Maksimalkan Pemulihan Aset, Hasil Lelang Maret 2026 Raup Rp10,9 Miliar

Maksimalkan Pemulihan Aset, Hasil Lelang Maret 2026 Raup Rp10,9 Miliar. (Dok. KPK)

Jakarta, WaraWiri.net - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus berupaya mengoptimalkan pemulihan aset hasil tindak pidana korupsi, salah satunya melalui pelaksanaan lelang barang rampasan periode Maret 2026. Dari proses lelang yang digelar secara terbuka, nilai laku lelang tercatat sebesar Rp10,922 miliar dan seluruhnya disetorkan ke kas negara.

“Capaian ini mencerminkan efektivitas upaya pemulihan aset yang tidak hanya berorientasi pada penindakan, tetapi juga memastikan aset hasil korupsi dapat kembali dimanfaatkan bagi kepentingan publik," papar Direktur Pelacakan Aset, Pengelolaan Barang Bukti dan Eksekusi (Labuksi) KPK, Mungki Hadipratikno di Jakarta.

KPK turut mengapresiasi masyarakat yang telah berpartisipasi aktif dalam lelang pada Rabu, 11 Maret 2026 lalu. Selain itu, KPK mengapresiasi Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) atas sinergi dan dukungan dalam penyelenggaraan lelang secara profesional dan akuntabel.

Meskipun dilaksanakan secara daring melalui mekanisme open bidding, Mungki menuturkan pelaksanaan lelang tetap berlangsung kompetitif dengan partisipasi lebih dari 350 penawar. Dari total 26 lot yang ditawarkan, sebanyak 15 lot berhasil terjual, terdiri dari 11 lot barang bergerak dan 4 lot barang tidak bergerak.

Secara rinci, nilai laku lelang barang bergerak mencapai Rp719 juta, yang meliputi mobil, motor, sepeda, tas, jam tangan, dan telepon genggam. Sementara itu, barang tidak bergerak berupa tanah serta tanah dan bangunan yang mendominasi nilai lelang dengan total Rp10,266 miliar.

Adapun sebelumnya, total nilai penawaran sempat mencapai Rp10,985 miliar. Namun demikian, terdapat dua wanprestasi pada dua lot barang berupa telepon genggam dengan total nilai Rp62,8 juta, sehingga nilai final yang tercatat menjadi Rp10,922 miliar.

“Pengelolaan barang sitaan dan rampasan tidak hanya berhenti pada aspek penegakan hukum, tetapi juga memastikan nilai ekonominya dapat kembali kepada negara secara optimal. Ini bagian penting dari strategi asset recovery KPK,” ujar Mungki.

Ia juga menambahkan bahwa tingginya partisipasi masyarakat menjadi indikator meningkatnya kepercayaan publik terhadap proses lelang yang transparan.

“Kami melihat antusiasme masyarakat terus meningkat. Hal ini tidak lepas dari upaya KPK menjaga kualitas barang, keterbukaan informasi, serta kemudahan akses melalui sistem lelang daring,” tambah Mungki.

Dalam proses lelang barang rampasan, KPK selalu mengedepankan asas transparansi, akuntabilitas, dan kepatuhan hukum. Salah satunya melalui tahapan aanwijzing, yang memberikan kesempatan kepada calon peserta untuk melihat langsung kondisi barang sebelum mengikuti lelang.

Sebagai catatan, sepanjang tahun 2025 KPK telah melaksanakan empat kali lelang dengan total nilai mencapai Rp109,8 miliar—menjadi capaian tertinggi dalam lima tahun terakhir. Nilai tersebut merupakan bagian dari total asset recovery KPK tahun 2025 sebesar Rp1,53 triliun.

KPK kini tengah mempersiapkan pelaksanaan lelang tahap berikutnya, yang direncanakan pada Juni 2026. Persiapan dilakukan dengan memastikan proses penilaian (appraisal) aset berjalan optimal.

Tujuannya, nilai limit yang ditetapkan tetap wajar dan sesuai standar. Melalui upaya ini, KPK menegaskan bahwa setiap aset hasil tindak pidana korupsi harus kembali kepada negara dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat luas. (Slamet)
Share:

Komisi III DPR Desak Tegakan Keadilan Substantif dalam Kasus Amsal Sitepu

Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman dalam Rapat Terbatas Komisi III DPR RI bersama para Kapoksi di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta. (Dok. DPR RI)

Jakarta, WaraWiri.net - Komisi III DPR RI mendesak aparat penegak hukum untuk mengedepankan keadilan substantif dalam penanganan kasus Amsal Christy Sitepu yang tengah bergulir di Pengadilan Negeri Medan. Komisi yang membidangi hukum tersebut menilai, pendekatan hukum dalam perkara tersebut perlu mempertimbangkan fakta persidangan serta karakteristik pekerjaan di sektor industri kreatif.

Sebab itu, Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman menyampaikan, penanganan perkara yang melibatkan kerja kreatif seperti produksi video tidak dapat disamakan dengan sektor yang memiliki standar harga baku. Penilaian terhadap dugaan kerugian negara, jelasnya, perlu dilakukan secara hati-hati agar tidak menimbulkan kesimpulan yang keliru.

“Komisi III mengingatkan agar dalam kasus saudara Amsal Christy Sitepu, para penegak hukum perlu mendepankan penegakan keadilan substantif daripada sekadar kepastian hukum formalistik," tegas Habiburokhman dalam Rapat Terbatas Komisi III DPR RI bersama para Kapoksi di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Senin (30/03/2026).

Lebih lanjut, paparnya, Komisi III DPR juga menegaskan dukungannya terhadap upaya pemberantasan korupsi yang dilakukan aparat penegak hukum. Namun, nilainya, upaya tersebut tidak seharusnya hanya berorientasi pada pemidanaan, melainkan juga memaksimalkan pengembalian kerugian keuangan negara.

Legislator dari Fraksi Partai Gerindra itu menjelaskan langkah penegakan hukum perlu mempertimbangkan dampaknya terhadap iklim industri kreatif. Ia pun mengingatkan agar proses hukum yang berjalan tidak menimbulkan preseden yang justru menghambat perkembangan sektor tersebut.

“Komisi III meminta agar penegak hukum mempertimbangkan keputusan pengadilan tidak menjadi preseden yang kontraproduktif terhadap iklim industri kreatif di Indonesia," ujar dia.

Menanggapi, Amsal Christy Sitepu menyampaikan rasa syukur atas perhatian Komisi III DPR RI terhadap perkara yang sedang dihadapinya. Ia berharap langkah tersebut dapat membantu menghadirkan rasa keadilan melalui proses hukum yang objektif dan proporsional.

“Saya berterima kasih atas perhatian Komisi III. Hari ini saya datang mencari keadilan karena saya hanya menjual pekerjaan saya," ujar Amsal.

Ia pun mengutarakan kekhawatirannya terhadap dampak kasus tersebut bagi para pekerja di sektor industri kreatif. Baginya, kriminalisasi terhadap pekerjaan kreatif berpotensi menimbulkan ketakutan bagi generasi muda yang berusaha berkarya dan bekerja secara profesional di bidang tersebut.

“Saya takutkan jika hal ini terjadi, anak-anak muda yang bekerja kreatif di Indonesia jadi takut untuk mengembangkan diri di dunia kreatif," pungkasnya. (Dimas)
Share:

Eddy Soeparno Dorong Penguatan RUU Ketenagalistrikan di Tengah Krisis Energi

Anggota Komisi XII DPR RI Eddy Soeparno, dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Komisi XII DPR RI bersama Masyarakat Ketenagalistrikan Indonesia (MKI) di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. (Dok. DPR RI)

Jakarta, WaraWiri.net - Anggota Komisi XII DPR RI Eddy Soeparno menegaskan pentingnya penguatan RUU Ketenagalistrikan sebagai fondasi ketahanan energi nasional. Hal tersebut disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Komisi XII DPR RI bersama Masyarakat Ketenagalistrikan Indonesia (MKI) di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (30/3/2026).

“Tadi yang disampaikan beberapa masukan saya kira sangat baik untuk penguatan dari Rancangan Undang-Undang Ketenagalistrikan yang memang akan menjadi salah satu tugas untuk kami bahas dan kami sahkan. Mengingat aspek kelistrikan ini menjadi sangat penting, apalagi sekarang ini saya kira kondisi yang ada di Timur Tengah, krisis energi yang mengintai itu semakin membuktikan bahwa ternyata listrik itu merupakan salah satu upaya kita untuk meningkatkan ketahanan energi yang kita miliki saat ini,” tuturnya dalam rapat tersebut.

Ia menilai ketergantungan Indonesia terhadap impor energi fosil,seperti minyak mentah, LPG, dan gas, masih cukup tinggi. Kondisi geopolitik global yang bergejolak dinilai semakin menegaskan urgensi penguatan sektor ketenagalistrikan sebagai penopang utama ketahanan energi nasional.

Lebih lanjut, Edi menekankan bahwa percepatan transisi energi saat ini paling realistis dilakukan melalui sektor kelistrikan. Pasalnya, sektor energi secara umum masih sangat bergantung pada bahan bakar fosil yang belum sepenuhnya memiliki alternatif pengganti.

