Wamen PPPA Tegaskan Perempuan Kunci Ekonomi Keluarga dan Akselerasi Kewirausahaan Nasional

Wamen PPPA Tegaskan Perempuan Kunci Ekonomi Keluarga dan Akselerasi Kewirausahaan Nasional. (Dok. Kemen PPPA)

Makassar, WaraWiri.net - Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Veronica Tan menegaskan bahwa perempuan merupakan aktor kunci dalam memperkuat ketahanan ekonomi keluarga dan motor penggerak kewirausahaan nasional sekaligus mencetak pelaku usaha yang tangguh dan mandiri.

Hal tersebut disampaikan dalam Pertemuan Saudagar Bugis Makassar (PSBM) XXVI yang mengangkat tema “Saudagar Tangguh, Ekonomi Tumbuh” dan dirangkaikan dengan halalbihalal Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) di Hotel Claro, Makassar, Sulawesi Selatan pada 26 Maret 2026.

“Perempuan pada dasarnya adalah manajer dalam keluarga, mengelola kebutuhan hingga menjaga keberlangsungan rumah tangga. Namun peran ini belum sepenuhnya diakui sebagai bagian dari ekonomi produktif. Karena itu, negara perlu memastikan perempuan memiliki akses, kesempatan, dan dukungan untuk menjadi pelaku utama dalam penguatan ekonomi,” tegas Wamen PPPA dalam Sesi Diskusi “Success Story” dan Forum Investasi.

Lebih lanjut Wamen PPPA menambahkan bahwa Kementerian PPPA terus mendorong kolaborasi lintas sektor, termasuk dengan Kementerian Pertanian, tidak hanya ketahanan pangan, tetapi juga membuka peluang usaha dan kemandirian ekonomi perempuan. Program ini diharapkan mampu mendorong perempuan harus diposisikan sebagai subjek pembangunan, sekaligus mengoptimalkan potensi lokal di berbagai daerah, termasuk wilayah terpencil.

Menurutnya, penguatan ekonomi perempuan tidak dapat dilepaskan dari akses terhadap sumber daya, termasuk lahan, pendampingan, serta keterlibatan dalam program pembangunan di tingkat desa. Dengan jumlah perempuan sebagai hampir separuh populasi menjadi faktor penentu ekonomi inklusif, peran perempuan menjadi kunci dalam mendukung terwujudnya generasi yang sehat, produktif, dan berdaya saing.

Pertemuan Saudagar Bugis Makassar (PSBM) XXVI tersebut turut dihadiri oleh Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Menteri Agama Nasaruddin Umar, serta para kepala daerah dan pemangku kepentingan.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menekankan pentingnya penguatan sektor pangan dan hilirisasi sebagai kunci pertumbuhan ekonomi nasional serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Menanggapi hal tersebut, Wamen PPPA menegaskan bahwa transformasi sektor pangan perlu diiringi peningkatan peran perempuan agar manfaatnya merata hingga keluarga. Menurutnya, penguatan sektor pangan tidak akan optimal tanpa keterlibatan aktif perempuan.

“Melalui berbagai inisiatif dan kolaborasi, kami optimistis perempuan Indonesia akan semakin berperan sebagai motor penggerak ekonomi keluarga dan bangsa. Pemberdayaan perempuan adalah investasi strategis untuk membangun ekonomi nasional yang inklusif, tangguh, dan berdaya saing,” tutup Wamen PPPA. (Fathi)
Share:

Indonesia–Jepang Perkuat Kerja Sama Konservasi Satwa Liar melalui Breeding Loan Komodo

Indonesia–Jepang Perkuat Kerja Sama Konservasi Satwa Liar melalui Breeding Loan Komodo. (Dok. Kemenhut)

Jepang, WaraWiri.net - Kementerian Kehutanan Republik Indonesia bersama Pemerintah Prefektur Shizuoka, Jepang, secara resmi menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) tentang kerja sama perlindungan dan konservasi satwa liar, dengan fokus pada program breeding loan komodo (Varanus komodoensis).

MoU tersebut ditandatangani oleh Raja Juli Antoni, Menteri Kehutanan Republik Indonesia dan Yasutomo Suzuki, Gubernur Prefektur Shizuoka, Jepang, dalam rangka memperkuat kolaborasi bilateral di bidang konservasi keanekaragaman hayati.

Kerja sama ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat diplomasi konservasi Indonesia di tingkat global, sekaligus mendorong peningkatan upaya pelestarian satwa langka melalui pendekatan kolaboratif antara lembaga konservasi kedua pihak.

MoU ini bertujuan untuk mempererat hubungan persahabatan antara Indonesia dan Jepang, sekaligus meningkatkan kontribusi kedua pihak dalam perlindungan dan konservasi satwa liar serta peningkatan kesadaran publik terhadap keanekaragaman hayati.

Dalam implementasinya, kedua pihak juga menegaskan komitmen terhadap prinsip kesejahteraan satwa dan kepatuhan terhadap ketentuan internasional, termasuk Convention on International Trade in Endangered Species of Wild Fauna and Flora (CITES).

Menteri Kehutanan dalam sambutannya menyampaikan bahwa kerja sama ini bukan sekadar pertukaran satwa, melainkan bagian dari Diplomasi Hijau (Green Diplomacy) komitmen jangka panjang Indonesia dalam menjaga warisan biodiversitas dunia.

Lebih lanjut, Menteri Kehutanan menekankan bahwa program breeding loan juga memiliki nilai strategis dalam memperkuat edukasi publik dan meningkatkan kesadaran internasional terhadap pentingnya konservasi.

Kerja sama ini akan ditindaklanjuti melalui perjanjian implementasi antara lembaga konservasi di Indonesia dan Prefektur Shizuoka, yaitu antara iZoo dan Kebun Binatang Surabaya, termasuk pengaturan teknis terkait pemeliharaan, transportasi, serta pengawasan satwa.

Kementerian Kehutanan menegaskan bahwa seluruh pelaksanaan program akan dilakukan secara hati-hati, transparan, dan sesuai dengan peraturan perundang-undangan nasional maupun standar internasional.

Melalui kemitraan ini, Indonesia kembali menunjukkan peran aktifnya dalam kepemimpinan global di bidang konservasi keanekaragaman hayati, sekaligus memperkuat diplomasi lingkungan sebagai bagian dari kontribusi terhadap keberlanjutan alam di tingkat nasional dan global.

Penandatanganan MoU ini menjadi salah satu program memperkuat hubungan Indonesia-Jepang dalam rangkaian kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo Subianto ke Jepang. Dalam kunjungan tersebut, Presiden Prabowo juga melakukan pertemuan dengan Kaisar Naruhito dan Perdana Menteri Sanae Takaichi guna mempererat hubungan bilateral antara kedua negara. (Burhan)
Share:

KCIC Optimalkan Intermoda untuk Kelancaran Perjalanan Penumpang Whoosh

KCIC Optimalkan Intermoda untuk Kelancaran Perjalanan Penumpang Whoosh. (Dok. KCIC)

Jakarta, WaraWiri.net - KCIC mencatat tingginya mobilitas penumpang selama masa Angkutan Lebaran 2026. Hingga 27 Maret 2026, total tiket Whoosh yang telah terjual mencapai sekitar 263 ribu tiket untuk periode perjalanan 13 hingga 30 Maret 2026. Untuk keberangkatan hari Jumat (27/3) diproyeksikan masih mencapai angka lebih dari 20 ribu. Adapun arus penumpang terlihat padat dari dua arah menuju Bandung dan sebaliknya.

General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa, menyampaikan bahwa KCIC terus memastikan kelancaran mobilitas penumpang melalui dukungan layanan intermoda yang terintegrasi di seluruh stasiun Whoosh.

“Keberadaan intermoda memiliki peran krusial dalam mendukung kelancaran operasional selama periode Angkutan Lebaran, sekaligus menjadi faktor penting dalam menjaga arus pergerakan penumpang dari dan menuju stasiun, khususnya di tengah tingginya mobilitas, sehingga dengan dukungan berbagai moda lanjutan, perjalanan penumpang dapat berlangsung lebih efisien dan terintegrasi dari awal hingga akhir,” ujar Eva.

Di Stasiun Halim, penumpang Whoosh dapat melanjutkan perjalanan menggunakan berbagai moda transportasi seperti LRT Jabodebek relasi Jatimulya–Dukuh Atas, Transjakarta rute Halim–Cawang, Damri menuju Bandara Soekarno-Hatta, serta layanan T-Shuttle ke Bandara Halim Perdanakusuma. Selain itu, tersedia pula layanan taksi dan transportasi online yang memudahkan mobilitas penumpang di wilayah Jakarta.

Di Stasiun Karawang, penumpang dapat memanfaatkan shuttle gratis menuju The Grand Outlet Karawang, serta layanan taksi dan transportasi online yang terhubung dengan kawasan industri dan permukiman di sekitarnya.

