakan masa rawan karena banyak rumah ditinggalkan pemiliknya. Kondisi tersebut berpotensi dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan jika tidak diantisipasi sejak dini.

“Warga jaga warga, warga jaga kota ini harus benar-benar dihidupkan kembali. Jangan sampai rumah kosong justru menjadi peluang kriminalitas,” kata Farhan.

Selain itu, Farhan juga menyoroti meningkatnya aktivitas remaja saat libur sekolah, terutama yang berkumpul hingga larut malam dengan sepeda motor. Fenomena ini dinilai berpotensi memicu gangguan ketertiban, termasuk aksi geng motor.

Oleh karena itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mengedepankan langkah pencegahan berbasis kewilayahan. Siskamling diharapkan menjadi garda terdepan dalam deteksi dini sehingga ketika aparat turun, penanganan bisa dilakukan lebih cepat dan tepat.

“Dengan penguatan di tingkat lingkungan, Satgas Anti Preman khususnya dalam penanganan geng motor bisa bergerak lebih responsif karena sudah ada informasi awal dari warga,” jelasnya.

Terkait kondisi terkini, Farhan menyebut belum ada kejadian kriminalitas yang signifikan di kawasan permukiman, termasuk terkait rumah kosong. 

Namun, ia mengaku adanya kekhawatiran di beberapa wilayah yang masih menghadapi aktivitas geng motor hingga berujung tawuran dan menimbulkan korban luka.

Pemkot Bandung, lanjutnya, tengah menangani persoalan tersebut secara serius bersama aparat keamanan dan masyarakat. Ia pun mengingatkan agar kejadian serupa yang pernah terjadi di kawasan Cihampelas tidak terulang kembali.

“Kita tidak ingin tragedi seperti di Cihampelas terjadi lagi. Ini menjadi tanggung jawab bersama, baik pemerintah maupun warga,” tegasnya.

Farhan berharap, melalui kolaborasi antara masyarakat dan aparat Kota Bandung tetap aman dan kondusif selama periode libur lebaran.

“Dengan kolaborasi ini, saya harap Kota Bandung tetap aman dan kondusif semasa libur lebaran,” tuturnya. (Deni)
Share:

Langgar SE Wali Kota, Satpol PP Surabaya Temukan Tempat Biliar dan Panti Pijat Tetap Beroperasi saat Ramadan

Langgar SE Wali Kota, Satpol PP Surabaya Temukan Tempat Biliar dan Panti Pijat Tetap Beroperasi saat Ramadan. (Dok. Pemkot Surabaya)

Surabaya, WaraWiri.net - Satpol PP Kota Surabaya menemukan sejumlah tempat hiburan umum yang tetap beroperasi selama bulan Ramadan, meski telah dilarang melalui Surat Edaran (SE) Wali Kota Surabaya Nomor 300/2326/436.8.6/2026 tentang Pedoman Keamanan dan Ketertiban selama Bulan Suci Ramadan dan Hari Raya Idulfitri 2026.

Dalam pengawasan dua hari terakhir, petugas mendapati dua tempat biliar dan satu panti pijat di wilayah Surabaya Barat dan Selatan masih melayani pengunjung, hingga akhirnya dikenai sanksi tindak pidana ringan (tipiring) dan penutupan sementara.

Pada kegiatan tersebut, Satpol PP Surabaya bersinergi dengan Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata (Disbudporapar), Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah dan Perdagangan (Dinkopumdag), serta Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), dengan dukungan TNI-Polri.

Pengawasan dilakukan di sejumlah titik, meliputi toko minuman beralkohol, bar, diskotek, klub malam, hingga tempat biliar dan panti pijat.

Kepala Satpol PP Kota Surabaya, Achmad Zaini, mengatakan bahwa dalam pengawasan rutin tersebut, pihaknya masih menemukan sejumlah tempat usaha yang tetap beroperasi.

“Dalam dua hari ini kami melakukan pengawasan. Setelah sebelumnya menyasar toko alkohol, bar, diskotek, dan klub malam. Kemudian kami perluas ke tempat biliar yang terindikasi masih beroperasi selama Ramadan,” kata Zaini, Kamis (19/3/2026).