“Ini kami, saya kira semua teman-teman di Komisi XII mendukung upaya ini sejalan dengan target kita untuk mencapai net zero emission 2060 atau lebih awal,” lanjutnya.

Ia menambahkan, pembahasan RUU Ketenagalistrikan menjadi momentum penting untuk memperkuat arah kebijakan energi nasional agar lebih berkelanjutan dan adaptif terhadap dinamika global. Dengan regulasi yang tepat, sektor ketenagalistrikan diharapkan mampu menjadi tulang punggung dalam mendorong kemandirian energi sekaligus menjaga stabilitas pasokan listrik bagi masyarakat. (Dimas)
Share:

Nuon Dorong Perkembangan Ekosistem Digital Lifestyle, Tangkap Potensi Pasar Nasional

CEO Nuon Aris Sudewo memberikan sambutan dalam agenda Nuon Media Update 2026. (Dok. Telkom Indonesia)

Jakarta, WaraWiri.net - PT Nuon Digital Indonesia (Nuon) yang merupakan salah satu operating company PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) mempertegas perannya sebagai lokomotif pertumbukhan ekosistem digital lifestyle nasional dalam agenda Nuon Media Update 2026, yang diselenggarakan beberapa waktu lalu. Di tengah proyeksi pertumbuhan industri hiburan digital yang signifikan, Nuon memosisikan diri sebagai platform penghubung antara konten, distribusi, dan monetisasi untuk menangkap potensi nilai ekonomi yang selama ini belum optimal tergarap di dalam negeri.

Laporan e-Conomy SEA 2025 memproyeksikan sektor media online Indonesia mencapai USD 10–12 miliar pada 2026–2027. Dengan lebih dari 190 juta konsumen digital dan sekitar 175 juta pemain gim aktif, Indonesia merupakan salah satu pasar digital terbesar di kawasan. Namun demikian, sebagian monetisasi konten digital masih terkonsentrasi pada platform global, menciptakan value leakage yang membatasi optimalisasi nilai tambah domestik.

CEO Nuon Aris Sudewo, menyatakan bahwa posisi Nuon berada pada titik krusial rantai nilai digital, yakni di sisi distribusi dan monetisasi. “Kekuatan utama Nuon terletak pada penguasaan simpul distribusi digital. Dengan dukungan infrastruktur konektivitas terbesar di Indonesia, kami berada pada posisi strategis untuk menghubungkan konten, pengguna, dan monetisasi dalam satu ekosistem yang utuh. Kami memikul mandat untuk menekan value leakage sekaligus memastikan ekosistem digital nasional tumbuh secara mandiri dan berkelanjutan. Indonesia tidak boleh hanya menjadi pasar digital terbesar, kita harus menjadi tuan rumah di negeri sendiri,” ujar Aris.

Keunggulan kompetitif Nuon bertumpu pada kemampuannya mengintegrasikan penciptaan IP, distribusi platform, sistem pembayaran, serta pemanfaatan insight perilaku konsumen dalam satu ekosistem yang saling terhubung. Dengan dukungan ekosistem digital TelkomGroup yang mencakup lebih dari 158 juta pengguna seluler dan 11 juta broadband households, serta potensi addressable market lainnya yang mencapai 182 juta pengguna seluler dan lebih dari 4 juta broadband households, Nuon tidak sekadar memperluas jangkauan, tetapi mengoptimalkan konversi, retensi, dan monetisasi secara end-to-end. Integrasi ini menciptakan model bisnis berbasis ecosystem flywheel yang meningkatkan nilai ekonomi per-pengguna secara berkelanjutan.

Melalui integrasi Direct Carrier Billing (DCB), Nuon juga membuka jalur pembayaran alternatif yang menjangkau segmen unbanked dan underbanked. Skema ini tidak hanya memperluas akses konsumen terhadap konten digital premium, tetapi juga memperbesar potensi konversi dan revenue stream bagi kreator serta mitra konten.

Saat ini, Nuon mengelola distribusi gim dan top-up digital melalui UPOINT.ID serta penyediaan voucher gim ke berbagai operator dan mitra distribusi nasional. Di lini musik, Nuon menghadirkan Langit Musik dan Langitku sebagai platform streaming dan agregasi, didukung dengan layanan musik latar PlayUp untuk memperluas monetisasi musisi lokal. Nuon juga mengembangkan layanan Gaming-on-Demand HELD yang tengah memasuki tahap playtest, serta layanan ticketing melalui Tiketapasaja.com untuk memperkuat lini live experiences.

Pengembangan IP lokal menjadi fokus strategis 2026 guna meningkatkan kepemilikan aset kreatif domestik dan daya saing global. Sinergi antarlini ini membentuk ekosistem terintegrasi yang meningkatkan user lifetime value sekaligus memperkuat posisi Nuon dalam rantai nilai digital nasional.

“Dengan struktur bisnis yang terintegrasi dari penciptaan IP hingga monetisasi, Nuon berkembang menjadi strategic digital asset dalam portofolio Telkom Group. Model ini tidak hanya memperluas revenue stream non-konektivitas, tetapi juga memperkuat kendali atas nilai ekonomi digital domestik. Dalam jangka panjang, integrasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan daya saing industri kreatif nasional sekaligus mendorong kontribusi ekonomi digital terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia secara berkelanjutan,” tutup Aris. (Bambang)
Share:

Kemenhut-JICA Setuju Perkuat Kejasama Indonesia-Jepang di Sektor Kehutanan

Kemenhut-JICA Setuju Perkuat Kejasama Indonesia-Jepang di Sektor Kehutanan. (Dok. Kemenhut)

Jepang, WaraWiri.net - Menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan hubungan kerjasama bilateral antara Indonesia-Jepang, Kementerian Kehutanan Republik Indonesia (Kemenhut) melaksanakan pertemuan dengan Japan International Cooperation Agency (JICA).

Kedua pihak sepakat untuk memperkuat kerja sama strategis di bidang kehutanan, khususnya dalam mendukung agenda pengendalian perubahan iklim, rehabilitasi degradasi lahan, serta pengelolaan kawasan konservasi berkelas dunia.

Kesepakatan ini mengemuka dalam pertemuan antara Raja Juli Antoni, Menteri Kehutanan dengan Yoshifumi Yoshikawa, Senior Vice President JICA. Turut mendampingi Menteri Kehutanan dalam pertemuan tersebut, yakni Ristianto Pribadi selaku Kepala Biro Humas dan Kerja Sama Luar Negeri, Ahmad Munawir selaku Direktur Konservasi Spesies dan Genetik, serta Ima Yudin Rayaningtyas selaku Atase Kehutanan KBRI Tokyo.

Pertemuan berlangsung secara konstruktif. Kedua pihak menegaskan komitmen bersama untuk memperluas kolaborasi yang telah terjalin selama ini, sekaligus menjajaki peluang kerja sama baru yang lebih inovatif dan berdampak.

Dalam pertemuan tersebut, Menteri Kehutanan menegaskan bahwa Pemerintah Indonesia, di bawah arahan Presiden Prabowo Subianto, memiliki komitmen kuat dalam pengendalian perubahan iklim dan percepatan rehabilitasi lahan terdegradasi sebagai bagian dari upaya menjaga keberlanjutan lingkungan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Kemenhut menyampaikan visi besar dalam mengembangkan kawasan konservasi Indonesia menjadi World Class National Park, yang tidak hanya unggul dalam perlindungan keanekaragaman hayati, tetapi juga dalam tata kelola, praktik terbaik ekowisata, serta kontribusi terhadap ekonomi lokal dan global.

Selain itu, Kemenhut mengajak JICA untuk bersama-sama memperkuat inisiatif World Mangrove Center sebagai jembatan bagi upaya global dalam rehabilitasi, riset, edukasi, dan inovasi pengelolaan ekosistem mangrove. Inisiatif ini diharapkan menjadi rujukan internasional dalam upaya mitigasi dan adaptasi perubahan iklim berbasis alam.

JICA menyambut baik berbagai inisiatif tersebut dan menyatakan kesiapan untuk terus mendukung Indonesia melalui kerja sama teknis, pendanaan, serta pertukaran pengetahuan dan teknologi. Dukungan JICA selama ini dinilai telah memberikan kontribusi nyata dalam berbagai program kehutanan di Indonesia, termasuk pengelolaan sumber daya hutan yang berkelanjutan dan penguatan kapasitas kelembagaan.

Pertemuan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat kemitraan Indonesia–Jepang di sektor kehutanan, sekaligus menegaskan peran strategis kerja sama internasional dalam menjawab tantangan global terkait perubahan iklim dan degradasi lingkungan.