Sementara itu, Stasiun Padalarang memiliki konektivitas yang semakin lengkap melalui KA Feeder Kereta Cepat menuju Bandung dan Cimahi, Commuter Line lintas Garut dan Bandung Raya, Metro Jabar Trans, serta shuttle gratis menuju berbagai destinasi wisata seperti Mason Pine Hotel, GAIA Hotel, dan Dusun Bambu. Dukungan taksi dan transportasi online juga tersedia untuk memudahkan perjalanan lanjutan penumpang.

Di Stasiun Tegalluar Summarecon, penumpang dapat melanjutkan perjalanan menggunakan layanan Damri menuju pusat Kota Bandung dan Jatinangor, bus gratis menuju Summarecon Mall Bandung, serta shuttle menuju kawasan Jatinangor Golf. Layanan taksi dan transportasi online juga tersedia untuk menjangkau berbagai wilayah Bandung Timur dan sekitarnya.

“Kami mengimbau penumpang untuk datang lebih awal ke stasiun dan memanfaatkan layanan intermoda yang tersedia. Dengan perencanaan perjalanan yang baik, pengalaman menggunakan Whoosh selama masa Lebaran akan menjadi lebih nyaman dan menyenangkan,” tutup Eva. (Putra)
Share:

Garap Potensi Sorgum untuk Biomassa PLN EPI Investasi Gandeng PT Young Aviation Indonesia dan PT Berkah Inti Daya

Garap Potensi Sorgum untuk Biomassa PLN EPI Investasi Gandeng PT Young Aviation Indonesia dan PT Berkah Inti Daya. (Dok. PLN EPI)

Jakarta, WaraWiri.net - PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) melalui PLN EPI Investasi menjalin kolaborasi strategis dengan PT Young Aviation Indonesia dan PT Berkah Inti Daya melalui penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) terkait pengelolaan potensi pemanfaatan tanaman energi dan pangan sorgum sebagai sumber biomassa di Jakarta. 

Kolaborasi ini menjadi langkah strategis dalam mengembangkan ekosistem biomassa nasional guna mendukung implementasi program co-firing pada Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU), sekaligus mendorong pemanfaatan lahan produktif untuk tanaman energi yang berkelanjutan.

Direktur Utama PLN EPI Investasi, Yongky Permana Ramlan, menyampaikan bahwa kerja sama ini membuka peluang baru dalam pengembangan energi berbasis biomassa yang berkelanjutan di Indonesia. Selain itu, kolaborasi ini juga mencakup studi bersama terkait aspek investasi, teknis, dan komersial dalam pengembangan tanaman energi sorgum.

"Kami berharap kolaborasi berbagai pihak dalam pemanfaatan sorgum ini dapat meningkatkan kapasitas produksi biomassa nasional sekaligus menjamin keberlanjutan pasokan untuk kebutuhan pembangkit listrik PLN," jelas Yongky.

Direktur Utama PT Young Aviation Indonesia, Jung Young Geun, mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan uji coba penanaman sorgum dengan hasil yang menjanjikan. 

"Kami telah membuktikan bahwa sorgum memiliki produktivitas tinggi dimana 1 hektar dapat menghasilkan 65 ton biomassa. Jadi, Dengan hasil tersebut, kami optimistis pengembangan sorgum sebagai biomassa dapat diimplementasikan dalam skala yang lebih luas," jelas Jung.

Sementara itu, Direktur Utama PT Berkah Inti Daya, Eri Prabowo, menekankan bahwa inisiatif ini merupakan terobosan baru, tidak hanya di Indonesia tetapi juga berpotensi menjadi pionir di tingkat global dalam pemanfaatan sorgum sebagai biomassa.

"Kami percaya sorgum dapat menjadi alternatif strategis biomassa. Bahkan, ini berpotensi menjadi game changer. dalam pengembangan biomassa untuk co-firing batubara," ungkap Eri.

Direktur Biomassa PLN EPI, Hokkop Situngkir, menekankan pentingnya percepatan penyusunan business plan guna memastikan keberlanjutan proyek, termasuk aspek keekonomian dan skala implementasi. 

Ia juga menyampaikan bahwa program ini mendapatkan dukungan kuat dari berbagai kementerian, termasuk Kementerian Pertanian, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/BPN, Kementerian Desa, serta Kementerian Koperasi.

"Dengan dukungan ekosistem yang kuat dan kolaborasi multipihak, kami optimistis pengembangan sorgum dapat menjadi solusi strategis dalam memperkuat bauran energi sekaligus menciptakan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat," ujar Hokkop.

Pengembangan sorgum sebagai biomassa bukan hanya tentang energi, tetapi juga tentang membangun kemandirian, keberlanjutan, dan masa depan transisi energi Indonesia yang lebih tangguh. (Deni)
Share:

Pertamina Perkuat Budaya Hemat Energi, dari Kantor hingga Program untuk Masyarakat

Pertamina Perkuat Budaya Hemat Energi, dari Kantor hingga Program untuk Masyarakat. (Dok. Pertamina)

Jakarta, WaraWiri.net - Komitmen penghematan energi diterapkan secara nyata di lingkungan kerja dan operasional PT Pertamina (Persero) sebagai program budaya. Melalui berbagai inisiatif, Pertamina mendorong budaya hemat energi, sekaligus mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam penggunaan energi yang lebih bijak.

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron menyampaikan bahwa langkah penghematan energi di lingkungan perusahaan merupakan bagian dari komitmen Pertamina dalam mendukung keberlanjutan energi. 

“Gerakan bersama menghemat energi makin diperlukan untuk mendukung upaya Pemerintah dalam menjaga keberlanjutan energi di tengah dinamika geopolitik global saat ini,” ujar Baron. 

Bijak menggunakan energi, terutama BBM dan LPG saat ini menjadi urgensi. Hal ini sejalan dengan arahan Presiden dan Menteri ESDM beberapa waktu lalu, sebagai upaya bersama dalam memitigasi geopolitik yang berimplikasi pada jalur pasokan energi dunia.

Serangkaian penghematan energi di lingkungan Pertamina antara lain mendorong pekerja untuk menggunakan transportasi publik. Untuk itu, Pertamina menyediakan layanan shuttle bus (antar jemput) dari kantor Pertamina ke lokasi transportasi umum seperti stasiun, halte bus, dan sebagainya. Fasilitas ini memudahkan pekerja Pertamina untuk mengakses transportasi publik seperti kereta commuter line.

Tak hanya di Jakarta, akses transportasi massal ini juga dipraktikkan di berbagai unit kerja Pertamina di daerah, untuk layanan bersama ke lokasi kompleks perumahan atau titik kumpul strategis lainnya. 

Untuk kegiatan pekerjaan di dalam kota, pekerja juga didorong menggunakan kendaraan kantor secara bersama-sama guna mengurangi penggunaan kendaraan secara individu.

Selain itu, lanjut Baron, efisiensi energi diterapkan sebagai budaya hidup sehat. Yakni, dengan program "Sehat Bugar dan Senang" (SEBUSE), pekerja Pertamina menerapkan olahraga di sela aktivitasnya, dengan berjalan kaki dari lokasi kantor hingga titik strategis seperti halte bus, stasiun, dan sebaliknya. Sebagian pekerja juga menjalankan Bike to Work. 

"Berbagai program dikembangkan Pertamina sebagai budaya di internal pekerja, sehingga selain berdampak pada kebugaran tubuh, juga menghemat energi yang jauh hari sudah dilakukan," tambah Baron.

Budaya efisiensi energi juga ditularkan ke masyarakat melalui berbagai aktivitas. Seperti yang kini tengah berjalan untuk mendorong upaya hemat energi, Pertamina menyediakan program Mudik Bersama dan Balik Bersama, sehingga masyarakat dapat menggunakan transportasi publik yang nyaman, aman, serta efisien energi.

"Bareng-bareng Mudik menjadi program rutin Pertamina. Tahun ini, Pertamina juga menyediakan empat armada bus untuk balik ke Jakarta, sehingga Pertamina turut berkontribusi untuk penghematan energi," jelas Baron.  

Kembalinya para pemudik ke Jakarta akan dilaksanakan dari empat kota secara serentak, pada Sabtu 28 Maret 2026. 

Selain efisiensi transportasi, penghematan energi juga menjadi bagian dari budaya di lingkungan kantor Pertamina. Menurutnya, pekerja didorong untuk mematikan lampu dan peralatan listrik ketika tidak digunakan. Desain gedung perkantoran yang memaksimalkan penggunaan kaca juga memungkinkan pemanfaatan cahaya alami sehingga mengurangi konsumsi listrik pada siang hari.

Di sisi operasional, Pertamina juga memanfaatkan energi terbarukan melalui pemasangan panel surya di sejumlah SPBU serta aset operasional dan perkantoran.

Tidak hanya di lingkungan perusahaan, Pertamina juga terus mengembangkan program energi transisi bagi masyarakat. Melalui program Desa Energi Berdikari yang saat ini telah ada di 252 titik lokasi, Pertamina membantu masyarakat memanfaatkan energi baru terbarukan secara mandiri. 