Dari hasil pengawasan, petugas mendapati dua tempat biliar yang masih beroperasi di wilayah Surabaya Selatan dan Surabaya Barat. “Kedua tempat tersebut dalam kondisi buka dan terdapat aktivitas pengunjung saat kami lakukan pengecekan,” ujarnya.

Zaini menjelaskan, berdasarkan SE Wali Kota, beberapa tempat biliar memang diperbolehkan beroperasi secara terbatas, khusus untuk latihan olahraga.

“Tempat biliar yang diizinkan harus memiliki surat keterangan dari Disbudporapar, berdasarkan rekomendasi KONI Surabaya serta usulan dari Persatuan Olahraga Bola Sodok Indonesia,” jelasnya.

Selain itu, petugas juga menemukan satu panti pijat di Surabaya Barat yang masih menerima pengunjung. “Kami mendapati panti pijat yang masih buka dan melayani pengunjung saat dilakukan pemeriksaan,” tambahnya.

Dalam kegiatan tersebut, Satpol PP juga melakukan pengecekan perizinan usaha dengan berkoordinasi bersama Disbudporapar sebagai instansi pemberi izin.

Sebagai tindak lanjut, petugas memberikan sanksi kepada pelanggar berupa tipiring, penghentian sementara kegiatan usaha, serta pemasangan stiker pelanggaran.

“Penindakan kami lakukan sesuai ketentuan, mulai dari tipiring hingga penutupan sementara,” tegasnya.

Selain penindakan, Satpol PP Surabaya juga tetap mengedepankan pendekatan persuasif melalui sosialisasi kepada para pelaku usaha.

“Kami terus mengingatkan agar ke depan tidak ada pelanggaran serupa. Kami juga mengapresiasi pelaku usaha yang telah mematuhi aturan dan turut menjaga ketertiban di Kota Surabaya,” pungkasnya. (Slamet)
Share:

Satu Keluarga Jadi Korban Kebrutalan Premanisme di Inhu, Berto: Polisi Harus Proses Hukum Semua Terduga Pelaku

Maskurniawan (kiri) korban dugaan tindak pidana kekerasan yang terjadi di Dusun Kayu Kawan, Desa Sungai Akar, Kecamatan Batang Gansal, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Riau, bersama Kuasa Hukum nya Berto Tumpal Harianja (kanan). (Dok. Istimewa)

Indragiri Hulu, WaraWiri.net – Keluarga Maskurniawan Mendrofa di Dusun Kayu Kawan, Desa Sungai Akar, Kecamatan Batang Gansal, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) diduga telah menjadi korban sekelompok premanisme, ia bersama anak dan istrinya mengalami kekerasan dan penganiayaan.

Selain itu, warung tempat dia berjualan pun turut dijarah hingga mengalami kerugian hingga jutaan rupiah.

Maskurniawan Mendrofa menjelaskan, kronologi yang menimpanya bermula saat dirinya sedang menyusun barang belanjaan di warung nya pada tanggal 13 Desember 2025 sekitar pukul 16.30 WIB yang lalu.

“Tak lama setelah saya selesai merapikan barang-barang, datang segerombolan orang kerumah saya. Dari banyaknya orang itu ada yang dikenal dan ada yang tidak dikenal. Padahal saya tidak pernah ada urusan dengan orang-orang tersebut dan tidak tau apa masalahnya,” kata Maskurniawan Mendrofa dalam keterangannya yang disampaikan Kuasa Hukumnya Berto Tumpal Harianja pada Jum’at (20/3/2026).

Lebih lanjut dia menjelaskan, salah satu dari kelompok tersebut bernama Alius Mendrofa menyuruh untuk menyerang dirinya yang sampai saat ini belum ditangkap pihak kepolisian.

“Setelah Alius Mendrofa menyuruh menyerang, datang Koko Sinaga (nama panggilan) menendang dada saya, disusul Marco Sinaga (nama panggilan) menendang pipi kanan, sambil menyampaikan ‘kubunuh kau’. Kemudian, datang lagi Eltio Nababan memukul pundak kiri saya menggunakan bambu sambil memegang bahan bakar berupa bensin warna biru,” jelasnya.