Penguatan kerjasama teknis kehutanan dengan JICA menjadi salah satu program untuk memperkuat hubungan Indonesia-Jepang dan menjadi bagian dari rangkaian kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo Subianto ke Jepang. (Isna)
Share:

Halalbihalal Kemenko PMK–Kemenko PM, Menko PMK Ajak Perkuat Kolaborasi dan Optimisme

Halalbihalal Kemenko PMK–Kemenko PM, Menko PMK Ajak Perkuat Kolaborasi dan Optimisme. (Dok. Kemenko PMK)

Jakarta, WaraWiri.net - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno menegaskan pentingnya memperkuat soliditas dan optimisme dalam menghadapi tantangan global melalui momentum Halalbihalal bersama antara Kemenko PMK dan Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Kemenko PM) yang digelar di Aula Heritage Kemenko PMK, Jakarta, pada Senin (30/3/2026).

Dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan, Menko PMK menyampaikan ucapan Selamat Idulfitri sekaligus permohonan maaf kepada seluruh jajaran. Momentum ini dimanfaatkan untuk memperkuat kebersamaan antarpegawai serta mempererat sinergi lintas kementerian.

“Selamat Idulfitri, mohon maaf lahir dan batin. Saya memohon maaf atas segala kekhilafan,” ujar Pratikno.

Menko PMK menekankan bahwa seluruh jajaran Kemenko PMK-Kemenko PM merupakan satu keluarga besar yang memiliki tanggung jawab bersama dalam menjalankan visi dan misi Presiden Prabowo Subianto. Ia mengajak seluruh pegawai untuk terus memperkuat kolaborasi dan semangat kerja dalam menghadapi dinamika global.

“Kita adalah satu keluarga yang menjalankan visi dan misi yang sudah dicanangkan oleh Bapak Presiden. Kita optimis Indonesia kuat dan mampu menghadapi krisis global yang tidak ringan, tetapi kita mampu menghadapi dengan kokoh, sekaligus kita manfaatkan untuk transformasi. Ini adalah momentum untuk bekerja lebih baik,” tegasnya.

Kegiatan Halalbihalal ini turut dihadiri oleh Menko PM Muhaimin Iskandar beserta jajaran pejabat dan para pegawai. Dalam kesempatan tersebut, Menko PM juga menyampaikan sambutan serta ucapan Selamat Idulfitri dan permohonan maaf kepada seluruh jajaran yang hadir.

Acara berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban, ditandai dengan sesi bersalaman antara pimpinan dan seluruh pegawai sebagai simbol saling memaafkan dan memperkuat kebersamaan. Momentum ini menjadi penguat semangat kolaborasi dalam mendukung pelaksanaan program pembangunan manusia dan kebudayaan ke depan. (Ros)
Share:

BGN: Dari Rp268T, 93% Anggaran Digunakan Langsung untuk Bantuan MBG

BGN: Dari Rp268T, 93% Anggaran Digunakan Langsung untuk Bantuan MBG. (Dok. BGN)

Jakarta, WaraWiri.net - Badan Gizi Nasional (BGN) berkomitmen penuh dalam mengelola anggaran secara transparan dan berorientasi pada manfaat langsung bagi masyarakat. Berdasarkan alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) BGN mendapatkan kucuran dana sebesar Rp268 triliun, bukan Rp335 triliun. Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana pada Senin (30/3).

“Anggaran berbasis undang-undang APBN, BGN mendapatkan anggaran sebesar Rp268 triliun. Jadi kalau ada yang menyampaikan bahwa kita memiliki anggaran Rp335 triliun itu tidak benar”, tegas Dadan.

Dana Rp335 triliun yang selama ini diketahui publik berasal dari Dana Standby BA BUN (Bagian Anggaran Bendahara Umum Negara) yang dikeluarkan dari kebijakan presiden untuk dana cadangan sebesar Rp67 triliun.

Sebanyak 93% dari total alokasi APBN sebesar Rp268 triliun yang dikelola BGN, dialokasikan untuk Bantuan Pemerintah dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Dadan menjelaskan bahwa sebagian besar anggaran tersebut digunakan untuk mendukung operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di seluruh Indonesia. Dari Rp249 triliun sebanyak 70% digunakan untuk membeli bahan baku. Sehingga itu menguntungkan petani, peternak, nelayan, UMKM, dan lain-lain. Sebanyak 20% digunakan untuk operasional seperti listrik, sewa kendaraan, termasuk gaji relawan. Sampai saat ini sudah mencapai lebih dari 1,2 juta relawan SPPG yang tersebar di seluruh Indonesia dan mendapatkan penghasilan antara 2,4 juta - 3,2 juta per bulan

“Mayoritas anggaran kami langsung disalurkan untuk program MBG, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” ujar Dadan.

BGN juga memberikan perhatian terhadap kesejahteraan relawan yang menjadi bagian penting dalam rantai distribusi MBG, dengan dukungan insentif yang disesuaikan dengan beban kerja di lapangan.

Dengan komposisi anggaran yang berfokus pada pemenuhan kebutuhan langsung, BGN menegaskan bahwa program MBG dirancang tidak hanya sebagai intervensi gizi, tetapi juga sebagai instrumen penguatan ekonomi lokal melalui penyerapan bahan baku dan tenaga kerja.

BGN akan terus memastikan pengelolaan anggaran dilakukan secara akuntabel, efektif, dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas gizi masyarakat Indonesia. (Tedy)
Share:

Hadiri Penutupan Posko Mudik, BMKG Ungkap Cuaca Mudik dan Arus Balik Lebaran 2026 Relatif Kondusif

Hadiri Penutupan Posko Mudik, BMKG Ungkap Cuaca Mudik dan Arus Balik Lebaran 2026 Relatif Kondusif. (Dok. BMKG)

Jakarta, WaraWiri.net - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menegaskan perannya dalam mendukung kelancaran dan keselamatan Angkutan Lebaran 2026 melalui penyediaan informasi cuaca yang akurat, pemantauan atmosfer secara berkelanjutan, serta langkah mitigasi cuaca ekstrem di berbagai wilayah strategis. Hal tersebut disampaikan Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, dalam acara Penutupan Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu Tahun 2026 (1447 H) yang digelar di Ruang Mataram, Kantor Pusat Kementerian Perhubungan, Jakarta, Senin (30/3/2026).

“BMKG harus bekerja terus dan menempatkan personel di titik-titik krusial di pelabuhan penyeberangan, terminal, bandara, dan juga di jalan tol,” ujar Faisal.

Ia menjelaskan bahwa kondisi cuaca selama periode mudik dan arus balik Lebaran 2026 secara umum berlangsung kondusif, meskipun masih berada dalam fase peralihan musim (pancaroba) yang berpotensi menimbulkan hujan disertai angin kencang di beberapa wilayah.

“Dari catatan kami, kondisi cuaca di periode mudik dan arus balik ini cukup kondusif meskipun masih dalam periode pancaroba. Jadi, masih ada potensi hujan yang disertai angin kencang di beberapa tempat,” jelas Faisal.

Sebagai upaya mitigasi cuaca ekstrem, BMKG juga melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di sejumlah wilayah strategis, meliputi DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Sumatera Utara. Operasi ini bertujuan untuk mengurangi intensitas curah hujan serta meminimalkan potensi gangguan terhadap kelancaran arus mudik dan arus balik.

Dari aspek kelautan, BMKG mencatat tinggi gelombang laut secara umum berada pada kategori sedang, yakni berkisar antara 1 hingga 2 meter, sehingga masih relatif aman untuk aktivitas pelayaran. Namun demikian, dinamika atmosfer selama periode Lebaran turut dipengaruhi oleh keberadaan dua siklon tropis, yaitu Siklon Nuri di wilayah utara Papua dan Siklon Narel di Australia bagian utara.

Sementara itu, Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, menyampaikan apresiasi atas laporan yang komprehensif dari berbagai sektor, mulai dari darat, laut, udara, hingga kondisi lalu lintas. Menurutnya, penyelenggaraan Angkutan Lebaran 2026 merupakan hasil kerja kolaboratif lintas sektor yang berjalan dengan baik.

“Alhamdulillah dapat berlangsung dengan lancar, aman, dan tertib berkat kerja sama serta koordinasi yang erat antar seluruh stakeholders,” tutur Dudy.

Lebih lanjut, Dudy melaporkan bahwa berdasarkan hasil pemantauan selama masa operasional Posko Angkutan Lebaran pada 13 hingga 29 Maret 2026 (17 hari), tercatat jumlah pergerakan masyarakat mencapai 147,55 juta orang, meningkat 2,53 persen dibandingkan hasil survei sebelumnya. Sementara itu, jumlah penumpang angkutan umum mencapai 23,54 juta orang atau naik 10,87 persen dibandingkan tahun lalu.

Meski demikian, capaian tersebut tetap menjadi bahan evaluasi untuk peningkatan layanan ke depan, termasuk dalam aspek informasi cuaca. “Semoga keadaan ini dapat terus kita tingkatkan di masa mendatang. Lebaran ke depan akan semakin mendekati puncak musim hujan, harapannya kita juga dapat mempersiapkan diri dengan lebih baik,” tegasnya.