Selain itu, Pertamina juga terus memperluas pembangunan jaringan gas rumah tangga guna menyediakan energi bersih yang lebih efisien dan ramah lingkungan.

"Sejalan dengan upaya hemat energi untuk menjaga ketersediaan energi saat ini, Pertamina berupaya memulai dari lingkungan internal dan keluarga pekerja, yang diharapkan dapat membangun kesadaran bersama, untuk bijak menggunakan energi sesuai kebutuhan. Gerakan hemat energi ini akan menjadi budaya yang akan memperkuat swasembada energi bangsa," tambah Baron. (Siti)
Share:

Menteri LH Tegaskan PSEL Semarang Raya Solusi Strategis Atasi Sampah Skala Besar

Menteri LH Tegaskan PSEL Semarang Raya Solusi Strategis Atasi Sampah Skala Besar. (Dok. Kemen LH)

Semarang, WaraWiri.netMenteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH), Hanif Faisol Nurofiq, menegaskan percepatan pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Semarang Raya. 

Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Kota Semarang, dan Kabupaten Kendal menunjukkan kesiapan pemerintah daerah membangun fasilitas tersebut. Sejalan dengan instruksi langsung Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, untuk mempercepat PSEL sebagai solusi strategis mengakhiri darurat sampah di Jawa Tengah.

“Meskipun banyak teknologi dan metode pengelolaan sampah tersedia, skala besar membutuhkan teknologi tinggi. PSEL menjadi solusi strategis karena mampu mengubah sampah menjadi energi listrik. Namun, selama periode pembangunan, Pak Gubernur akan memimpin upaya reduksi sampah melalui berbagai teknologi yang tersedia maupun yang akan disediakan,” ujar Menteri Hanif.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menegaskan komitmennya, “Hari ini kita bangga telah diberikan arahan langsung dari Pak Menteri, yang juga merupakan instruksi Bapak Presiden. Pada 2029 nanti, kita menargetkan zero sampah. Kami berkomitmen melakukan reduksi agar sampah di Jawa Tengah bisa terkelola dengan baik dan benar-benar mencapai zero sampah.”

Wilayah Semarang Raya, yang meliputi Kota Semarang dan Kabupaten Kendal, menghasilkan sampah sebesar 1.627 ton per hari. PSEL Semarang Raya direncanakan mengolah sekitar 1.100 ton per hari. Dengan begitu, hampir seluruh sampah di Kota Semarang dapat dikelola optimal, sekaligus meningkatkan capaian pengelolaan sampah di Kabupaten Kendal.

Walikota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, dan Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari, menyatakan kesiapan mendukung pembangunan PSEL. Keduanya akan memastikan penyediaan pengelolaan sampah terkoordinasi serta melakukan sosialisasi pemilahan sampah kepada masyarakat secara masif selama masa menunggu pembangunan PSEL.

PSEL Semarang Raya sendiri mengusung konsep aglomerasi regional, mencakup Kota Semarang dan Kabupaten Kendal, sebagai pusat pengelolaan sampah berbasis teknologi ramah lingkungan. Proyek ini dikelola kolaboratif antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan pihak swasta untuk memastikan operasional yang optimal dan berkelanjutan. (Rizal)
Share:

PSEL Banten Dipercepat guna Atasi Darurat Sampah dan Hasilkan Energi

PSEL Banten Dipercepat guna Atasi Darurat Sampah dan Hasilkan Energi. (Dok. Kemen LH)

Banten, WaraWiri.net - Pemerintah Pusat terus mempercepat penanganan darurat sampah melalui pengembangan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL). Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama antara Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH), Pemerintah Provinsi Banten, serta Pemerintah Kota dan Kabupaten di wilayah Serang Raya.

Menteri LH/Kepala BPLH, Hanif Faisol Nurofiq, menyampaikan bahwa pembangunan dua fasilitas PSEL di Provinsi Banten ditargetkan rampung dalam waktu sekitar tiga tahun. Dua lokasi yang akan dibangun di Jatiwaringin, Kabupaten Tangerang, dan di Cilowong, Kota Serang.

“Pembangunan PSEL ini merupakan langkah strategis yang diambil dalam menjawab permasalahan darurat sampah di berbagai daerah, termasuk Provinsi Banten,” ujar Menteri Hanif

Melalui pembangunan dua fasilitas tersebut, volume sampah yang ditargetkan untuk diolah menjadi energi listrik mencapai sekitar 4.000 ton per hari. Proyek ini akan didanai oleh Daya Anagata Nusantara (Danantara) sebagai bagian dari upaya percepatan penyediaan infrastruktur pengelolaan sampah berbasis energi.

Menteri Hanif menegaskan bahwa meskipun pembangunan PSEL menjadi solusi penting di hilir, penanganan sampah dari hulu tetap menjadi kunci utama. Sehingga, Menteri Hanif menekankan pentingnya pemilahan sampah oleh masyarakat untuk menekan biaya pengelolaan.

“Apapun teknologi yang digunakan, fondasi dasarnya adalah sampah terpilah. Tanpa pemilahan, biaya pengelolaan akan tinggi dan berpotensi membebani masyarakat,” tegas Menteri Hanif.

Setelah penandatanganan kerja sama, dokumen tersebut akan segera disampaikan kepada Danantara untuk memulai proses pelelangan proyek. Proses ini diperkirakan memerlukan waktu beberapa bulan mengingat skala pembiayaan yang besar dan pelaksanaannya dilakukan secara nasional.

Gubernur Banten, Andra Soni, menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus mengintensifkan sosialisasi pemilahan sampah selama masa pembangunan PSEL.

“Proses pembangunan PSEL membutuhkan waktu hingga tiga tahun, sehingga dalam periode tersebut sosialisasi pemilahan sampah harus terus dilakukan secara masif,” terang Andra Soni.

Fasilitas PSEL di wilayah Serang Raya akan dikembangkan sebagai pusat pengelolaan sampah berbasis regional. Program ini mengusung konsep aglomerasi Serang Raya yang mencakup Kota Serang, Kabupaten Serang, dan Kota Cilegon.

Melalui kerja sama ini, pemerintah pusat bersama pemerintah daerah berkomitmen memperkuat sistem pengelolaan sampah secara terpadu, mulai dari pengurangan di sumber, pemilahan, hingga pemanfaatan teknologi pengolahan melaui PSEL untuk menjawab permasalahan darurat sampah di Indonesia. (Rizal)
Share:

Menkeu Purbaya lantik Robert Leonard Marbun sebagai Sekretaris Jenderal Kementerian Keuangan

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa lantik Robert Leonard Marbun sebagai Sekretaris Jenderal Kementerian Keuangan. (Dok. Kemenkeu)

Jakarta, WaraWiri.net - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melantik Robert Leonard Marbun sebagai Sekretaris Jenderal Kementerian Keuangan di Jakarta, Jumat (27/3). Dalam arahannya, Menteri Keuangan menegaskan bahwa pergantian jabatan tersebut merupakan bagian dari kesinambungan kualitas organisasi yang harus terus dijaga dan diperkuat.

Menteri Keuangan menyampaikan apresiasi kepada Heru Pambudi atas fondasi yang telah dibangun selama menjabat sebagai Sekretaris Jenderal. Menurutnya, kepemimpinan Heru tidak hanya terlihat dalam forum rapat, tetapi juga dalam tindak lanjut yang konsisten, kemampuan membangun kepercayaan, serta keberhasilan membentuk kerja tim yang solid. Nilai kerja keras, loyalitas, dan amanah tersebut menjadi fondasi penting bagi Sekretariat Jenderal ke depan.

Kepada Robert Leonard Marbun, Menteri Keuangan menilai bahwa bekal kepemimpinan yang dimiliki sudah kuat. Robert disebut memiliki latar belakang akademik yang lengkap serta pengalaman karier yang mencakup pengawasan dan penegakan hukum, kepemimpinan wilayah, fungsi internasional, hingga kebijakan penerimaan negara. Kombinasi pengalaman lapangan, kebijakan, dan koordinasi itu dinilai menjadi modal penting untuk memimpin Sekretariat Jenderal.

Dalam arahannya, Menteri Keuangan juga menyoroti tantangan global yang masih penuh ketidakpastian, mulai dari dinamika geopolitik hingga fluktuasi harga komoditas. Di tengah situasi tersebut, ia menegaskan bahwa Kementerian Keuangan harus terus menjaga APBN agar tetap kredibel, termasuk dalam menjalankan fungsi APBN sebagai shock absorber sekaligus engine perekonomian.

Menurut Menteri Keuangan, peran Sekretaris Jenderal menjadi sangat sentral dalam memastikan organisasi bergerak secara terpadu. Sekretaris Jenderal, ujarnya, harus berperan sebagai orkestrator agar seluruh unit berjalan sinkron, sebagai penggerak transformasi organisasi, sebagai penjaga kualitas informasi, dan sebagai integrator kebijakan pimpinan agar setiap arahan dapat diterjemahkan menjadi aksi nyata dan ditindaklanjuti dengan baik.