Tidak selesai sampai disitu, Maskurniawan Mendrofa menambahkan, dalam peristiwa tersebut ada juga seorang bernama Ambarita yang turut memukul dirinya menggunakan rantai hingga mengenai pundak.

“Saat mau dipukul kembali anak saya memeluk saya dan anak saya yang berusia 13 tahun kena pukulan pak Ambarita, kemudian saya menyuruh anak saya lari dan bersembunyi,” imbuh Maskurniawan mengisahkan kejadian tersebut.

Saat mereka lengah, sambung Maskurniawan, ia berusaha lari ke semak-semak dibelakang rumah, saat lari sekitar 700 meter dia terjatuh dan tidak sadarkan diri. Pada pukul 18.30 WIB, dia pun terbangun dan melihat sudah mulai gelap, setelah bangun berusaha untuk berjalan mencari rumah yang bisa untuk bersinggah dan akhirnya berteduh dirumah salah satu warga bernama Gultom.

'Hanya bertahan beberapa waktu, saya kembali pingsan dan sadar kembali sekitar jam 22.00 WIB dan melihat didepan rumah pak Gultom sudah ada parkir mobil Polisi, kemudian saya disusul anak dan istri saya kerumah pak Gultom sambil menangis. Istri saya menceritakan kalau rumah akan dibakar dan saya akan dibunuh supaya selesai masalah kata kelompok preman tersebut,” ungkapnya.

Dalam peristiwa itu, kelompok yang diduga preman tersebut juga merusak bola lampu, peralatan elektronik, menjarah atau mengambil uang sekitar Rp 6 juta, barang-barang jualan, serta merusak sepeda motor miliknya.

Atas kejadian tersebut, kemudian pada tanggal 16 Desember 2025 dia membuat laporan polisi di Polres Indragiri Hulu dengan bukti surat laporan bernomor : LP/B/177/XII/2025/SPKT/POLRES INDRAGIRI HULU/POLDA RIAU.

Berto Tumpal Harianja selaku Kuasa Hukum Maskurniawan Mendrofa mengungkapkan, sejauh ini proses hukum di Polres Indragiri Hulu baru menahan empat orang. Tetapi para pelaku lainnya seperti Alosyus Mendrofa, Toni Zendrato, Haris Mendrofa, Yasiduhu Mendrofa, Murniati Halawa, belum ditangkap pihak Polres Indragiri Hulu.

Menurut Berto Tumpal Harianja, hal ini merupakan tindakan yang sangat kejam dan sadis, karena korban sampai saat ini tidak mengetahui akar permasalahan yang sebenarnya terjadi, dan dapat dikatakan menjadi korban salah sasaran.

"Kami meminta agar Pemerintah Pusat hadir melihat kejadian ini. Pihak Kepolisian juga harus transparan menangani perkara ini, karena didalam laporan klien kami tidak dimasukkan pasal penganiayan terhadap anak dan perempuan, pengerusakan barang, pencurian uang serta pencurian barang-barang milik klien kami,” kata Berto.

Berto yang juga diketahui menjadi dosen hukum itu juga menyampaikan, bahwa pihaknya akan berupaya menempuh upaya lain dengan bersurat kepada Presiden RI, Komisi III DPR RI, Kapolri, Kapolda Riau, Irwasum, Irwasda, Kementrian PPPA serta lembaga terkait lainnya.

"Dalam perkara ini orang yang menyuruh melalukan, orang yang melakukan dan turut melakukan harus diproses semuanya, tidak boleh putus sampai disini, keadilan harus tegak seadil-adilnya,” tutup Berto. (Ilham/Maul)

Share:

Korbrimob Polri Gelar Donor Darah untuk Bantu Pemenuhan Stok PMI

Korbrimob Polri Gelar Donor Darah untuk Bantu Pemenuhan Stok PMI. (Dok. Div Humas Polri)

Depok, WaraWiri.net - Di bulan suci yang penuh berkah, semangat berbagi dan kepedulian terhadap sesama kembali diwujudkan oleh Korps Brimob Polri. Bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI), Korbrimob Polri menggelar kegiatan bakti kesehatan donor darah sebagai bentuk kontribusi nyata dalam membantu pemenuhan stok darah bagi masyarakat yang membutuhkan, khususnya selama bulan suci Ramadan.