Melalui penguatan layanan informasi cuaca, dukungan operasi mitigasi, serta koordinasi lintas sektor, BMKG menegaskan komitmennya untuk terus mendukung keselamatan masyarakat dan kelancaran mobilitas nasional, khususnya pada periode Angkutan Lebaran. (Budi)
Share:

Kemenkomdigi Panggil Google dan Meta Soal Kepatuhan PP TUNAS

Kemenkomdigi Panggil Google dan Meta Soal Kepatuhan PP TUNAS. (Dok. Kemenkomdigi)

Jakarta, WaraWiri.net - Kementerian Komunikasi dan Digital memanggil Google dan Meta (Facebook, Instagram, dan Threads) untuk menjalani pemeriksaan terkait kepatuhan terhadap ketentuan pelindungan anak dalam Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak (PP TUNAS).

Pemanggilan ini adalah upaya pemerintah memastikan platform digital memenuhi kewajiban pelindungan anak, khususnya dalam membatasi penggunaan akun oleh pengguna di bawah usia 16 tahun.

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menegaskan bahwa langkah ini dilakukan untuk menjaga ruang digital tetap aman bagi anak.

“Pemanggilan ini adalah bagian dari proses penegakan hukum yang terukur dan sesuai prosedur. Negara hadir dan tegas. Tidak ada toleransi terhadap ketidakpatuhan yang berpotensi membahayakan anak di ruang digital,” tegas Menkomdigi Meutya Hafid, Senin (30/03/2026).

Langkah ini merupakan bagian dari tahapan penengakan hukum sebagaimana diatur dalam PP TUNAS, dimulai dari pengawasan yang meliputi pemantauan dan pemeriksaan lanjutan, hingga pengenaan sanksi administratif secara bertahap.

Meutya menegaskan bahwa proses ini dilakukan secara hati-hati untuk menghindari potensi maladministrasi sekaligus memastikan setiap tindakan memiliki dasar hukum yang kuat.

Selain itu, Kemkomdigi juga memberikan surat peringatan kepada TikTok dan Roblox agar segera menunjukkan kepatuhan penuh sebagaimana komitmen yang telah disampaikan sebelumnya.

Apabila tidak ada perbaikan signifikan, Kemkomdigi akan melanjutkan ke tahap pemanggilan dan pemeriksaan.

Di sisi lain, pemerintah memberikan apresiasi kepada Bigo Live dan X yang telah menunjukkan langkah cepat dengan menerapkan mekanisme verifikasi usia dan menonaktifkan akun pengguna di bawah 16 tahun sesuai ketentuan.

“Apresiasi kami sampaikan kepada platform yang responsif dan patuh. Ini menunjukkan bahwa kepatuhan bukan hal yang sulit jika ada komitmen,” ujar Meutya.

Kemkomdigi menegaskan bahwa langkah ini bukan sekadar administratif, melainkan bagian dari ketegasan negara dalam melindungi anak di ruang digital.

Pemerintah juga mengingatkan seluruh entitas bisnis yang beroperasi di Indonesia untuk patuh terhadap kebijakan yang berlaku di Indonesia.

Ke depan, Kemkomdigi akan terus melakukan pengawasan intensif dan tidak ragu mengambil langkah tegas terhadap platform yang mengabaikan regulasi. (Evi)
Share:

Masela dan Transisi Energi jadi Prioritas Pembahasan dengan Jepang, Pemerintah Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Masela dan Transisi Energi jadi Prioritas Pembahasan dengan Jepang, Pemerintah Perkuat Ketahanan Energi Nasional. (Dok. Kemen ESDM)

Jepang, WaraWiri.net - Pemerintah Indonesia terus mempercepat langkah strategis di sektor energi, baik melalui penguatan investasi migas maupun pengembangan energi baru dan terbarukan di tengah perkembangan kondisi geopolitik global.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyampaikan bahwa dirinya mendapat penugasan langsung dari Presiden RI Prabowo Subianto untuk mengakselerasi dua agenda utama, yakni percepatan investasi transisi energi serta penyelesaian proyek strategis Blok Masela.

"Atas arahan Bapak Presiden Prabowo, saya itu ditugaskan untuk melakukan dua hal. Pertama adalah memastikan percepatan tentang investasi di transisi energi. Yang kedua adalah menyangkut Inpex blok Masela," ujar Bahlil di sela kunjungan kerja di Tokyo, Jepang, Senin (30/3).

Ia menjelaskan, proyek Blok Masela yang telah lama berada dalam tahap pembahasan kini menunjukkan kemajuan signifikan setelah dilakukan pertemuan intensif sepanjang 2025. Pemerintah telah menyepakati skema pengembangan proyek dengan nilai awal mencapai USD20,9 miliar, yang berpotensi meningkat seiring dinamika geopolitik dan penambahan teknologi penangkapan karbon (CCS).

Bahlil menambahkan bahwa secara keseluruhan nilai investasi proyek diperkirakan mencapai lebih dari Rp300 triliun, sekaligus menegaskan dominasi sektor ESDM dalam struktur investasi yang masuk. Ia menegaskan bahwa pemerintah menargetkan percepatan implementasi proyek tersebut, termasuk pelaksanaan tender Engineering, Procurement, and Construction (EPC) serta penyelesaian Front-End Engineering and Design (FEED) pada tahun 2026.

"Nah, tugas saya sebagai Menteri ESDM, Bapak Presiden tadi dalam arahannya, ketika saya pertemukan Presiden Direktur daripada Inpex, dengan Bapak Presiden, mengharapkan agar proyek ini bisa cepat diimplementasikan. Dan tahun ini, 2026, tender EPC-nya akan kita lakukan. FEED-nya juga akan selesai. Dan kita minta untuk dipercepat," tegasnya.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa percepatan proyek ini akan berdampak besar terhadap ketahanan energi nasional, mengingat Blok Masela merupakan salah satu proyek migas berskala besar (giant) yang dapat memperkuat posisi Indonesia sebagai pemain gas dunia. Pemerintah juga mendorong optimalisasi pemanfaatan gas untuk kebutuhan domestik guna memperkuat hilirisasi energi nasional.

Selain penguatan sektor migas, pemerintah juga terus mendorong pemanfaatan energi non-fosil sebagai bagian dari strategi transisi energi nasional. Pemanfaatan energi panas bumi, tenaga air, surya, hingga angin akan terus didorong selama didukung oleh teknologi yang efisien dan kompetitif. Dalam konteks tersebut, Bahlil menegaskan bahwa percepatan transisi energi menjadi langkah penting untuk mengantisipasi ketidakpastian global yang tidak dapat diprediksi.

"Karena geopolitik ini kita gak pernah tahu kapan selesai. Jadi mau geotermal, mau air, mau matahari, mau angin, selama ada teknologi harganya efisien, kita akan dorong," ujarnya.

Ia juga memastikan bahwa pemerintah terus melakukan komunikasi dan koordinasi intensif lintas kementerian, termasuk dengan Kementerian Luar Negeri, guna menjaga kepastian investasi dan kelancaran proyek strategis nasional di tengah dinamika geopolitik.

Melalui berbagai langkah tersebut, pemerintah optimistis dapat memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus mendorong Indonesia menjadi pemain utama dalam industri gas dan transisi energi global. (Alif)
Share:

Pemerintah Perkuat Koordinasi untuk Pelintasan Kapal Indonesia di Selat Hormuz

Pemerintah Perkuat Koordinasi untuk Pelintasan Kapal Indonesia di Selat Hormuz. (Dok. Kemen ESDM)

Jakarta, WaraWiri.net - Pemerintah bersama pihak-pihak terkait terus memperkuat koordinasi guna mendukung proses pelintasan kapal Indonesia yang berada di kawasan Teluk Persia agar dapat melintasi Selat Hormuz dengan aman.

Juru Bicara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Dwi Anggia, menyampaikan bahwa Kementerian ESDM terus berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri dan pihak-pihak terkait untuk mendukung kelancaran proses tersebut, sekaligus menjaga ketahanan pasokan energi nasional.

"Kementerian ESDM terus berkomunikasi dan berkoordinasi secara intensif dengan Kementerian Luar Negeri untuk memastikan proses pelintasan kapal Indonesia di Selat Hormuz dapat berjalan aman dan lancar. Dalam proses tersebut, tidak hanya soal muatan, tapi keselamatan awak kapal menjadi prioritas utama pemerintah," ujar Anggia di Jakarta, Minggu (29/3).

Sebelumnya, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI, Vahd Nabyl A. Mulachela, menyampaikan bahwa Kementerian Luar Negeri bersama Kedutaan Besar Republik Indonesia di Tehran sejak awal telah melakukan koordinasi intensif dengan seluruh pihak terkait di Iran guna memastikan keselamatan kapal dan awak kapal Indonesia.

"Dalam perkembangannya, telah terdapat tanggapan positif dari pihak Iran. Saat ini, hal tersebut tengah ditindaklanjuti oleh pihak-pihak terkait pada aspek teknis dan operasional," kata Nabyl.

Pertamina juga menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh Pemerintah Indonesia dalam penanganan situasi ini. Saat ini, Pertamina melalui Pertamina International Shipping (PIS) tengah mempersiapkan aspek teknis dan administratif agar kedua kapal, yakni Pertamina Pride dan Gamsunoro, dapat melintasi Selat Hormuz dengan aman.