Menutup arahannya, Menteri Keuangan menyampaikan bahwa kekuatan organisasi terletak pada kemampuan seluruh elemen untuk berjalan bersama dengan arah, ritme, dan nilai yang sama. Kepada Robert Leonard Marbun, ia berpesan agar fokus pada eksekusi dan orkestrasi, karena tugas Sekretaris Jenderal bukan bekerja sendiri, melainkan memastikan seluruh insan Kementerian Keuangan bekerja selaras untuk mendukung kinerja organisasi dan perekonomian nasional. (Junaedi)
Share:

Bertemu Ketua Komisi Produktivitas Australia, Menko Airlangga Bahas Rencana Penguatan Kerja Sama Produktivitas Kedua Negara

Bertemu Ketua Komisi Produktivitas Australia, Menko Airlangga Bahas Rencana Penguatan Kerja Sama Produktivitas Kedua Negara. (Dok. Kemenko)

Jakarta, WaraWiri.net - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia, Airlangga Hartarto, menerima kunjungan Chair of Australian Productivity Commission Danielle Wood serta Duta Besar Australia untuk Republik Indonesia Roderick Brazier di Jakarta pada Jumat (27/3). 

Pertemuan tersebut membahas penguatan kerja sama ekonomi Indonesia–Australia, khususnya dalam peningkatan produktivitas, pengembangan sumber daya manusia, serta penguatan ketahanan ekonomi kedua negara.

"Yang perlu ditekankan bahwa di tengah dinamika global yang penuh tantangan, Indonesia berfokus pada penguatan gerakan peningkatan produktivitas yang berjalan seiring dengan penerapan efisiensi guna mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,” kata Menko Airlangga.

Salah satu agenda strategis yang diidentifikasi untuk segera dikembangkan adalah implementasi kajian kebijakan Pemerintah Indonesia terkait penerapan e-Government. Inisiatif ini dinilai memiliki potensi signifikan dalam meningkatkan produktivitas, bahkan di tengah kebijakan efisiensi yang tengah diberlakukan.

Lebih lanjut, Menko Airlangga menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap keberlanjutan program PROSPERA. Pada fase kedua program tersebut, Pemerintah Indonesia menyambut baik keterlibatan Australian Productivity Commission, khususnya dalam memberikan rekomendasi kebijakan berbasis bukti (evidence-based policy) guna mendukung reformasi kebijakan dan peningkatan produktivitas nasional.

“Di bawah kerangka PROSPERA Phase II, Australian Productivity Commission diharapkan dapat melakukan riset terkait pengembangan tenaga kerja yang adaptif terhadap kemajuan teknologi. Selain itu, penyusunan rekomendasi nasional mengenai pemanfaatan kecerdasan artifisial di Indonesia menjadi salah satu aspek penting yang perlu diperhatikan,” jelas Menko Airlangga.

Di samping itu, Menko Airlangga menyoroti urgensi reformasi perpajakan sebagai bagian dari agenda prioritas nasional, serta berharap isu tersebut dapat menjadi fokus dalam implementasi PROSPERA Phase II.

Sementara itu, Chair Wood menyampaikan kesiapan Australia untuk memperkuat kerja sama dalam peningkatan kapasitas sektor layanan publik. Upaya ini diarahkan untuk mendorong peningkatan produktivitas, investasi, serta pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di masa depan.

Menutup pertemuan, Dubes Brazier kembali menegaskan komitmen Pemerintah Australia dalam mendukung proses aksesi Indonesia ke Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) serta Comprehensive and Progressive Agreement for Trans-Pacific Partnership (CPTPP).

Turut mendampingi Menko Airlangga dalam pertemuan ini, yakni Plt. Deputi Bidang Koordinasi Industri, Ketenagakerjaan, dan Pariwisata Dida Gardera, Staf Ahli Bidang Pembangunan Daerah Haryo Limanseto, Tim Asistensi Menko Perekonomian Raden Pardede, dan Asisten Deputi Kerja Sama Ekonomi Bilateral Irwan Sinaga. (Muh)
Share:

Presiden Prabowo Sambut Baik Peluang Kerja Sama Keamanan Indonesia – RRT

Presiden Prabowo Subianto menerima Minister of State Security (MSS) Republik Rakyat Tiongkok (RRT), Chen Yi Xin, di Istana Negara, Jakarta. (Dok. BPMI Setpres)

Jakarta, WaraWiri.net - Presiden Prabowo Subianto menerima Minister of State Security (MSS) Republik Rakyat Tiongkok (RRT), Chen Yi Xin, di Istana Negara, Jakarta, pada Jumat, 27 Maret 2026. Pertemuan yang berlangsung hangat tersebut membahas mengenai peningkatan kerja sama antarnegara dalam menjaga stabilitas keamanan kawasan.

Dalam pertemuan tersebut, Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menuturkan bahwa pihak RRT menyampaikan harapan untuk memperkuat kerja sama dengan negara-negara sahabat dalam memelihara dan meningkatkan stabilitas keamanan.

“Chen mengutarakan harapan RRT untuk bersama dengan negara-negara sahabat membangun kerja sama guna memelihara dan meningkatkan stabilitas keamanan di Asia maupun dunia,” tulis Seskab Teddy.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Negara menegaskan pentingnya stabilitas keamanan bagi Indonesia. Menurutnya, hal tersebut menjadi fondasi utama dalam mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

“Menyambut harapan pihak RRT, Presiden Prabowo mengedepankan kembali pandangan Indonesia tentang pentingnya arti stabilitas kawasan bagi Indonesia dalam rangka mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkesinambungan,” jelas Seskab Teddy.

Sejalan dengan itu, Presiden Prabowo menyambut baik peluang peningkatan kerja sama antara Indonesia dan RRT yang diharapkan dapat memberikan manfaat yang setara dan saling menguntungkan bagi kedua negara, khususnya dalam bidang keamanan. “Lebih lanjut, Presiden Prabowo menyambut baik harapan MSS untuk dapat meningkatkan kerja sama bagi keuntungan kedua negara,” ungkap Seskab Teddy.

Lebih lanjut, Seskab Teddy menjelaskan bahwa salah satu fokus penguatan kerja sama ke depan antara kedua negara yakni dalam meningkatkan kemitraan strategis antara MSS dan Badan Intelijen Negara (BIN). Hal ini sejalan dengan visi strategis Presiden Prabowo dalam memperkuat keamanan nasional di tengah dinamika geopolitik global.

“Peningkatan hubungan baik serta kerja sama MSS dengan BIN di masa depan menjadi bagian dari kebijakan luar negeri pemerintahan Presiden Prabowo yang memiliki visi untuk meningkatkan keamanan nasional Indonesia di tengah dinamika geopolitik pada tatanan multipolar melalui peran aktif di berbagai dimensi hubungan internasional,” tulisnya.

Turut mendampingi Presiden Prabowo dalam pertemuan tersebut yakni Kepala Badan Intelijen Negara Jenderal TNI (Purn) M. Herindra.

Dengan langkah ini, Indonesia menegaskan posisinya sebagai negara yang aktif membangun stabilitas kawasan tidak hanya demi keamanan, tetapi juga sebagai fondasi kokoh menuju pertumbuhan ekonomi yang kuat dan berkelanjutan. (Dinda)
Share:

Presiden Prabowo Terima Tokoh Global Ray Dalio Bahas Ekonomi Indonesia dan Kekuatan Danantara

Presiden Prabowo Subianto menerima salah satu penasihat Danantara, Ray Dalio, di Istana Merdeka, Jakarta. (Dok. BPMI Setpres)

Jakarta, WaraWiri.net - Presiden Prabowo Subianto menerima salah satu penasihat Danantara, Ray Dalio, di Istana Merdeka, Jakarta, pada Jumat, 27 Maret 2026. Pertemuan tersebut membahas mengenai proyeksi penguatan pertumbuhan ekonomi Indonesia, termasuk optimalisasi peran Danantara dalam mendorong perekonomian nasional.

“Siang tadi (27/3), Presiden Prabowo Subianto menerima Ray Dalio sebagai salah satu penasihat Danantara sekaligus tokoh penting dalam dunia keuangan internasional, di Istana Merdeka, Jakarta,” ungkap Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya dalam keterangan tertulisnya.

Lebih lanjut, Seskab Teddy mengungkapkan bahwa pembahasan dalam pertemuan tersebut menitikberatkan pada potensi dan prospek pertumbuhan ekonomi Indonesia ke depan. Dalam konteks ini, Presiden Prabowo turut menyoroti pentingnya penguatan peran Danantara sebagai kekuatan penggerak pertumbuhan ekonomi nasional.

“Pertemuan tersebut membahas prospek ekonomi Indonesia, serta optimalisasi dan penguatan peran Danantara sebagai motor pertumbuhan ekonomi Indonesia,” jelas Seskab Teddy.

