Mendikdasmen Tegaskan Akselerasi Program Prioritas dalam Konsolnas 2026

Mendikdasmen Tegaskan Akselerasi Program Prioritas dalam Konsolnas 2026. (Dok. Kemendikdasmen)

Depok, WaraWiri.net - Dalam Konsolidasi Nasional (Konsolnas) 2026, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, menegaskan bahwa komitmen pemerintah untuk melanjutkan dan memperkuat berbagai program prioritas pendidikan pada tahun 2026, khususnya revitalisasi satuan pendidikan, digitalisasi pembelajaran, serta peningkatan kualitas dan kesejahteraan guru. Ia menyebut capaian tahun menjadi fondasi penting untuk akselerasi program pendidikan ke depan. 

Ia menuturkan jika salah satu capaian utama adalah program revitalisasi satuan pendidikan dengan anggaran Rp16,9 triliun yang berhasil menjangkau 16.167 sekolah dari target awal 10.440 sekolah. Selain itu, program Papan Digital Interaktif (PID) atau Interactive Flat Panel (IFP) juga telah terdistribusi 100 persen ke ratusan ribu satuan pendidikan. “Dengan sistem swakelola, program ini tidak hanya tepat sasaran, tepat waktu, dan tepat guna, tetapi juga menggerakkan ekonomi masyarakat setempat,” tutur Menteri Mu’ti di PPSDM Kemendikdasmen, Jawa Barat pada Senin (9/2).

Memasuki tahun 2026, Menteri Mu’ti menjelaskan pemerintah akan menambah sasaran revitalisasi menjadi 60 ribu satuan pendidikan serta melanjutkan distribusi perangkat digital pembelajaran. “Untuk program digitalisasi, secara bertahap setiap satuan pendidikan akan mendapatkan tiga PID yang mulai kami usahakan distribusinya pada tahun 2026,” tutur Menteri Mu’ti.

Di bidang peningkatan mutu guru, Kemendikdasmen pada 2025 telah melaksanakan Pendidikan Profesi Guru (PPG) bagi 804.157 guru, baik ASN maupun non-ASN, serta memberikan bantuan peningkatan kualifikasi akademik S1/D4 kepada 12.500 guru. Selain itu, pendekatan pembelajaran mendalam juga telah melatih lebih dari 52 ribu kepala sekolah dan 186 ribu pendidik.

“Inisiatif pembelajaran mendalam kami lakukan agar proses belajar menjadi lebih bermakna, berkesadaran, dan menggembirakan melalui olah pikir, olah hati, olah rasa, dan olah raga secara holistik dan terpadu,” ujar Menteri Mu’ti.

Menteri Mu’ti juga menambahkan dari sisi kesejahteraan guru, pemerintah menaikkan tunjangan sertifikasi guru non-ASN dari Rp1,5 juta menjadi Rp2 juta per bulan serta meningkatkan insentif guru non-ASN menjadi Rp400 ribu per bulan mulai 2026. Pemerintah juga menyalurkan bantuan subsidi upah kepada lebih dari 253 ribu guru non-ASN di PAUD nonformal. “Kami berupaya agar kesejahteraan guru semakin baik karena guru adalah kunci utama mutu pendidikan,” tegasnya.

Dalam aspek evaluasi pembelajaran, Kemendikdasmen meluncurkan Transformasi Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang diikuti 3,48 juta siswa SMA/SMK/MA pada November 2025. Menurut Abdul Mu’ti, TKA tidak dimaksudkan untuk pemeringkatan, melainkan sebagai bahan refleksi. “Hasil TKA ini tidak diharapkan berujung pada skor apalagi ranking, namun menjadi bahan refleksi dan perbaikan proses pembelajaran,” ucap Menteri Mu’ti.

Penguatan karakter peserta didik juga menjadi perhatian melalui Gerakan Tujuh Kebiasaan Indonesia Hebat, yaitu bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat dan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat, dan tidur cepat. Hingga kini, sebanyak 170.870 satuan pendidikan di 38 Provinsi telah berpartisipasi dalam gerakan tersebut. “Kebiasaan sederhana ini jika dilakukan terus-menerus akan membawa anak-anak Indonesia menjadi generasi hebat di masa depan,” ujarnya.