"Prioritas kami tetap pada keselamatan seluruh awak kapal, serta keamanan kapal dan muatannya. Kami memohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat Indonesia agar proses ini dapat berjalan dengan baik," ujar Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron.

Untuk menjaga ketahanan pasokan BBM dalam negeri, Anggia mengatakan bahwa Pemerintah juga melakukan diversifikasi sumber energi dengan membuka opsi pasokan minyak mentah dan BBM dari kawasan selain Timur Tengah. Langkah ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto kepada Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, untuk memperluas sumber impor minyak dari berbagai negara guna menjaga kesinambungan pasokan dalam negeri.

Sebagai informasi, sepanjang 2025 Pertamina mengimpor 135,33 juta barel minyak mentah, dengan sekitar 19 persen atau 25,36 juta barel di antaranya berasal dari Arab Saudi. Selebihnya, pasokan minyak mentah Indonesia berasal dari berbagai sumber, antara lain Afrika, Amerika Latin, Amerika Serikat, Malaysia, dan sejumlah negara lainnya. Selain itu, Indonesia juga memiliki kerja sama jangka panjang dengan Singapura dan Malaysia untuk pasokan produk BBM. (Alif)
Share:

Hari Pertama Masuk Sekolah Mendikdasmen Ajak Murid dan Guru Wujudkan Gerakan Indonesia ASRI di Depok

Hari Pertama Masuk Sekolah Mendikdasmen Ajak Murid dan Guru Wujudkan Gerakan Indonesia ASRI di Depok. (Dok. Kemendikdasmen)

Depok, WaraWiri.net - Agenda pertama Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu'ti, pada hari pertama masuk sekolah selepas libur Hari Suci Nyepi dan Idulfitri 1447 H/2026 adalah berkunjung ke SMPN 2 Kota Depok dan SDN 8 Depok Baru, Provinsi Jawa Barat. Di sana, ia mengajak seluruh ekosistem pendidikan untuk bersama-sama mewujudkan Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah). 

Sementara itu, di lokasi kedua yakni SDN 8 Depok Baru, Abdul Mu`ti menyempatkan diri menyapa guru dan murid serta melihat aktivitas pembelajaran di kelas. Ia juga sempat bernyanyi lagu Rukun Sama Teman bersama murid SDN 8 Depok Baru yang di antara murid tersebut merupakan anak berkebutuhan khusus (ABK). 

Dalam mewujudkan Gerakan Indonesia ASRI yang diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto ini, Mendikdasmen menekankan pentingnya peran aktif setiap individu, khususnya di lingkungan sekolah, dalam menciptakan iklim belajar mengajar yang optimal bagi tumbuh kembang anak.

"Dengan langkah-langkah sederhana, Gerakan Indonesia ASRI dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Melalui nilai Aman, Sehat, Resik, dan Indah, kita ingin menanamkan kebiasaan baik yang akan membentuk karakter generasi masa depan Indonesia,” ujarnya ketika menjadi pembina upacara di SMPN 2 Kota Depok, Senin (30/3).

“Kita harus berkomitmen membangun budaya sehat tidak hanya bagi diri kita sendiri namun juga terhadap alam yang harus kita lestarikan melalui budaya ASRI. Bersih hati dan bersih lingkungan, menciptakan kenyamanan secara sosial, intelektual, dan spiritual,” imbunya. Pada kesempatan ini, Mendikdasmen turut menyerahkan peralatan kebersihan untuk mendukung program ASRI di sekolah kepada perwakilan SMPN 2 Kota Depok, SDN Anyelir 1, SMAN 1 Kota Depok, SDN Depok Jaya 1, dan SDN 8 Depok Baru. 

Selain itu, sejalan dengan Surat Edaran Bersama Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Menteri Agama, dan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 2026 tentang Pelaksanaan Upacara Bendera di Satuan Pendidikan Formal dan Keagamaan Jenjang Pendidikan Dasar dan Menengah, Mendikdasmen menyaksikan para murid mengucapkan Ikrar Pelajar Indonesia sebagai bagian dari rangkaian upacara. Edaran bersama ini merupakan upaya Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) dalam memperkuat pendidikan karakter serta menanamkan nilai nasionalisme, disiplin, dan budaya sekolah yang aman dan nyaman.

Ikrar Pelajar Indonesia berbunyi, “Kami Pelajar Indonesia, berikrar untuk, beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, menghormati dan mencintai orang tua dan guru, belajar dengan baik dan sungguh-sungguh, rukun dengan teman, dan mencintai tanah air Indonesia.” 

Dalam arahannya, Abdul Mu`ti berpesan, “Kalian harus mencintai tanah air dan meninggikan harkat dan martabat bangsa di berbagai bidang sesuai dengan minat dan bakat. Kalian berpotensi menjadi hebat kalau kalian selalu mengikuti arahan guru dan hormat pada orang tua”. 

Gerakan Indonesia ASRI Membutuhkan Kolaborasi Bersama

Gerakan Indonesia ASRI merupakan inisiatif nasional yang bertujuan untuk membangun kesadaran masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman, sehat, resik, dan indah sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.

Abdul Mu'ti menegaskan pentingnya gerakan ini sebagai bagian dari pembentukan karakter peserta didik. “Gerakan Indonesia ASRI bukan sekadar program, tetapi merupakan upaya bersama untuk membangun budaya positif di lingkungan sekolah," jelasnya.

Oleh karena itu, ia mengajak seluruh satuan pendidikan untuk berperan aktif dalam menyukseskan gerakan ini. “Perubahan besar selalu dimulai dari langkah kecil. Mari kita mulai dari diri sendiri dan lingkungan sekolah untuk mewujudkan Indonesia yang lebih baik melalui Gerakan Indonesia ASRI,” pungkasnya.

Kepala SMPN 2 Kota Depok, Sumarno, menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Mendikdasmen yang telah memimpin upacara pada hari pertama masuk sekolah. 

“Harapan kami dengan kunjungan ini dapat memberikan motivasi bagi kami semua dan anak-anak untuk terus bersemangat dalam berprestasi dan berkarya,” kata Sumarno. 

Antusiasme serupa juga diutarakan oleh perwakilan guru Bahasa Inggris, Lulu, yang menyambut kehadiran Mendikdasmen sebagai dorongan bagi para murid untuk menggiatkan Gerakan Indonesia ASRI di sekolah.

“Setelah libur, pasti lingkungan sekolah kita kotor. Maka sejalan dengan ASRI pula, anak-anak kami libatkan untuk bergotong royong membersihkan kelas guna sebagai persiapan menyongsong kegiatan belajar yang akan dimulai kembali serta menumbuhkan kesadaran dan rasa memiliki untuk peduli terhadap lingkungan tempat mereka beraktivitas,” ucap Lulu. 

Tak ketinggalan, Denis dan Fathiyah, murid kelas 7 SMPN 2 Kota Depok, turut mengapresiasi program Kemendikdasmen yang menurut mereka relevan dan mudah diterapkan dalam keseharian.

“Dengan ASRI maupun Ikrar Pelajar Indonesia, kita diingatkan kembali untuk mengenal jati diri kita sebagai anak bangsa yang harus memegang teguh dan menjalankan nilai luhur maupun norma yang baik kepada orang tua, guru, maupun masyarakat,” jelas Fathiyah yang diaminkan oleh Denis. (Zidan)
Share:

KA Siliwangi Jadi Primadona, Layanan Lokal KAI Paling Diminati pada Angkutan Lebaran 2026

KA Siliwangi Jadi Primadona, Layanan Lokal KAI Paling Diminati pada Angkutan Lebaran 2026. (Dok. KAI)

Jakarta, WaraWiri.net - Pergerakan masyarakat selama Angkutan Lebaran 2026 memperlihatkan peningkatan signifikan pada layanan kereta api lokal yang dikelola PT Kereta Api Indonesia (Persero). Di antara berbagai layanan tersebut, KA Siliwangi mencatatkan jumlah pelanggan tertinggi dan menjadi pilihan utama masyarakat di wilayah Jawa Barat.

Dominasi KA Siliwangi terlihat dari tingginya volume pelanggan pada sejumlah perjalanan. KA 341 relasi Cipatat–Sukabumi tercatat dipesan 24.123 pelanggan, diikuti KA 344 relasi Sukabumi–Cipatat sebanyak 23.367 pelanggan, KA 343 dengan 23.065 pelanggan, serta KA 346 yang dipesan 19.506 pelanggan. Capaian ini menempatkan KA Siliwangi sebagai layanan dengan kontribusi terbesar dalam pergerakan pelanggan KA lokal selama periode Lebaran.