Dalam keterangannya, Seskab Teddy menjelaskan bahwa pembentukan Danantara oleh Presiden Prabowo pada tahun lalu merupakan langkah strategis dalam mengoptimalkan aset negara. Sebagai sovereign wealth fund, Danantara diharapkan mampu terus memperkuat kemitraan strategis dan meningkatkan kepercayaan di tingkat internasional.

“Danantara sebagai badan pengelola investasi strategis Indonesia yang dibentuk oleh Presiden Prabowo Subianto pada Februari 2025 untuk mengoptimalkan aset negara, mengelola BUMN strategis, dan bertindak sebagai Sovereign Wealth Fund, terus bekerjasama dengan mitra strategis untuk meningkatkan kepercayaan dan kekuatan Danantara di mata internasional,” pungkasnya.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut yakni Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Investasi sekaligus Kepala BPI Danantara Rosan Roeslani, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Pertemuan ini menegaskan langkah Indonesia untuk tidak hanya bertahan, tetapi tampil sebagai kekuatan ekonomi baru dunia dengan strategi, kolaborasi, dan kepercayaan sebagai fondasi utamanya. (Dinda)
Share:

PP TUNAS Mulai Berlaku, Platform Wajib Batasi Akses Anak

Menkomdigi Meutya Hafid menyampaikan keterangan kepada awak media di Kantor Kementerian Komdigi, Jakarta Pusat. (Dok. Kemenkomdigi)

Jakarta, WaraWiri.net - Pemerintah resmi menerapkan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak (PP TUNAS).

Aturan ini mewajibkan seluruh platform digital membatasi akses anak sesuai usia serta memperkuat pelindungan data pribadi anak.

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menegaskan kebijakan ini menjadi langkah tegas negara untuk melindungi anak di ruang digital.

“Tidak ada kompromi dalam hal kepatuhan. Setiap entitas bisnis yang beroperasi di Indonesia wajib mematuhi hukum yang berlaku,” tegas Meutya Hafid di Kantor Kementerian Komdigi, Jakarta Pusat, Jumat (27/03/2026).

Pemerintah telah mengirimkan surat dan instruksi kepada delapan platform, yaitu YouTube, TikTok, Facebook, Instagram, Threads, X, Bigo Live, dan Roblox, untuk segera menyampaikan komitmen dan rencana aksi kepatuhan terhadap implementasi PP TUNAS.

Meutya mengungkapkan sejumlah platform mulai melakukan penyesuaian dan ada yang sudah bersikap kooperatif penuh.

“Ada dua platform yang melakukan kooperatif penuh, yaitu X dan Bigo Live. Status kepatuhan ini bersifat dinamis. Kami masih menunggu sampai esok dan akan terus memantau,” ujarnya.

Sementara platform Roblox dan TikTok juga menunjukkan sikap kooperatif.

"Kepada keduanya kami tetap meminta untuk segera melengkapi kepatuhan agar dapat dilakukan secara menyeluruh," tambahnya.

Meutya menegaskan pemerintah membuka opsi penegakan hukum bagi platform yang tidak patuh, termasuk sanksi sesuai peraturan perundang-undangan. (Tedy)
Share:

Menkomdigi Tegaskan Kepatuhan Platform Digital terhadap PP Tunas, Apresiasi X dan Bigo Live

Menkomdigi Meutya Hafid menyampaikan keterangan kepada awak media di Kantor Kementerian Komdigi, Jakarta Pusat. (Dok. Kemenkomdigi)

Jakarta, WaraWiri.net - Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, mengapresiasi sikap kooperatif penuh yang ditunjukkan oleh platform digital X dan Bigo Live dalam memenuhi kewajiban Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak (PP TUNAS).

“Kami mengapresiasi platform yang bersikap kooperatif penuh dalam memenuhi kewajiban kepatuhan, yaitu X dan Bigo Live,” ujar Meutya dalam konferensi pers di Kantor Kementerian Komunikasi dan Digital pada Jumat (27/03/2026).

Langkah kedua platform tersebut dinilai sebagai bentuk kepatuhan konkret yang tidak hanya berhenti pada komitmen, tetapi telah diwujudkan dalam penyesuaian sistem dan kebijakan secara nyata.

Platform X telah menetapkan perubahan batas usia minimum menjadi 16 tahun yang tercantum dalam laman Pusat Bantuan (Help Desk). Selain itu, X juga berkomitmen untuk memulai proses identifikasi dan penonaktifan akun pengguna di bawah usia mulai 28 Maret 2026.

Sementara itu, Bigo Live telah melakukan penyesuaian batas usia minimum menjadi 18+ yang tercantum dalam Perjanjian Pengguna dan Kebijakan Privasi, serta memperkuat sistem pelindungan melalui moderasi berlapis yang menggabungkan teknologi kecerdasan buatan dan pengawasan manusia untuk menindak akun di bawah umur.

Menkomdigi menegaskan langkah ini menjadi bukti bahwa platform digital global mampu memenuhi kewajiban regulasi Indonesia secara cepat dan bertanggung jawab.

“Pemerintah menginstruksikan semua platform digital yang berbisnis di Indonesia untuk segera menyelaraskan produk, fitur, dan layanannya sesuai dengan peraturan yang berlaku. Saya tegaskan tidak ada kompromi dalam hal kepatuhan untuk dapat beroperasi di Indonesia. Tidak boleh ada kompromi,” tegas Meutya.

Lebih lanjut, Pemerintah menekankan bahwa kepatuhan yang ditunjukkan oleh X dan Bigo Live harus menjadi standar minimum yang diikuti oleh seluruh platform lainnya.

Pemerintah akan terus memantau setiap pergerakan platform secara harian untuk memastikan bahwa setiap komitmen tidak sekadar formalitas, melainkan diwujudkan dalam langkah nyata.

Bagi platform yang belum menunjukkan kepatuhan penuh, Pemerintah menegaskan agar segera melengkapi seluruh kewajiban tanpa penundaan. Pemerintah juga telah menyiapkan langkah eskalasi dan tidak akan ragu mengambil tindakan administratif tegas untuk memastikan ruang digital Indonesia tetap aman dan ramah bagi anak. (Tedy)
Share:

Dukung Kebijakan Hemat Energi, Kemenimipas Akan Terapkan Pola Penghematan BBM

Dukung Kebijakan Hemat Energi, Kemenimipas Akan Terapkan Pola Penghematan BBM. (Dok. Kemenimipas)

Jakarta, WaraWiri.net - Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) menerapkan pola penghematan BBM guna mendukung kebijakan pemerintah dalam rangka penghematan energi.
 
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kemenimipas M. Akbar Hadiprabowo mengatakan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto akan menempuh kebijakan yang sejalan dengan kebijakan pemerintah.
 
"Tentu saja, Bapak Menteri akan menempuh kebijakan yang sejalan dengan kebijakan pemerintah dan arahan presiden dalam rangka penghematan energi dan BBM untuk ASN mulai April 2026," ujar Akbar, Sabtu (28/3).
 
Dia mengatakan pola-pola penghematan yang diberlakukan oleh Kemenimipas di antaranya bekerja dari rumah atau work from home (WFH).

"Sistem WFH di Kemenimipas akan diberlakukan satu hari per minggu untuk kegiatan perkantoran, dikecualikan untuk kantor pelayanan publik," tegasnya.

Pola berikutnya, kata dia, membatasi perjalanan dinas atau kegiatan seremonial, mengoptimalkan platform digital dalam administrasi perkantoran (e-office), serta efisiensi penggunaan listrik, air, serta pendingin ruangan di kantor.

Akbar menegaskan, langkah tersebut diambil dengan tujuan mengurangi beban subsidi APBN dan menghemat konsumsi BBM secara signifikan.

"Kebijakan ini akan terus dievaluasi secara berkala untuk melihat sejauh mana dampak efisiensi terhadap konsumsi energi," ujarnya.

Sebelumnya, Kemenimipas telah memberlakukan pola penghematan BBM dengan bekerja dari mana saja atau work from anywhere (WFA) usai libur Lebaran 2026 yakni dari tanggal 25 sampai 27 Maret 2026.

Saat ini, Kemenimipas masih menunggu arahan menteri untuk penerapan penghematan BBM di tanggal 30 Maret. (Budi)
Share:

OJK Hormati Putusan KPPU Terkait Dugaan Pelanggaran Kartel Suku Bunga di Pinjaman Daring

OJK Hormati Putusan KPPU Terkait Dugaan Pelanggaran Kartel Suku Bunga di Pinjaman Daring. (Dok. OJK)

Jakarta, WaraWiri.net - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencermati dan menghormati putusan yang diterbitkan oleh Ketua Majelis KPPU dalam Perkara Nomor 05/KPPU-I/2025, yang dibacakan dalam sidang perkara dugaan pelanggaran Pasal 5 Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999 terkait layanan pinjam-meminjam uang atau pendanaan bersama berbasis teknologi informasi.