Kegiatan kemanusiaan tersebut dilaksanakan pada Senin (16/3/2026) di Gedung Gineung Pratidina, Mako Korbrimob Polri, Kelapadua, Depok, Jawa Barat, dengan melibatkan personel Korbrimob yang secara sukarela mendonorkan darahnya demi membantu masyarakat yang membutuhkan.

Bakti kesehatan ini dipimpin langsung oleh Kabidkesjas Korbrimob Kombes Pol. Bambang Wiji Asmoro, dihadiri para tenaga medis PMI, serta para personel yang ikut berpartisipasi. Kegiatan berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 12.00 WIB

Sebelum melakukan donor darah, para peserta terlebih dahulu menjalani pemeriksaan kesehatan oleh tim medis PMI untuk memastikan kondisi tubuh dalam keadaan sehat dan memenuhi syarat sebagai pendonor.

Melalui kegiatan donor darah ini, Korbrimob Polri berkomitmen untuk terus hadir memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat, khususnya dalam membantu ketersediaan stok darah yang sangat dibutuhkan oleh pasien di berbagai fasilitas kesehatan, terlebih pada bulan Ramadan yang biasanya mengalami peningkatan kebutuhan.

Selain menjadi wujud kepedulian sosial, kegiatan ini juga mencerminkan nilai-nilai kemanusiaan dan semangat pengabdian yang selalu dijunjung tinggi oleh setiap insan Bhayangkara, khususnya di lingkungan Korbrimob Polri.

Dengan semangat kemanusiaan, Korbrimob Polri terus berupaya memberikan manfaat bagi masyarakat luas melalui berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan, sebagai bagian dari implementasi semangat Presisi Polri dalam melayani, melindungi, dan mengayomi masyarakat. (Junaedi)
Share:

47 Perwira Tinggi Polri Naik Pangkat, 1 Perwira Raih Bintang Tiga

47 Perwira Tinggi Polri Naik Pangkat, 1 Perwira Raih Bintang Tiga. (Dok. Div Humas Polri)

Jakarta, WaraWiri.net - Kepolisian Negara Republik Indonesia melaksanakan Upacara Kenaikan Pangkat ke dan dalam golongan Perwira Tinggi (Pati) Polri pada Kamis (19/3/2026), di Rupatama Mabes Polri.

Dalam upacara tersebut, sebanyak 47 personel Polri resmi mendapatkan kenaikan pangkat yang terdiri dari 1 personel naik ke pangkat Komisaris Jenderal Polisi (Komjen) Pol, 14 personel naik ke pangkat Inspektur Jenderal Polisi (Irjen) Pol, serta 32 personel naik ke pangkat Brigadir Jenderal Polisi (Brigjen) Pol, termasuk 2 personel kenaikan pangkat luar biasa (KPLB).

Kenaikan pangkat tertinggi diraih oleh Komjen Pol Dr. Achmad Kartiko, S.I.K., M.H., yang saat ini menjabat sebagai Kalemdiklat Polri.

Sementara itu, sejumlah perwira yang naik ke pangkat Irjen Pol di antaranya Irjen Pol Alfred Papare (Kapolda Papua Barat), Irjen Pol.Moffan Moedji Kawanti (Auditor Kepolisian Utama Tk. I Itwasum Polri), hingga Irjen Pol Asep Guntur Rahayu yang saat ini menjabat sebagai Deputi Bidang Penindakan dan Eksekusi KPK RI.

Pada kenaikan pangkat Brigjen Pol, terdapat puluhan perwira yang menduduki berbagai jabatan strategis, baik di tingkat Mabes Polri maupun di wilayah, termasuk Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol Jermias Rontini serta Wakapolda Papua Brigjen Pol Muhajir.

Selain itu, dua personel menerima kenaikan pangkat luar biasa (KPLB) ke Brigjen Pol, yakni Brigjen Pol Sambas Kurniawan dan Medyanta.