Berdasarkan data periode Angkutan Lebaran 2026, berikut 10 KA Lokal dengan jumlah pemesanan tertinggi:

1.⁠ ⁠KA 341 Siliwangi relasi Cipatat–Sukabumi dengan 24.123 pelanggan
2.⁠ ⁠KA 344 Siliwangi relasi Sukabumi–Cipatat dengan 23.367 pelanggan
3.⁠ ⁠KA 343 Siliwangi relasi Cipatat–Sukabumi dengan 23.065 pelanggan
4.⁠ ⁠KA 346 Siliwangi relasi Sukabumi–Cipatat dengan 19.506 pelanggan
5.⁠ ⁠KA 493 Pandanwangi relasi Jember–Ketapang dengan 18.254 pelanggan
6.⁠ ⁠KA 492 Pandanwangi relasi Ketapang–Jember dengan 17.671 pelanggan
7.⁠ ⁠KA 491 Pandanwangi relasi Jember–Ketapang dengan 16.452 pelanggan
8.⁠ ⁠KA 342 Siliwangi relasi Sukabumi–Cipatat dengan 16.155 pelanggan
9.⁠ ⁠KA 494 Pandanwangi relasi Ketapang–Jember dengan 15.766 pelanggan
10.⁠ ⁠KA 268 Banyubiru relasi Semarang Tawang–Solo Balapan dengan 14.050 pelanggan

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyampaikan bahwa tingginya minat pada layanan kereta api lokal mencerminkan kebutuhan masyarakat akan moda transportasi yang efisien dan terjangkau.

“Layanan kereta api lokal memiliki peran penting dalam mendukung mobilitas masyarakat di berbagai wilayah. Tingginya volume pelanggan pada KA Siliwangi menunjukkan bahwa konektivitas antarkota dengan tarif terjangkau menjadi faktor utama dalam memilih transportasi,” ujar Anne.

KA Siliwangi merupakan layanan kereta api ekonomi bersubsidi yang menghubungkan Sukabumi, Cianjur, hingga Cipatat dengan tarif Rp5.000. Keunggulan tarif ini semakin terasa ketika dibandingkan dengan moda darat lainnya pada rute yang sama. Perjalanan menggunakan bus, travel, atau kendaraan pribadi umumnya memerlukan waktu sekitar 3 hingga 4 jam, bahkan dapat mencapai 4–5 jam pada periode padat seperti akhir pekan dan musim liburan. Sementara itu, KA Siliwangi mampu menempuh perjalanan dalam waktu sekitar 2 jam 15 menit dengan waktu yang lebih konsisten.

Kepastian waktu tempuh ini menjadi nilai tambah bagi masyarakat dalam merencanakan perjalanan, terutama di tengah meningkatnya mobilitas selama Lebaran. Jalur rel yang bebas dari kepadatan lalu lintas memberikan pengalaman perjalanan yang lebih terukur dan nyaman.

Layanan ini juga memiliki makna strategis dalam pengembangan jaringan perkeretaapian di Jawa Barat melalui reaktivasi jalur yang menghubungkan kembali wilayah Sukabumi, Cianjur, hingga Cipatat. Sepanjang lintasan, KA Siliwangi melayani berbagai wilayah dengan karakter ekonomi yang beragam, mulai dari pusat aktivitas kota hingga kawasan pertanian dan permukiman.

Perjalanan pelanggan dimulai dari Sukabumi sebagai pusat kegiatan regional, dilanjutkan melalui Gandasoli, Cireungas, dan Lampegan yang dikenal dengan terowongan bersejarahnya. Kereta api kemudian melintasi Cibeber dan Cianjur sebagai titik tengah yang aktif secara ekonomi, sebelum melanjutkan perjalanan ke Ciranjang dan Cipeuyeum hingga tiba di Cipatat.

Dari Cipatat, pelanggan memiliki kemudahan untuk melanjutkan perjalanan menuju Padalarang dan Bandung menggunakan layanan lanjutan, sehingga membuka akses yang lebih luas menuju kawasan metropolitan.

Selain mendukung mobilitas harian, jalur ini juga menghadirkan panorama alam khas Jawa Barat, mulai dari hamparan sawah hingga perbukitan yang membentang di sepanjang lintasan. Akses ini turut mendorong aktivitas ekonomi masyarakat, termasuk pergerakan tenaga kerja, perdagangan lokal, serta perjalanan untuk pendidikan dan kebutuhan lainnya.

KAI terus memastikan layanan kereta api lokal tetap andal dan terintegrasi, sehingga dapat menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat yang semakin dinamis.

“Layanan KA lokal akan terus dikembangkan untuk memberikan akses transportasi yang efisien, aman, dan terjangkau bagi masyarakat di berbagai daerah,” tutup Anne. (Siti)
Share:

Momen Mengharukan, Tiga Eks OPM Cium Merah Putih dan Kembali ke NKRI

Momen Mengharukan, Tiga Eks OPM Cium Merah Putih dan Kembali ke NKRI. (Dok. Puspen TNI)

Papua, WaraWiri.net - Komando Operasi (Koops) TNI Papua kembali mencatatkan langkah positif dalam upaya menciptakan stabilitas keamanan dan kedamaian di wilayah Papua. Sebanyak tiga orang eks anggota kelompok TPNPB-OPM secara resmi menyatakan ikrar setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang digelar di SD Inpres 1 Sinak, Distrik Sinak, Kabupaten Puncak, Papua Tengah, Sabtu (28/3/2026).

Ketiga eks anggota tersebut yakni Nikanus Murib, Arendis Murib, dan Ois Tabuni, yang sebelumnya tergabung dalam kelompok Kalenak Murib. Mereka diketahui pernah terlibat dalam aksi gangguan tembakan saat pelaksanaan pembagian bantuan langsung tunai (BLT) di Kantor Distrik Sinak pada tahun 2025.

Prosesi ikrar berlangsung khidmat dan sarat makna, diawali dengan doa bersama, sambutan, serta pemberian baju batik sebagai simbol kembali ke pangkuan NKRI. Kegiatan dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, pengucapan dan penandatanganan ikrar kesetiaan, hingga mencium bendera Merah Putih sebagai wujud komitmen dan kecintaan terhadap tanah air, yang kemudian ditutup dengan doa.

Dalam pernyataan ikrarnya, ketiganya dengan tegas menyatakan akan selalu setia kepada NKRI, menolak segala bentuk gerakan separatis, serta berkomitmen untuk kembali menjalani kehidupan yang lebih baik melalui pendidikan, berkebun, dan turut mendukung pembangunan di wilayah Papua, khususnya Distrik Sinak.

Kepala Penerangan Koops TNI Papua, Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna, menegaskan pentingnya momentum ini sebagai titik awal perubahan. "Kegiatan ikrar ini diharapkan menjadi titik awal perubahan bagi ketiga eks anggota OPM, agar tidak kembali bergabung dengan kelompok tersebut," ucapnya.

Dukungan juga datang dari tokoh masyarakat Distrik Sinak yang diwakili oleh Nopinus Kagoya. Ia menyampaikan rasa terima kasih kepada TNI dan seluruh aparat keamanan atas upaya pembinaan yang telah dilakukan. Keberhasilan ini diharapkan menjadi contoh positif bagi anggota lainnya untuk kembali ke pangkuan NKRI. (Ilham)
Share:

Dalam Rangka HUT ke- 80 TNI AU, Lanud Husein Gelar Bakti Sosial Penyerahan Bibit Pohon di Desa Pasir Langu

Dalam Rangka HUT ke- 80 TNI AU, Lanud Husein Gelar Bakti Sosial Penyerahan Bibit Pohon di Desa Pasir Langu. (Dok. Puspen TNI)

Bandung, WaraWiri.net - Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 TNI Angkatan Udara, Lanud Husein Sastranegara melaksanakan kegiatan bakti sosial berupa penyerahan bibit pohon kepada masyarakat Desa Pasir Langu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya TNI AU dalam mendukung pelestarian lingkungan sekaligus mempererat hubungan dengan masyarakat.Komandan Lanud Husein Sastranegara, MD. Irman Fathurahman, secara langsung menyerahkan bantuan bibit pohon kepada Kepala Desa Pasir Langu, Nur Awaludin Lubis.

Dalam kesempatan tersebut, Danlanud Husein menyampaikan bahwa kegiatan penanaman pohon memiliki manfaat jangka panjang bagi lingkungan, terutama dalam menjaga kelestarian alam serta mencegah potensi bencana seperti erosi dan banjir.

"Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta menjadi langkah bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan," ujar Danlanud.

Sementara itu, Kepala Desa Pasir Langu menyampaikan apresiasi atas perhatian dan kepedulian TNI AU terhadap masyarakat di wilayahnya. Ia berharap bantuan bibit pohon tersebut dapat dimanfaatkan dengan baik oleh warga untuk penghijauan lingkungan desa.

Melalui kegiatan bakti sosial ini, Lanud Husein Sastranegara menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga kedaulatan udara, tetapi juga dalam mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. (Ilham)
Share:

Wamen PPPA Tegaskan Perempuan Kunci Ekonomi Keluarga dan Akselerasi Kewirausahaan Nasional

Wamen PPPA Tegaskan Perempuan Kunci Ekonomi Keluarga dan Akselerasi Kewirausahaan Nasional. (Dok. Kemen PPPA)

Makassar, WaraWiri.net - Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Veronica Tan menegaskan bahwa perempuan merupakan aktor kunci dalam memperkuat ketahanan ekonomi keluarga dan motor penggerak kewirausahaan nasional sekaligus mencetak pelaku usaha yang tangguh dan mandiri.