Selain itu, pemerintah menerbitkan Permendikdasmen Nomor 6 Tahun 2026 tentang budaya sekolah yang aman dan nyaman, serta mendorong penguatan nasionalisme melalui upacara bendera dan ikrar pelajar setiap Senin. Tak hanya itu, Menteri Mu’ti juga menyampaikan bahwa Indonesia berhasil meraih 66 penghargaan internasional di bidang prestasi peserta didik sepanjang 2025, terdiri atas 3 emas, 27 perak, 31 perunggu, dan 5 honorable mention. 

Mengakhiri sambutannya, Mendikdasmen menegaskan bahwa seluruh kebijakan pendidikan 2026 diarahkan pada penguatan partisipasi dan kolaborasi. “Kami berkomitmen melanjutkan program-program yang sudah ada, memperkuat partisipasi, dan memastikan pendidikan bermutu untuk semua dapat terwujud secara nyata di seluruh Indonesia,” pungkasnya.

Dukungan diberikan oleh Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Konsolidasi Nasional Pendidikan Dasar dan Menengah sebagai momentum strategis untuk menyatukan visi dan langkah antara pemangku kepentingan, baik di tingkat pusat maupun di daerah. Menurutnya, konsolidasi nasional menjadi ruang penting untuk membangun tata kelola pendidikan yang berbasis partisipasi bermakna, penggunaan data, serta kolaborasi lintas sektor.

“Dari konsolidasi nasional adalah satu kesempatan di mana kita bisa menyatukan visi dan langkah antara pemangku kepentingan, baik di tingkat pusat maupun di daerah. Di dalam pembuatan kebijakan kita harus mempraktikkan proses partisipasi yang bermakna sekaligus juga menggunakan berbagai data dan informasi sebagai basis, bukan semata-mata pertimbangan politik,” ujar Hetifah.

Ia menegaskan bahwa pendidikan merupakan kerja bersama yang membutuhkan keaktifan dari berbagai pihak dan tidak dapat dijalankan oleh satu pihak saja. Oleh karena itu, Komisi X DPR RI berkomitmen menjalankan fungsi pengawasan, legislasi, dan anggaran secara partisipatif, termasuk mengawal dana mandatori pendidikan. “Kami merasa bahwa kegiatan hari ini patut kami dukung sepenuhnya, karena pendidikan memang kerja bersama yang membutuhkan keaktifan dari berbagai pihak. Tanpa kehadiran Bapak dan Ibu semuanya, apa pun yang dilakukan oleh DPR RI pun tidak bisa dijalankan ataupun diterapkan dengan baik,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Jenderal Kemendikdasmen, Suharti, melaporkan penyelenggaraan Konsolidasi Nasional Tahun 2026 dengan tema “Memperkuat Partisipasi Semesta, Wujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua”. Menurut Suharti, pendidikan bermutu hanya dapat terwujud apabila seluruh mitra pembangunan terlibat aktif dan bekerja sama memastikan seluruh anak Indonesia memperoleh layanan pendidikan yang berkualitas.

“Pendidikan bermutu untuk semua bisa diwujudkan jika dan hanya jika kita melibatkan peran aktif semua mitra pembangunan untuk selalu bergotong royong dan bekerja sama memastikan semua anak Indonesia tanpa kecuali dapat menerima layanan pendidikan yang bermutu,” ujar Suharti dalam laporannya.

Suharti menjelaskan, konsolidasi nasional diikuti sekitar 900 peserta yang berasal dari kementerian dan lembaga terkait, Komisi X DPR RI, pemerintah daerah, organisasi masyarakat, satuan kerja Kemendikdasmen, Delegasi Tetap RI untuk UNESCO, tujuh SEAMEO Center Indonesia, serta mitra pembangunan dari berbagai negara. “Untuk memperkuat sinergi, menyatukan visi, strategi, dan langkah bersama antar pemangku kepentingan pembangunan pendidikan, kami mengundang seluruh komponen pendidikan,” ucap Suharti.

Suharti juga menjelaskan jika kegiatan dilaksanakan selama tiga hari. Pada hari pertama, peserta mengikuti pemaparan kebijakan strategis nasional terkait perencanaan, pembiayaan pendidikan, serta tata kelola guru dan tenaga kependidikan. Hari kedua diisi dengan paparan kebijakan direktif Presiden yang dilanjutkan diskusi sembilan komisi, mulai dari wajib belajar 13 tahun hingga pembelajaran mendalam, koding, dan kecerdasan artifisial.