Dalam putusan tersebut Majelis KPPU menyatakan seluruh Terlapor terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar Pasal 5 Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999 tentang Larangan Praktik Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat.

OJK sesuai amanat UU Nomor 21 Tahun 2011 tentang OJK dan UU Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK), akan terus mendorong industri Pindar untuk melanjutkan penguatan dalam penerapan tata kelola, manajemen risiko dan pelindungan konsumen guna mewujudkan terciptanya industri Pindar yang sehat, berintegritas, serta memberikan manfaat bagi masyarakat.

OJK juga mendorong Penyelenggara Pindar untuk terus berkontribusi dalam mendukung program-program strategis Pemerintah, khususnya dalam rangka meningkatkan inklusi keuangan terhadap sektor UMKM dan mewujudkan pemerataan pembangunan ekonomi nasional.

Dalam rangka penguatan industri Pindar, OJK telah menerbitkan Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan (SEOJK) Nomor 19 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi (LPBBTI).

Ketentuan tersebut antara lain mengatur mengenai batasan besaran manfaat ekonomi yang dapat dikenakan oleh Penyelenggara Pindar kepada Penerima Dana, sebagai upaya untuk memastikan praktik usaha yang sehat, transparan, dan berorientasi pada pelindungan konsumen.

Selain itu, OJK juga sudah menerbitkan ketentuan yang mengatur terkait dengan tata kelola, manajamen risiko, tingkat kesehatan Penyelenggara Pindar serta menyusun Roadmap Pengembangan dan Penguatan LPBBTI Tahun 2023–2028, yang bertujuan untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi pengawasan, mendorong tata kelola industri yang lebih baik, serta memperkuat pelindungan konsumen dan masyarakat.

OJK akan terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan industri serta memastikan bahwa setiap Penyelenggara LPBBTI menjalankan kegiatan usahanya sesuai dengan ketentuan yang berlaku, guna menjaga stabilitas sektor jasa keuangan dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan keuangan digital. (Alif)
Share:

Teras Balongan, Pusat Oleh-Oleh Makanan Khas Pesisir UMKM Indramayu

Teras Balongan, Pusat Oleh-Oleh Makanan Khas Pesisir UMKM Indramayu. (Dok. Pertamina)

Indramayu, WaraWiri.net - Hendak kembali ke perantauan, perjalanan pemudik asal Indramayu dan sekitarnya tak lengkap jika belum belanja oleh-oleh di Teras Balongan, yang berlokasi di Jl. Raya Sukaurip No.16 Balongan Indramayu Jawa Barat. Beragam produk unggulan khas Indramayu dipasarkan para pelaku UMKM binaan Pertamina, mulai dari batik, tenun, hingga berbagai makanan khas pesisir. 

Produk makanan yang dijual di Teras Balongan bisa dijadikan oleh-oleh khas Lebaran. Ada rengginang terasi, kerupuk udang, kerupuk ikan, kerupuk bawang, hingga kerupuk nasi. Produk unggulan lainnya adalah sambal dan olahan terasi dalam kemasan.

Sebagian besar makanan ringan tersebut memiliki cita rasa khas Pantura karena menggunakan bahan baku dari wilayah pesisir, terutama terasi. “Ciri khasnya memang rasa terasi karena kami berada di daerah pinggir laut,” ujar Mahani, Ketua UMKM Teras Balongan.

Bahkan dengan ciri khas ini, sejumlah produk UMKM Teras Balongan juga menjadi buah tangan para Tenaga Kerja Indonesia (TKI) saat kembali bekerja ke negara perantauan. 

“Rengginang produk kami pernah sampai Australia. Ada juga yang ke Taiwan dan Hong Kong melalui teman-teman yang bekerja di sana,” imbuh Mahani.

Soal harga tak perlu khawatir. Produk-produk di Teras Balongan dijual dengan harga relatif terjangkau, mulai Rp10 ribu hingga Rp100 ribu, tergantung jenis dan ukuran produk.

Tak hanya panganan kering, para pelaku UMKM di Teras Balongan juga memproduksi camilan segar seperti manisan mangga Indramayu. Buah mangga khas Indramayu ini dikupas dan diiris tipis, kemudian direndam dalam larutan gula batu dan gula pasir selama beberapa hari hingga siap dikonsumsi. Camilan ini menjadi oleh-oleh favorit yang diburu pemudik. 

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Muhammad Baron mengatakan, Teras Balongan merupakan inovasi Pertamina mendukung produk unggulan UMKM lokal agar bisa memenuhi pasar. Selain itu, masyarakat dapat lebih praktis berbelanja dengan mengumpulkan beragam produk pesisir di satu lokasi pusat oleh-oleh. 

Pertamina, imbuh Baron, telah membina pelaku UMKM di seluruh Indonesia dengan memberikan wadah pembinaan untuk memperluas pasar produk melalui pameran, display produk, temu bisnis, dan menghubungkan dengan jejaring UMKM lainnya.

“UMKM merupakan tulang punggung ekonomi nasional. Sebagai BUMN, Pertamina mendukung pengembangan UMKM agar bisa meningkatkan produknya, lebih dikenal masyarakat dan bisa mandiri, sehingga memberi dampak bagi kemajuan ekonomi daerah,” ujar Baron. 

Teras Balongan merupakan salah satu outlet untuk memperluas pasar produk UMKM yang diresmikan pada tahun 2025, dengan anggota dari komunitas UMKM di sekitar wilayah operasi Kilang Balongan. Saat ini Teras Balongan beranggotakan 22 pelaku UMKM dengan beragam produk unggulan.

“Pertamina secara konsisten meningkatkan kapasitas UMKM melalui berbagai program pembinaan, seperti UMK Academy yang memberikan pembelajaran untuk pengembangan usaha mencakup manajemen usaha hingga pemasaran digital,” pungkas Baron. (Dinda)
Share:

Pemerintah Pastikan Stabilitas Ekonomi Nasional Tetap Terjaga di Tengah Dinamika Global

Pemerintah Pastikan Stabilitas Ekonomi Nasional Tetap Terjaga di Tengah Dinamika Global. (Dok. Kemenko Perekonomian)

Jakarta, WaraWiri.net - Pemerintah terus mencermati perkembangan dinamika global yang ditandai dengan meningkatnya ketegangan geopolitik serta volatilitas pasar keuangan dunia. Dalam menghadapi kondisi tersebut, Pemerintah memastikan bahwa fundamental ekonomi Indonesia tetap kuat dan resilien, didukung oleh koordinasi kebijakan yang solid serta daya tahan ekonomi domestik yang terjaga.

Juru Bicara Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Haryo Limanseto menyampaikan bahwa Pemerintah menghormati berbagai pandangan dari masyarakat sebagai bagian dari masukan dalam perumusan kebijakan. Perlu kami tambahkan, kondisi fundamental ekonomi Indonesia saat ini berada dalam posisi yang tetap kuat dan mampu menghadapi tekanan global.

“Kami menghormati berbagai pandangan dari masyarakat, perlu kami tambahkan bahwa Pemerintah memastikan bahwa kondisi fundamental ekonomi Indonesia saat ini tetap kuat dan resilian, ditopang oleh beberapa faktor utama,” ujar Juru Bicara Haryo.

Lebih lanjut, Juru Bicara Haryo menjelaskan bahwa stabilitas makroekonomi Indonesia tetap terjaga dengan baik. Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2025 tercatat sebesar 5,11% (yoy), relatif tinggi dibandingkan negara peers, sementara inflasi tetap berada dalam koridor sasaran 2,5±1%. Pemerintah terus menjaga stabilitas tersebut melalui pengendalian inflasi dan kebijakan stabilisasi harga.

Dari sisi permintaan domestik dan sektor riil, konsumsi masyarakat masih menjadi penopang utama pertumbuhan ekonomi, didukung oleh berbagai stimulus fiskal dan program bantuan sosial. Aktivitas manufaktur juga menunjukkan kinerja yang kuat dengan PMI sebesar 53,8 yang berada pada fase ekspansi dan menjadi yang tertinggi dalam dua tahun terakhir.

Ketahanan fiskal juga tetap terjaga dengan kinerja APBN yang solid. Hingga Februari 2026, penerimaan pajak tumbuh sebesar 30,4% (yoy), didukung oleh reformasi perpajakan dan implementasi digitalisasi melalui sistem coretax yang terus memperkuat basis penerimaan negara serta meningkatkan kepatuhan wajib pajak.

Selain itu, ketahanan pangan dan energi nasional semakin menguat. Indonesia telah mencapai swasembada pada sejumlah komoditas pangan utama serta mencatat surplus produksi energi melalui program biodiesel. Kondisi ini menjadi bantalan penting dalam menghadapi gejolak global, termasuk dampak dari konflik geopolitik.

Pemerintah juga terus mendorong transformasi ekonomi melalui hilirisasi industri, penguatan investasi, serta akselerasi digitalisasi. Pengembangan sektor kendaraan listrik dan energi baru terbarukan menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menciptakan sumber pertumbuhan ekonomi baru yang berkelanjutan.