Hal tersebut disampaikan dalam Pertemuan Saudagar Bugis Makassar (PSBM) XXVI yang mengangkat tema “Saudagar Tangguh, Ekonomi Tumbuh” dan dirangkaikan dengan halalbihalal Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) di Hotel Claro, Makassar, Sulawesi Selatan pada 26 Maret 2026.

“Perempuan pada dasarnya adalah manajer dalam keluarga, mengelola kebutuhan hingga menjaga keberlangsungan rumah tangga. Namun peran ini belum sepenuhnya diakui sebagai bagian dari ekonomi produktif. Karena itu, negara perlu memastikan perempuan memiliki akses, kesempatan, dan dukungan untuk menjadi pelaku utama dalam penguatan ekonomi,” tegas Wamen PPPA dalam Sesi Diskusi “Success Story” dan Forum Investasi.

Lebih lanjut Wamen PPPA menambahkan bahwa Kementerian PPPA terus mendorong kolaborasi lintas sektor, termasuk dengan Kementerian Pertanian, tidak hanya ketahanan pangan, tetapi juga membuka peluang usaha dan kemandirian ekonomi perempuan. Program ini diharapkan mampu mendorong perempuan harus diposisikan sebagai subjek pembangunan, sekaligus mengoptimalkan potensi lokal di berbagai daerah, termasuk wilayah terpencil.

Menurutnya, penguatan ekonomi perempuan tidak dapat dilepaskan dari akses terhadap sumber daya, termasuk lahan, pendampingan, serta keterlibatan dalam program pembangunan di tingkat desa. Dengan jumlah perempuan sebagai hampir separuh populasi menjadi faktor penentu ekonomi inklusif, peran perempuan menjadi kunci dalam mendukung terwujudnya generasi yang sehat, produktif, dan berdaya saing.

Pertemuan Saudagar Bugis Makassar (PSBM) XXVI tersebut turut dihadiri oleh Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Menteri Agama Nasaruddin Umar, serta para kepala daerah dan pemangku kepentingan.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menekankan pentingnya penguatan sektor pangan dan hilirisasi sebagai kunci pertumbuhan ekonomi nasional serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Menanggapi hal tersebut, Wamen PPPA menegaskan bahwa transformasi sektor pangan perlu diiringi peningkatan peran perempuan agar manfaatnya merata hingga keluarga. Menurutnya, penguatan sektor pangan tidak akan optimal tanpa keterlibatan aktif perempuan.

“Melalui berbagai inisiatif dan kolaborasi, kami optimistis perempuan Indonesia akan semakin berperan sebagai motor penggerak ekonomi keluarga dan bangsa. Pemberdayaan perempuan adalah investasi strategis untuk membangun ekonomi nasional yang inklusif, tangguh, dan berdaya saing,” tutup Wamen PPPA. (Fathi)
Share:

Indonesia–Jepang Perkuat Kerja Sama Konservasi Satwa Liar melalui Breeding Loan Komodo

Indonesia–Jepang Perkuat Kerja Sama Konservasi Satwa Liar melalui Breeding Loan Komodo. (Dok. Kemenhut)

Jepang, WaraWiri.net - Kementerian Kehutanan Republik Indonesia bersama Pemerintah Prefektur Shizuoka, Jepang, secara resmi menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) tentang kerja sama perlindungan dan konservasi satwa liar, dengan fokus pada program breeding loan komodo (Varanus komodoensis).

MoU tersebut ditandatangani oleh Raja Juli Antoni, Menteri Kehutanan Republik Indonesia dan Yasutomo Suzuki, Gubernur Prefektur Shizuoka, Jepang, dalam rangka memperkuat kolaborasi bilateral di bidang konservasi keanekaragaman hayati.

Kerja sama ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat diplomasi konservasi Indonesia di tingkat global, sekaligus mendorong peningkatan upaya pelestarian satwa langka melalui pendekatan kolaboratif antara lembaga konservasi kedua pihak.

MoU ini bertujuan untuk mempererat hubungan persahabatan antara Indonesia dan Jepang, sekaligus meningkatkan kontribusi kedua pihak dalam perlindungan dan konservasi satwa liar serta peningkatan kesadaran publik terhadap keanekaragaman hayati.

Dalam implementasinya, kedua pihak juga menegaskan komitmen terhadap prinsip kesejahteraan satwa dan kepatuhan terhadap ketentuan internasional, termasuk Convention on International Trade in Endangered Species of Wild Fauna and Flora (CITES).

Menteri Kehutanan dalam sambutannya menyampaikan bahwa kerja sama ini bukan sekadar pertukaran satwa, melainkan bagian dari Diplomasi Hijau (Green Diplomacy) komitmen jangka panjang Indonesia dalam menjaga warisan biodiversitas dunia.

Lebih lanjut, Menteri Kehutanan menekankan bahwa program breeding loan juga memiliki nilai strategis dalam memperkuat edukasi publik dan meningkatkan kesadaran internasional terhadap pentingnya konservasi.

Kerja sama ini akan ditindaklanjuti melalui perjanjian implementasi antara lembaga konservasi di Indonesia dan Prefektur Shizuoka, yaitu antara iZoo dan Kebun Binatang Surabaya, termasuk pengaturan teknis terkait pemeliharaan, transportasi, serta pengawasan satwa.

Kementerian Kehutanan menegaskan bahwa seluruh pelaksanaan program akan dilakukan secara hati-hati, transparan, dan sesuai dengan peraturan perundang-undangan nasional maupun standar internasional.

Melalui kemitraan ini, Indonesia kembali menunjukkan peran aktifnya dalam kepemimpinan global di bidang konservasi keanekaragaman hayati, sekaligus memperkuat diplomasi lingkungan sebagai bagian dari kontribusi terhadap keberlanjutan alam di tingkat nasional dan global.

Penandatanganan MoU ini menjadi salah satu program memperkuat hubungan Indonesia-Jepang dalam rangkaian kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo Subianto ke Jepang. Dalam kunjungan tersebut, Presiden Prabowo juga melakukan pertemuan dengan Kaisar Naruhito dan Perdana Menteri Sanae Takaichi guna mempererat hubungan bilateral antara kedua negara. (Burhan)
Share:

KCIC Optimalkan Intermoda untuk Kelancaran Perjalanan Penumpang Whoosh

KCIC Optimalkan Intermoda untuk Kelancaran Perjalanan Penumpang Whoosh. (Dok. KCIC)

Jakarta, WaraWiri.net - KCIC mencatat tingginya mobilitas penumpang selama masa Angkutan Lebaran 2026. Hingga 27 Maret 2026, total tiket Whoosh yang telah terjual mencapai sekitar 263 ribu tiket untuk periode perjalanan 13 hingga 30 Maret 2026. Untuk keberangkatan hari Jumat (27/3) diproyeksikan masih mencapai angka lebih dari 20 ribu. Adapun arus penumpang terlihat padat dari dua arah menuju Bandung dan sebaliknya.

General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa, menyampaikan bahwa KCIC terus memastikan kelancaran mobilitas penumpang melalui dukungan layanan intermoda yang terintegrasi di seluruh stasiun Whoosh.

“Keberadaan intermoda memiliki peran krusial dalam mendukung kelancaran operasional selama periode Angkutan Lebaran, sekaligus menjadi faktor penting dalam menjaga arus pergerakan penumpang dari dan menuju stasiun, khususnya di tengah tingginya mobilitas, sehingga dengan dukungan berbagai moda lanjutan, perjalanan penumpang dapat berlangsung lebih efisien dan terintegrasi dari awal hingga akhir,” ujar Eva.

Di Stasiun Halim, penumpang Whoosh dapat melanjutkan perjalanan menggunakan berbagai moda transportasi seperti LRT Jabodebek relasi Jatimulya–Dukuh Atas, Transjakarta rute Halim–Cawang, Damri menuju Bandara Soekarno-Hatta, serta layanan T-Shuttle ke Bandara Halim Perdanakusuma. Selain itu, tersedia pula layanan taksi dan transportasi online yang memudahkan mobilitas penumpang di wilayah Jakarta.

Di Stasiun Karawang, penumpang dapat memanfaatkan shuttle gratis menuju The Grand Outlet Karawang, serta layanan taksi dan transportasi online yang terhubung dengan kawasan industri dan permukiman di sekitarnya.

Sementara itu, Stasiun Padalarang memiliki konektivitas yang semakin lengkap melalui KA Feeder Kereta Cepat menuju Bandung dan Cimahi, Commuter Line lintas Garut dan Bandung Raya, Metro Jabar Trans, serta shuttle gratis menuju berbagai destinasi wisata seperti Mason Pine Hotel, GAIA Hotel, dan Dusun Bambu. Dukungan taksi dan transportasi online juga tersedia untuk memudahkan perjalanan lanjutan penumpang.