“Kami membagi diskusi dalam sembilan komisi, termasuk pelaksanaan pembelajaran mendalam, coding, dan kecerdasan artifisial yang merupakan kebijakan baru yang diinisiasi oleh Bapak Menteri,” ungkap Suharti.

Kemudian pada hari terakhir, peserta menyimak berbagai praktik baik daerah, seperti sistem penerimaan murid baru (SPMB), Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (7KAIH), serta pembelajaran jarak jauh di wilayah tertinggal. “Kami berharap hasil konsolidasi ini dapat menjadi landasan bersama dalam penguatan kebijakan dan praktik pendidikan serta mendorong keberlanjutan kerja sama pusat dan daerah serta mitra pembangunan,” pungkasnya. (Evi)
Share:

Apresiasi Pemda terhadap Revitalisasi: Tepat Sasaran, Berkeadilan, dan Penggerak Ekonomi Lokal

Apresiasi Pemda terhadap Revitalisasi: Tepat Sasaran, Berkeadilan, dan Penggerak Ekonomi Lokal. (Dok. Kemendikdasmen)

Depok, WaraWiri.net - Upaya mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua terus dilakukan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui berbagai kebijakan, salah satunya melalui Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Revitalisasi Satuan Pendidikan. Sejak diluncurkan pada momen Hari Pendidikan Nasional tahun 2025, Revitalisasi Satuan Pendidikan membawa berbagai dampak positif, mulai dari harapan baru hingga semangat memajukan pendidikan nasional secara nyata di berbagai daerah.

Pada pelaksanaan Konsolidasi Nasional tahun 2026, Kemendikdasmen menghadirkan sejumlah kepala dinas provinsi, kabupaten/kota, untuk menyelaraskan visi pendidikan dan menguatkan partisipasi semesta guna membangun serta memajukan pendidikan nasional. Dalam kesempatan ini, sejumlah pemerintah daerah turut menyampaikan apresiasinya atas penyelenggaran program Revitalisasi Satuan Pendidikan yang dinilai sangat berdampak, tepat sasaran, berkeadilan, serta menggerakkan ekonomi lokal.

Apresiasi tersebut salah satunya disampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga, Kabupaten Lombok Utara, Provinsi Nusa Tenggara Barat, Muhammad Najib. Ia mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Lombok Utara menekankan pentingnya kualitas sumber daya guru, tenaga kependidikan, dan infrastruktur pendidikan. 

“Dengan adanya Revitalisasi Satuan Pendidikan, kami sangat bersyukur pembangunan sekolah di daerah kami dapat terbantu. Para penerima manfaat sangat senang dengan berdirinya bangunan kokoh untuk belajar. Kami menilai program ini sangat tepat sasaran karena dilakukan dengan berbasis data, sehingga pembangunan dilakukan sesuai kebutuhan riil untuk satuan pendidikan,” ungkap Najib.

Najib menambahkan, pada tahun 2025 Pemerintah Kabupaten Lombok Utara menerima 53 satuan pendidikan dan seluruhnya sudah selesai sesuai dengan target yang ditentukan. Sistem swakelola yang diterapkan pada program ini juga berdampak pada kualitas pekerjaan yang lebih baik, sekaligus mendorong perputaran ekonomi masyarakat lokal, karena melibatkan tenaga kerja setempat dan menumbuhkan rasa memiliki terhadap sekolah.

Sebagai daerah yang secara geografis jauh dari pusat pemerintahan, Najib berharap program Revitalisasi Satuan Pendidikan dapat mewujudkan pendidikan yang bermutu dan berkeadilan, khususnya di Kabupaten Lombok Utara. Ia juga berharap dengan adanya revitalisasi, Kabupaten Lombok Utara dapat sejajar dengan daerah lain, baik dari sisi fasilitas maupun mutu pendidikan, demi terwujudnya Pendidikan Bermutu untuk Semua.

“Bagi kami yang pernah terdampak bencana gempa bumi tahun 2018, program Revitalisasi Satuan Pendidikan memiliki arti yang sangat penting. Meskipun sebagian besar fasilitas pendidikan telah kembali berfungsi, masih terdapat sekolah yang menggunakan bangunan sementara. Melalui revitalisasi, kami berharap bangunan-bangunan tersebut dapat segera menjadi permanen,” tutur Najib. 