Ke depan, Pemerintah tetap optimistis perekonomian Indonesia dapat tumbuh sekitar 5,4% pada tahun 2026, dengan stabilitas yang terjaga serta reformasi struktural yang terus berjalan. Pemerintah juga akan terus mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam merespons dinamika global, sekaligus memastikan daya tahan ekonomi nasional tetap kuat.

“Kami akan terus menjaga stabilitas dan memastikan kebijakan yang diambil adaptif terhadap perkembangan global, sehingga perekonomian nasional tetap tumbuh positif dan berkelanjutan,” pungkas Juru Bicara Haryo. (Budi)
Share:

Rorotan Jadi Percontohan, Menteri LH: Asal Warga Mau Pilah Sampah, Beban TPA Pasti Turun

Rorotan Jadi Percontohan, Menteri LH: Asal Warga Mau Pilah Sampah, Beban TPA Pasti Turun. (Dok. Kemen LH)

Jakarta, WaraWiri.net - Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH), Hanif Faisol Nurofiq, meninjau langsung praktik pemilahan sampah rumah tangga di Kelurahan Rorotan, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara. Kegiatan ini menegaskan pentingnya pengelolaan sampah dari sumbernya sebagai langkah utama untuk mengurangi beban Tempat Pembuangan Akhir (TPA) dan meningkatkan kualitas lingkungan perkotaan.

Menteri Hanif menekankan bahwa pengelolaan sampah yang efektif harus dimulai dari rumah tangga. “Kita belum melihat pengelolaan sampah yang selesai 100 persen di kawasan perkotaan. Di Rorotan ini kita mencoba pola sederhana dan efisien, dimulai dari pemilahan di tingkat rumah tangga. Tekanan ke Bantargebang harus dikurangi. Kalau sampah organik bisa diselesaikan di rumah, beban TPA akan jauh berkurang.”

Menteri Hanif menambahkan, pemilahan sampah bukan sekadar memisahkan organik dan anorganik, tetapi juga memberikan nilai tambah ekonomi dan lingkungan. Sampah organik dapat diolah menjadi kompos atau bahan bakar alternatif, sementara sampah anorganik yang terpilah lebih mudah dikumpulkan dan diproses kembali.

Dalam kunjungan tersebut, Menteri Hanif juga meninjau Bank Sampah Unit (BSU) Koepoe-Koepoe dan Bio Reaktor Kompos di Kelurahan Rorotan. Kedua fasilitas ini menjadi contoh nyata penerapan pemilahan dan pengolahan sampah organik di tingkat lokal. Bank Sampah Koepoe-Koepoe mengelola sampah rumah tangga secara sistematis dan melibatkan partisipasi warga, sementara Bio Reaktor Kompos memproses sampah organik menjadi kompos berkualitas yang dapat dimanfaatkan untuk penghijauan dan kegiatan pertanian kota.

Selain itu, di RW 06, Kelurahan Rorotan, warga mulai menjalankan pemilahan sampah secara bertahap selama sebulan terakhir, dengan dukungan aktif dari kader RT dan RW. Lurah Rorotan, Ahmad Fitroh, mengatakan, “Upaya ini merupakan hasil kerja sama warga dan pemerintah setempat. Kami ingin menunjukkan kontribusi nyata masyarakat dalam pengelolaan sampah rumah tangga.”

Menteri Hanif juga mendorong warga untuk menerapkan kebiasaan sederhana lainnya, seperti mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, memanfaatkan wadah makanan dan minum ulang, serta mendukung Bank Sampah atau program pengolahan sampah berbasis komunitas.

KLH/BPLH bersama Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara akan terus memonitor dan mengevaluasi implementasi program pilah sampah ini. Hasil evaluasi akan menjadi acuan untuk mendorong penerapan model serupa di kelurahan lain di DKI Jakarta maupun secara nasional. Program ini juga menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam membangun kesadaran masyarakat tentang pengelolaan sampah dari rumah, memperkuat ekonomi sirkular, serta mendukung program nasional pengelolaan sampah dan ketahanan lingkungan. (Putra)
Share:

Bapas Tanjungpandan dan Komisi I DPRD Belitung Timur Perkuat Sinergi Pemasyarakatan Humanis Berbasis HAM

Bapas Tanjungpandan dan Komisi I DPRD Belitung Timur Perkuat Sinergi Pemasyarakatan Humanis Berbasis HAM. (Dok. Ditjenpas)

Bangka Belitung, WaraWiri.net - Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Tanjungpandan terima kunjungan kerja Komisi I DPRD Kabupaten Belitung Timur dalam memperkuat sinergi pelaksanaan tugas dan fungsi (tusi) Pemasyarakatan yang humanis dan berbasis Hak Asasi Manusia, Jumat (27/3). 

Kunjungan Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Belitung Timur, Husaini Rasyid, bersama jajaran diterima oleh Kepala Bapas Tanjungpandan melalui Kepala Urusan Tata Usaha, Yovie Agustian Putra, didampingi Kepala Subseksi Bimbingan Klien Dewasa, M. Yeyen Purbasari, dan Pembimbing Kemasyarakatan (PK) Ahli Muda, Endang Meidiansyah.

Yovie menyampaikan apresiasi atas kunjungan kerja yang menjadi momentum strategis dalam memperkuat kolaborasi lintas lembaga. 

“Kegiatan ini menjadi ruang penting untuk memperkuat sinergi, koordinasi, serta meningkatkan kualitas pelayanan Pemasyarakatan yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada kemanfaatan bagi masyarakat,” tutrnya.

Selanjutnya, Yovie memaparkan berbagai inovasi unggulan yang telah dikembangkan Bapas Tanjungpandan, yakni Inovasi Bekisah, Inovasi Petaling, dan Inovasi Si Landuk sebagai bentuk komitmen menghadirkan layanan Pemasyarakatan yang adaptif dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Inovasi Bekisah merupakan program edukatif dan persuasif yang menghadirkan Bapas di tengah masyarakat, khususnya menyasar generasi muda dan anak, guna menanamkan kesadaran hukum, membangun sikap anti-bullying, dan menginspirasi untuk memiliki cita-cita dan masa depan yang lebih baik.

Sementara itu, inovasi Petaling menjadi wadah penguatan layanan pembimbingan Klien yang terarah, terintegrasi, dan berkelanjutan sehingga mampu mendorong proses reintegrasi sosial secara optimal. Adapun Si Landuk hadir sebagai inovasi layanan yang mempermudah akses, mempercepat pelayanan, serta mendekatkan Bapas kepada masyarakat melalui pendekatan yang lebih responsif dan solutif.

Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Belitung Timur, Husaini Rasyid, menyampaikan kunjungan kerja ini merupakan pelaksanaan tusi DPRD dan tindak lanjut hasil rapat Badan Musyawarah DPRD Kabupaten Belitung Timur.

“Kami berharap melalui kegiatan ini terbangun koordinasi yang makin baik dan dukungan terhadap pelaksanaan tugas Pemasyarakatan di daerah,” harapnya.

Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui sesi dialog dan diskusi antara anggota DPRD dengan jajaran Bapas Tanjungpandan. Berbagai isu strategis dibahas, termasuk teknis pelaksanaan penelitian kemasyarakatan yang dijelaskan secara komprehensif oleh PK. Selain itu, pembahasan terkait program bimbingan Klien menegaskan komitmen Bapas dalam memberikan layanan pembimbingan berkelanjutan, terarah, dan berorientasi pada keberhasilan reintegrasi sosial Klien.

Kunjungan kerja ini diharapkan makin memperkuat sinergi antara DPRD dan Bapas Tanjungpandan serta mendorong peningkatan kualitas layanan Pemasyarakatan yang modern, transparan, dan berkeadilan dalam mewujudkan Pemasyarakatan yang pasti bermanfaat untuk masyarakat. (Rizal)
Share:

Kemenhub Matangkan Strategi Hadapi Puncak Arus Balik Gelombang Dua di Lintas Ketapang - Gilimanuk

Kemenhub Matangkan Strategi Hadapi Puncak Arus Balik Gelombang Dua di Lintas Ketapang - Gilimanuk. (Dok. Kemenhub)

Banyuwangi, WaraWiri.net - Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan bersama para pemangku kepentingan terkait melaksanakan rapat koordinasi untuk mematangkan strategi dalam menghadapi puncak arus balik gelombang dua angkutan Lebaran 2026 pada lintas Ketapang - Gilimanuk di Pelabuhan Ketapang Banyuwangi, Jawa Timur, Kamis (26/3).

"Kita harus memprioritaskan layanan penyeberangan dari Ketapang menuju Gilimanuk pada arus balik ini. Untuk mekanisme Tiba - Bongkar - Berangkat (TBB) kita memiliki parameter V/C ratio maksimal 0,6. Maka keputusan harus diambil secara cepat dan jangan terlambat sesuai dengan kondisi di lapangan," ucap Direktur Jenderal Perhubungan Darat Aan Suhanan saat menyampaikan arahannya.