Kepala Divisi Humas Polri, Johnny Eddizon Isir, menyampaikan bahwa kenaikan pangkat ini merupakan bentuk penghargaan institusi atas dedikasi, kinerja, serta pengabdian para perwira tinggi Polri.

“Kenaikan pangkat ini bukan hanya bentuk penghargaan, tetapi juga amanah dan tanggung jawab yang lebih besar untuk terus meningkatkan profesionalisme, integritas, serta pelayanan kepada masyarakat,” ujar Kadivhumas Polri.

Ia menambahkan, Polri berharap para perwira tinggi yang mendapatkan kenaikan pangkat dapat terus memberikan kontribusi terbaik dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, serta mendukung transformasi Polri yang Presisi.

Upacara berlangsung dengan khidmat dan menjadi momentum penting dalam pembinaan karier serta penguatan organisasi Polri ke depan. (Junaedi)
Share:

Gubernur Akmil Pimpin Upacara Bendera Tujuh Belasan dan Apel Pemberangkatan Cuti Lebaran

Gubernur Akmil Pimpin Upacara Bendera Tujuh Belasan dan Apel Pemberangkatan Cuti Lebaran. (Dok. Puspen TNI)

Magelang, WaraWiri.net - Gubernur Akademi Militer Mayjen TNI Rano Tilaar memimpin Upacara Bendera Tujuh Belasan Bulan Maret 2026 sebagai Inspektur Upacara yang diikuti seluruh personel organik Akademi Militer, baik militer maupun Aparatur Sipil Negara (ASN). Upacara yang berlangsung khidmat tersebut digelar di Lapangan Saptamarga Akademi Militer, Magelang.

Dalam amanatnya, Gubernur Akademi Militer menegaskan bahwa Upacara Bendera Tujuh Belasan bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi merupakan momentum untuk memperkuat komitmen pengabdian kepada bangsa dan negara.

Beliau menekankan bahwa sebagai lembaga pendidikan yang mendidik dan melatih calon perwira TNI Angkatan Darat, Akademi Militer harus senantiasa menjadi teladan dalam hal disiplin, loyalitas, integritas, serta profesionalisme.

Lebih lanjut, Gubernur Akmil mengingatkan bahwa saat ini seluruh umat Muslim tengah menjalankan ibadah pada bulan suci Ramadan 1447 Hijriah. Momentum tersebut diharapkan dapat dimaknai sebagai sarana meningkatkan keimanan, ketakwaan, pengendalian diri, serta kepedulian sosial.

Menjelang Hari Raya Idulfitri, seluruh keluarga besar Akademi Militer juga diimbau untuk merayakan secara sederhana, menjaga keamanan serta ketertiban, serta memanfaatkan momen tersebut untuk mempererat tali silaturahmi.

Usai pelaksanaan upacara, kegiatan dilanjutkan dengan apel pemberangkatan cuti Hari Raya yang dipimpin oleh Wakil Gubernur Akademi Militer Brigjen TNI Pramungkas Agus T., S.I.Pem., M.H. Apel tersebut diikuti oleh seluruh personel organik militer dan ASN Akademi Militer, dengan penekanan agar seluruh personel memperhatikan faktor keamanan selama perjalanan serta tetap menjaga keamanan pangkalan dan lingkungan asrama selama pelaksanaan cuti Lebaran. (Ilham)
Share:

Mudik Gratis Lewat Laut, KRI Banda Aceh-593 Sandar di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang

Mudik Gratis Lewat Laut, KRI Banda Aceh-593 Sandar di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang. (Dok. Puspen TNI)

Semarang, WaraWiri.net - Program mudik gratis melalui jalur laut yang digelar TNI Angkatan Laut kembali menjadi solusi alternatif bagi masyarakat yang ingin pulang ke kampung halaman dengan aman dan nyaman. Kapal Perang Republik Indonesia KRI Banda Aceh-593 yang mengangkut ribuan pemudik sandar di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Rabu (18/3/2026).