Di Stasiun Tegalluar Summarecon, penumpang dapat melanjutkan perjalanan menggunakan layanan Damri menuju pusat Kota Bandung dan Jatinangor, bus gratis menuju Summarecon Mall Bandung, serta shuttle menuju kawasan Jatinangor Golf. Layanan taksi dan transportasi online juga tersedia untuk menjangkau berbagai wilayah Bandung Timur dan sekitarnya.

“Kami mengimbau penumpang untuk datang lebih awal ke stasiun dan memanfaatkan layanan intermoda yang tersedia. Dengan perencanaan perjalanan yang baik, pengalaman menggunakan Whoosh selama masa Lebaran akan menjadi lebih nyaman dan menyenangkan,” tutup Eva. (Putra)
Share:

Garap Potensi Sorgum untuk Biomassa PLN EPI Investasi Gandeng PT Young Aviation Indonesia dan PT Berkah Inti Daya

Garap Potensi Sorgum untuk Biomassa PLN EPI Investasi Gandeng PT Young Aviation Indonesia dan PT Berkah Inti Daya. (Dok. PLN EPI)

Jakarta, WaraWiri.net - PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) melalui PLN EPI Investasi menjalin kolaborasi strategis dengan PT Young Aviation Indonesia dan PT Berkah Inti Daya melalui penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) terkait pengelolaan potensi pemanfaatan tanaman energi dan pangan sorgum sebagai sumber biomassa di Jakarta. 

Kolaborasi ini menjadi langkah strategis dalam mengembangkan ekosistem biomassa nasional guna mendukung implementasi program co-firing pada Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU), sekaligus mendorong pemanfaatan lahan produktif untuk tanaman energi yang berkelanjutan.

Direktur Utama PLN EPI Investasi, Yongky Permana Ramlan, menyampaikan bahwa kerja sama ini membuka peluang baru dalam pengembangan energi berbasis biomassa yang berkelanjutan di Indonesia. Selain itu, kolaborasi ini juga mencakup studi bersama terkait aspek investasi, teknis, dan komersial dalam pengembangan tanaman energi sorgum.

"Kami berharap kolaborasi berbagai pihak dalam pemanfaatan sorgum ini dapat meningkatkan kapasitas produksi biomassa nasional sekaligus menjamin keberlanjutan pasokan untuk kebutuhan pembangkit listrik PLN," jelas Yongky.

Direktur Utama PT Young Aviation Indonesia, Jung Young Geun, mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan uji coba penanaman sorgum dengan hasil yang menjanjikan. 

"Kami telah membuktikan bahwa sorgum memiliki produktivitas tinggi dimana 1 hektar dapat menghasilkan 65 ton biomassa. Jadi, Dengan hasil tersebut, kami optimistis pengembangan sorgum sebagai biomassa dapat diimplementasikan dalam skala yang lebih luas," jelas Jung.

Sementara itu, Direktur Utama PT Berkah Inti Daya, Eri Prabowo, menekankan bahwa inisiatif ini merupakan terobosan baru, tidak hanya di Indonesia tetapi juga berpotensi menjadi pionir di tingkat global dalam pemanfaatan sorgum sebagai biomassa.

"Kami percaya sorgum dapat menjadi alternatif strategis biomassa. Bahkan, ini berpotensi menjadi game changer. dalam pengembangan biomassa untuk co-firing batubara," ungkap Eri.

Direktur Biomassa PLN EPI, Hokkop Situngkir, menekankan pentingnya percepatan penyusunan business plan guna memastikan keberlanjutan proyek, termasuk aspek keekonomian dan skala implementasi. 

Ia juga menyampaikan bahwa program ini mendapatkan dukungan kuat dari berbagai kementerian, termasuk Kementerian Pertanian, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/BPN, Kementerian Desa, serta Kementerian Koperasi.

"Dengan dukungan ekosistem yang kuat dan kolaborasi multipihak, kami optimistis pengembangan sorgum dapat menjadi solusi strategis dalam memperkuat bauran energi sekaligus menciptakan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat," ujar Hokkop.

Pengembangan sorgum sebagai biomassa bukan hanya tentang energi, tetapi juga tentang membangun kemandirian, keberlanjutan, dan masa depan transisi energi Indonesia yang lebih tangguh. (Deni)
Share:

Pertamina Perkuat Budaya Hemat Energi, dari Kantor hingga Program untuk Masyarakat

Pertamina Perkuat Budaya Hemat Energi, dari Kantor hingga Program untuk Masyarakat. (Dok. Pertamina)

Jakarta, WaraWiri.net - Komitmen penghematan energi diterapkan secara nyata di lingkungan kerja dan operasional PT Pertamina (Persero) sebagai program budaya. Melalui berbagai inisiatif, Pertamina mendorong budaya hemat energi, sekaligus mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam penggunaan energi yang lebih bijak.

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron menyampaikan bahwa langkah penghematan energi di lingkungan perusahaan merupakan bagian dari komitmen Pertamina dalam mendukung keberlanjutan energi. 

“Gerakan bersama menghemat energi makin diperlukan untuk mendukung upaya Pemerintah dalam menjaga keberlanjutan energi di tengah dinamika geopolitik global saat ini,” ujar Baron. 

Bijak menggunakan energi, terutama BBM dan LPG saat ini menjadi urgensi. Hal ini sejalan dengan arahan Presiden dan Menteri ESDM beberapa waktu lalu, sebagai upaya bersama dalam memitigasi geopolitik yang berimplikasi pada jalur pasokan energi dunia.

Serangkaian penghematan energi di lingkungan Pertamina antara lain mendorong pekerja untuk menggunakan transportasi publik. Untuk itu, Pertamina menyediakan layanan shuttle bus (antar jemput) dari kantor Pertamina ke lokasi transportasi umum seperti stasiun, halte bus, dan sebagainya. Fasilitas ini memudahkan pekerja Pertamina untuk mengakses transportasi publik seperti kereta commuter line.

Tak hanya di Jakarta, akses transportasi massal ini juga dipraktikkan di berbagai unit kerja Pertamina di daerah, untuk layanan bersama ke lokasi kompleks perumahan atau titik kumpul strategis lainnya. 

Untuk kegiatan pekerjaan di dalam kota, pekerja juga didorong menggunakan kendaraan kantor secara bersama-sama guna mengurangi penggunaan kendaraan secara individu.

Selain itu, lanjut Baron, efisiensi energi diterapkan sebagai budaya hidup sehat. Yakni, dengan program "Sehat Bugar dan Senang" (SEBUSE), pekerja Pertamina menerapkan olahraga di sela aktivitasnya, dengan berjalan kaki dari lokasi kantor hingga titik strategis seperti halte bus, stasiun, dan sebaliknya. Sebagian pekerja juga menjalankan Bike to Work. 

"Berbagai program dikembangkan Pertamina sebagai budaya di internal pekerja, sehingga selain berdampak pada kebugaran tubuh, juga menghemat energi yang jauh hari sudah dilakukan," tambah Baron.

Budaya efisiensi energi juga ditularkan ke masyarakat melalui berbagai aktivitas. Seperti yang kini tengah berjalan untuk mendorong upaya hemat energi, Pertamina menyediakan program Mudik Bersama dan Balik Bersama, sehingga masyarakat dapat menggunakan transportasi publik yang nyaman, aman, serta efisien energi.

"Bareng-bareng Mudik menjadi program rutin Pertamina. Tahun ini, Pertamina juga menyediakan empat armada bus untuk balik ke Jakarta, sehingga Pertamina turut berkontribusi untuk penghematan energi," jelas Baron.  

Kembalinya para pemudik ke Jakarta akan dilaksanakan dari empat kota secara serentak, pada Sabtu 28 Maret 2026. 

Selain efisiensi transportasi, penghematan energi juga menjadi bagian dari budaya di lingkungan kantor Pertamina. Menurutnya, pekerja didorong untuk mematikan lampu dan peralatan listrik ketika tidak digunakan. Desain gedung perkantoran yang memaksimalkan penggunaan kaca juga memungkinkan pemanfaatan cahaya alami sehingga mengurangi konsumsi listrik pada siang hari.

Di sisi operasional, Pertamina juga memanfaatkan energi terbarukan melalui pemasangan panel surya di sejumlah SPBU serta aset operasional dan perkantoran.

Tidak hanya di lingkungan perusahaan, Pertamina juga terus mengembangkan program energi transisi bagi masyarakat. Melalui program Desa Energi Berdikari yang saat ini telah ada di 252 titik lokasi, Pertamina membantu masyarakat memanfaatkan energi baru terbarukan secara mandiri. 

Selain itu, Pertamina juga terus memperluas pembangunan jaringan gas rumah tangga guna menyediakan energi bersih yang lebih efisien dan ramah lingkungan.

"Sejalan dengan upaya hemat energi untuk menjaga ketersediaan energi saat ini, Pertamina berupaya memulai dari lingkungan internal dan keluarga pekerja, yang diharapkan dapat membangun kesadaran bersama, untuk bijak menggunakan energi sesuai kebutuhan. Gerakan hemat energi ini akan menjadi budaya yang akan memperkuat swasembada energi bangsa," tambah Baron. (Siti)
Share:






ADVERTISING

ADVERTISING