Ia menekankan, hasil dari evaluasi arus mudik yang lalu mengharuskan adanya optimalisasi buffer zone dan delaying system untuk mengurai antrean kendaraan yang akan menuju ke area pelabuhan.

"Kesiapan buffer zone menjadi kunci dan harus dimanfaatkan sebaik mungkin. Begitu pun dengan pengaturan kendaraan barang sumbu dua yang tidak masuk dalam pembatasan perlu diperhatikan agar berjalan kondusif," imbuh Dirjen Aan.

Adapun untuk buffer zone kendaraan roda empat dan bus dialokasikan di Gran Watudodol dan Kantong Parkir Bulusan. Sementara untuk kendaraan barang di buffer zone Sri Tanjung dan Kantong Parkir PT Pusri dan Pelindo.

Selain itu, yang menjadi strategi lainnya adalah pengoperasian kapal. Pada kondisi normal sebanyak 28 kapal beroperasi. Untuk kondisi padat sebanyak 30 kapal beroperasi dan untuk kondisi sangat padat akan ada 32 kapal yang beroperasi.

"Apabila sangat diperlukan jumlah kapal bisa ditambah menjadi 35 sampai dengan 40 kapal dan akan ada 2 kapal bantuan yang kapasitasnya 60 hingga 80 kendaraan," tambahnya.

Berdasarkan data yang dihimpun oleh PT ASDP Indonesia Ferry, pada H+1 hingga H+3 Produksi Kendaraan yang sudah menyeberang ke Bali sebanyak 41.526 kendaraan dengan rincian roda dua sebanyak 24.093 unit (25%), roda empat sebanyak 14.179 unit (34%), bus sebanyak 927 unit (20%) dan truk sebanyak 2.327 (17%).

"Dari jumlah tersebut masih terdapat 114.255 kendaraan (73%) yang belum menyeberang ke Bali dan ASDP memprediksi arus balik tertinggi jatuh pada H+6 atau tanggal 28 Maret 2026," jelasnya.

Demi mewujudkan arus balik yang selamat, aman dan lancar, tak lupa Ia menyebut diperlukan komunikasi dan sinergi yang baik di antara operator pelabuhan, TNI/Polri, Dinas Perhubungan dan stakeholders lainnya. (Subhan)
Share:

Panglima TNI Tinjau Kecanggihan KRI Prabu Siliwangi-321 Yang Tiba dari Italia

Panglima TNI Tinjau Kecanggihan KRI Prabu Siliwangi-321 Yang Tiba dari Italia. (Dok. Puspen TNI)

Jakarta, WaraWiri.net - Guna meningkatkan kekuatan dan kemampuan tempur TNI dalam menjaga kedaulatan perairan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto didampingi Kepala Staf Angkatan dan para Petinggi Kemhan meninjau kedatangan Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Prabu Siliwangi - 321 yang merupakan kapal canggih kedua buatan Italia setelah KRI Brawijaya - 320, bertempat di Dermaga 107, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (26/03/2026).

Sejak memulai keberangkatan pertamanya dari dermaga Base Navale Della Spezia, Italia menuju Indonesia pada tanggal 11 Februari 2026, KRI Prabu Siliwangi-321 kini tiba di Indonesia untuk memperkuat jajaran kapal perang TNI Angkatan Laut. Dalam kesempatan tersebut, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali, mewakili Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Menhan RI) Sjafrie Sjamsoeddin, juga melaksanakan serah terima (delivery) dan peresmian KRI Prabu Siliwangi-321 pada Senin (22/12/2025) di galangan kapal Muggiano, Italia.

KRI Prabu Siliwangi-321 sebagai kapal perang terbesar dan termutakhir yang dimiliki Indonesia saat ini dilengkapi teknologi modern dan sistem persenjataan canggih yang diharapkan dapat memperkuat postur pertahanan laut nasional, serta mendukung pelaksanaan tugas pokok TNI AL dalam menjaga kedaulatan dan keamanan perairan NKRI.

Selama pelayaran, KRI Prabu Siliwangi-321 menyinggahi Kerajaan Maroko dan Nigeria, dengan melaksanakan kegiatan port visit serta courtesy call oleh Komandan KRI beserta sejumlah perwira. Dalam rangka meningkatkan kesiapan tempur, KRI ini juga melaksanakan structural firing meriam 127 mm pada pelayaran sea going terakhir sebelum bertolak menuju Indonesia.

Dikomandani oleh Kolonel Laut (P) Kurniawan Koes Atmaja, KRI Prabu Siliwangi-321 dilengkapi dengan teknologi modern serta sistem persenjataan canggih dan memiliki kemampuan tempur dan manuver tinggi yang siap memperkuat jajaran TNI AL di bawah Satuan Kapal Eskorta Komando Armada II. (Fitri)
Share:

Korlantas Polri Terapkan One Way Tahap II Presisi KM 263-KM 70, Antisipasi Lonjakan Arus Balik Lebaran

Korlantas Polri Terapkan One Way Tahap II Presisi KM 263-KM 70, Antisipasi Lonjakan Arus Balik Lebaran. (Dok. Div Humas Polri)

Bekasi, WaraWiri.net - Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum. menerapkan rekayasa lalu lintas berupa One Way Tahap II Presisi di ruas Tol Trans Jawa guna mengantisipasi peningkatan arus balik lebaran.

Hal itu ia sampaikan bersama dengan Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi, Dirut Jasa Marga Rivan A Purwantono, Dirut Jasa Raharja Muhammad Awaludin di Command Center KM 29, Tol Cikampek, Jumat (27/3/2026).

Manajemen rekayasa lalu lintas One Way Tahap II Presisi ini dibuka langsung oleh Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi.

“Berdasarkan laporan dari Candi Zebra satu, Lodaya Zebra satu, serta hasil monitoring situasi arus lalu lintas yang telah terkendali, maka pada hari ini Jumat, tanggal 27 Maret 2026, pukul 10.23 waktu Indonesia Barat, pelaksanaan one way tahap dua presisi dinyatakan dibuka,” kata Dudy.

Kakorlantas mengatakan One Way Tahap II Presisi mulai dari KM 263 Tol Pejagan sampai KM 70 Tol Cikampek Utama (Cikatama) telah resmi dibuka Menhub.

“Menhub langsung mengendalikan untuk membuka one way arus balik tahap dua presisi ya, yang tadi pagi, terus pagi ini tahap kedua di kilometer 263,” kata Kakorlantas.

Kakorlantas menjelaskan, pada pukul 07.30 WIB pihaknya telah melakukan sosialisasi langsung di lapangan sekaligus membuka one way tahap pertama dari KM 132 hingga KM 70 arah Jakarta.

“Pagi ini kami mulai dengan one way tahap pertama dari KM 132 ke KM 70, diprioritaskan bagi kendaraan arus balik dari Trans Jawa menuju Jakarta,” kata Kakorlantas.

Irjen Pol. Agus menjelaskan bahwa rekayasa lalu lintas dilakukan secara bertahap dan menyesuaikan kondisi di lapangan.

Setelah penerapan one way tahap pertama dari KM 132 Tol Cipali hingga KM 70 Tol Cikampek Utama (Cikatama), dilakukan skema one way tahap kedua yakni dari KM 263 sampai KM 70 Tol Cikatama.

Penerapan One Way Tahap II Presisi kata Kakorlantas untuk memprioritaskan arus balik dari Tol Trans Jawa menuju Jakarta.

“Ini kaitannya dengan bagaimana tata kelola manajemen lalu lintas untuk memprioritaskan arus balik yang datangnya dari Trans Jawa, khususnya Semarang Raya, Solo, Jogja, dan Jawa Timur,” tuturnya

“Termasuk juga pada saat yang sama juga, kita monitoring arus balik yang dari Jawa Barat, termasuk juga yang dari Trans Sumatra yang melalui Bakauheni, Merak, sampai Cikupa,” sambungnya.

Lebih lanjut, Kakorlantas mengatakan, apabila kondisi di KM 414 Gerbang Tol Kalikangkung menunjukkan indikator mendekati 4.000 kendaraan, maka akan diberlakukan one way nasional dari KM 414 sampai KM 70 pada Sabtu (28/3).

“Akan diberlakukan one way nasional pada Sabtu (28/3),” ucap Irjen Agus.

Irjen Pol. Agus juga menyampaikan hasil analisis dan evaluasi selama pelaksanaan Operasi Ketupat menunjukkan tren positif. Angka kecelakaan lalu lintas mengalami penurunan, termasuk fatalitas korban meninggal dunia yang turun signifikan.

“Fatalitas korban meninggal dunia turun 30,4 persen, dan jumlah peristiwa kecelakaan juga menurun sebesar 5,3 persen,” pungkasnya. (Ilham)
Share:






ADVERTISING

ADVERTISING