Kedatangan para pemudik disambut langsung Wali Kota Semarang yang diwakili oleh Pj. Sekda Kota Semarang Budi Prakoso, S.T., M.T. bersama Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal) Semarang Kolonel Marinir Sabprowanto, S.H., M. Sc. serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Semarang. Suasana hangat dan penuh antusias terlihat saat para pemudik turun dari kapal setelah menempuh perjalanan dari Jakarta.

Program mudik gratis TNI Angkatan Laut ini merupakan tindak lanjut arahan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali, S.E., M.M., M.Tr.Opsla yang menekankan pentingnya menghadirkan alternatif transportasi yang aman dan nyaman bagi masyarakat selama periode mudik Lebaran. Selain memberikan kemudahan bagi masyarakat, program ini juga diharapkan mampu membantu mengurangi kepadatan arus kendaraan di jalur darat sekaligus menekan risiko kecelakaan selama musim mudik.

Dalam program tersebut, TNI AL menyiapkan Kapal Perang Republik Indonesia untuk mengangkut para pemudik beserta kendaraan roda dua secara gratis dengan beberapa rute pelayaran, di antaranya Jakarta menuju Semarang dan Surabaya, serta rute Jakarta menuju Bangka Belitung.

KRI Banda Aceh-593 yang melayani rute Jakarta-Semarang-Surabaya sebelumnya diberangkatkan dari Dermaga Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil), Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Selasa (17/3/2026). Pada pelayaran ini, KRI Banda Aceh-593 mengangkut sekitar 1447 pemudik beserta 327 unit sepeda motor. Dari jumlah tersebut, sekitar 707 orang merupakan masyarakat Kota Semarang dan wilayah sekitarnya yang memanfaatkan program mudik gratis melalui jalur laut ini.

Untuk memberikan kemudahan bagi para pemudik yang tidak membawa kendaraan pribadi, Lanal Semarang juga menyiapkan armada bus yang akan mengantarkan mereka menuju sejumlah titik transportasi lanjutan, seperti Stasiun Poncol, Stasiun Tawang, maupun Terminal Terboyo, sehingga para pemudik dapat melanjutkan perjalanan menuju kampung halaman masing-masing.

Melalui program ini, TNI Angkatan Laut menegaskan komitmennya untuk terus mendukung kebijakan pemerintah dalam membantu kelancaran arus mudik nasional, sekaligus meningkatkan aspek keamanan dan keselamatan masyarakat selama perjalanan menuju kampung halaman. (Ilham)
Share:

Kawal Keselamatan Mudik Lebaran 2026, BMKG Pastikan Kesiapan Layanan Informasi Cuaca Terintegrasi

Kawal Keselamatan Mudik Lebaran 2026, BMKG Pastikan Kesiapan Layanan Informasi Cuaca Terintegrasi. (Dok. BMKG)

Tangerang, WaraWiri.net - Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Teuku Faisal Fathani, melakukan rangkaian kunjungan kerja untuk meninjau kesiapan posko pelayanan mudik Lebaran 2026, Rabu (18/03/2026).

Peninjauan difokuskan pada dua titik strategis, yakni Bandara Internasional Soekarno-Hatta dan Pelabuhan Tanjung Priok, guna memastikan seluruh data cuaca tersampaikan secara akurat dan terintegrasi demi menjamin keselamatan pemudik.

Kegiatan diawali di Stasiun Meteorologi Soekarno-Hatta untuk mengecek kesiapan Alat Operasional Utama (Aloptama) yang akan bekerja ekstra selama periode angkutan Lebaran. Selanjutnya, Kepala BMKG mengunjungi Posko Angkutan Lebaran di Terminal 1 dan Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta untuk memantau situasi penerbangan dan kesiapan posko. Selain itu, dilakukan pengecekan langsung terhadap pelayanan informasi kepada masyarakat.

Pengecekan kesiapan ini dilakukan bersama dengan Wamenhub Suntana dan WamenPANRB Purwadi Arianto serta jajaran Angkasa Pura Regional 1 yaitu CEO Regional 1 PT Angkasa Pura Indonesia I Wayan Darma, General Manager CGK Heru Karyadi, Airport Operation Strategy & Policy Group Head Heriyanto Wibowo, Direktur Teknik Angkasa Pura Lukman F. Laisa serta Asdep Asset Management CGK Trisna Wijaya.

Dalam peninjauan di Terminal 3, Wamenhub Suntana menekankan bahwa kunci keberhasilan mudik tahun ini terletak pada integrasi layanan yang responsif.

“Bahwa pelayanan publik, khususnya pelayanan transportasi, itu berjalan dengan baik. Yang kedua, saya memastikan juga bahwa pelayanan di sini sudah terintegrasi, bisa merespon dengan cepat, tulus melayani, sehingga menyelesaikan permasalahan-permasalahan yang muncul dalam kegiatan kita melayani publik secara nasional,” ungkapnya di hadapan personel posko.

Ia juga menambahkan harapannya agar layanan tetap maksimal dengan respon cepat terhadap dinamika yang ada. “Semoga pusat informasi ini bisa menjadi solusi bagi masyarakat agar mereka bisa menjalankan mudik dengan tenang dan lega.”

Terkait kondisi atmosfer, Teuku Faisal Fathani menyampaikan bahwa cuaca di wilayah Bandara Soekarno-Hatta diprediksi cukup mendukung mobilitas udara.

“Secara umum sampai tanggal 30, cuaca terpantau cukup baik dan kondusif. Ada berawan dan juga hujan ringan,” jelasnya.

Meski demikian, ia menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap fenomena alam di wilayah lain, seperti adanya Siklon Nuri di Utara Papua dan bibit siklon di Selatan Papua yang memengaruhi pergerakan massa udara secara luas.

Selain transportasi udara, pengecekan kesiapan posko Lebaran juga dilakukan di Pelabuhan Tanjung Priok untuk mengawal keselamatan dan memberikan kenyamanan selama pelayaran. Kunjungan ini dilakukan bersama WamenPANRB, Wamenhub, serta jajaran pimpinan PT Pelni dan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP).

Dalam peninjauan tersebut, WamenPANRB Purwadi Arianto turut mengapresiasi pelayanan petugas selama Idulfitri dan berharap agar pelayanan dapat berjalan secara terintegrasi. “Hal ini menjadi tujuan kami untuk melihat bagaimana petugas dapat merespons permasalahan dengan cepat sehingga kualitas pelayanan publik akan lebih baik dan prima,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala BMKG memaparkan mekanisme pemantauan cuaca maritim yang dilakukan secara kontinu, mencakup parameter tinggi gelombang, kecepatan arus, hingga kecepatan angin yang berpotensi memengaruhi stabilitas kapal penyeberangan. Untuk mendukung akurasi, BMKG telah menempatkan peralatan monitoring cuaca otomatis di sejumlah armada kapal.

“Kami terus bersiaga memantau kondisi maritim. Di beberapa kapal juga kami memasang alat untuk terus memantau pergerakan kapal dan cuaca di sepanjang perjalanan,” tegas Faisal. Data dari instrumen tersebut terintegrasi langsung dengan sistem informasi di KSOP sebagai panduan operasional guna memitigasi risiko cuaca ekstrem.

Di sisi lain, pemerintah juga memberikan dukungan kenyamanan berupa peningkatan stimulus ekonomi melalui kenaikan diskon tiket kapal dari 20 persen menjadi 30 persen.

Dalam arahannya, Faisal senantiasa menekankan bahwa peran institusi tidak hanya terbatas pada informasi cuaca mudik, tetapi juga sebagai penyokong utama pembangunan nasional. Data BMKG menjadi fondasi strategis mulai dari keselamatan transportasi, swasembada pangan melalui penentuan musim tanam, hingga penguatan ketahanan air nasional di ratusan bendungan di seluruh Indonesia.

Melalui penguatan sistem observasi dan integrasi data di jalur strategis seperti Soekarno-Hatta dan Tanjung Priok, BMKG berkomitmen menyukseskan arahan Presiden agar mudik Lebaran 2026 berjalan lancar, aman, dan berkesan bagi seluruh masyarakat. (Zikry)
Share:






ADVERTISING

ADVERTISING