Selanjutnya, apresiasi akan Revitalisasi Satuan Pendidikan juga disampaikan oleh Kepala Dinas Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Provinsi Kalimantan Selatan, Muhammad Anhar. Anhar mengatakan, Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah memandang sektor pendidikan sebagai strategi utama dalam upaya pembangunan daerah. Dengan keterbatasan fiskal yang dimiliki, ia menilai kunci utama ialah terus beradaptasi terhadap kebijakan pusat dan keberanian membenahi data secara jujur dan akurat.

“Program prioritas Kemendikdasmen yakni Revitalisasi Satuan Pendidikan terbukti tepat sasaran karena berbasis data dan langsung menyentuh langsung ke warga sekolah. Dampaknya nyata, tidak hanya menurunkan jumlah sekolah rusak dan meningkatkan mutu layanan pendidikan, namun juga menumbuhkan kepercayaan masyarakat serta menggerakkan ekonomi lokal. Prinsip keadilan berbasis data ini memotivasi kami untuk terus memperbaiki tata kelola pendidikan secara berkelanjutan,” papar Anhar.

Lebih lanjut, Anhar menuturkan bahwa Kabupaten Hulu Tengah merupakan kabupaten/kota terbanyak penerima revitalisasi tahun 2025 se-Kalimantan Selatan. Sebanyak 55 satuan pendidikan penerima revitalisasi di Kabupaten Hulu Tengah telah rampung dan siap digunakan untuk proses pembelajaran, dengan rincian 8 PAUD, 21 SD, dan 26 SMP.

“Pendidikan adalah tanggung jawab bersama. Hasil program ini harus kita rawat bersama untuk menciptakan lingkungan belajar yang nyaman, aman, menyenangkan, dan bermakna,” ujar Anhar. 

Terakhir, apresiasi akan program revitalisasi turut disampaikan oleh Kepala Bidang Pembinaan SMP, Dinas Pendidikan Kabupaten Bangka Selatan, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Cik Aden. Ia mengatakan, program revitalisasi tahun anggaran 2025 telah memberikan manfaat nyata bagi satuan pendidikan dan masyarakat di daerahnya. Pada tahun tersebut, tercatat sebanyak 18 satuan pendidikan menerima dan seluruh pembangunan revitalisasi berjalan lancar serta selesai tepat waktu.

Aden menambahkan, program revitalisasi di Kabupaten Bangka Selatan dilaksanakan secara partisipatif dengan melibatkan warga sekolah, guru, komite sekolah, tokoh masyarakat, serta orang tua murid. Partisipasi tersebut dimulai sejak tahap perencanaan hingga pengawasan pelaksanaan, sehingga kebutuhan perbaikan sekolah dapat dipetakan secara lebih tepat sasaran sesuai tingkat kerusakan dan prioritas ruang kelas.

“Revitalisasi juga berdampak nyata terhadap pemberdayaan ekonomi masyarakat kami. Keterlibatan tenaga kerja lokal dalam proses pembangunan sekolah tidak hanya membuat penggunaan anggaran lebih efisien dan efektif, namun juga membuka peluang kerja dan memberikan penghasilan yang pasti bagi masyarakat, khususnya di daerah yang selama ini bergantung pada sektor informal,” papar Aden.

Dari sisi pendidikan, Aden menilai bahwa revitalisasi sekolah tidak semata membangun fisik bangunan, namun juga menjadi upaya menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan kondusif bagi peserta didik. “Kami berharap revitalisasi sekolah menjadi salah satu penggerak peningkatan mutu pendidikan, yang ditopang oleh infrastruktur yang layak, kurikulum yang terimplementasi dengan baik, serta pendidik yang memiliki komitmen dan budaya belajar berkelanjutan. Semoga pendidikan di Kabupaten Bangka Selatan menjadi pemantik akan kemajuan dan kesejahteraan untuk masyarakat kami,” jelas Aden.

Sejalan dengan berbagai apresiasi itu, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu Kemendikdasmen merealisasikan Revitalisasi Satuan Pendidikan. Sepanjang tahun 2025, Kemendikdasmen berhasil merealisasikan amanah Presiden Republik Indonesia dalam mendukung Asta Cita keempat, salah satunya yaitu Revitalisasi Satuan Pendidikan dengan anggaran Rp16,9 triliun yang menjangkau lebih dari 16 ribu satuan pendidikan.

“Memasuki tahun 2026, Kemendikdasmen berkomitmen untuk melanjutkan dan memperluas program-program strategis, termasuk Revitalisasi Satuan Pendidikan hingga 60 ribu penerima manfaat. Melalui penguatan partisipasi dan kolaborasi lintas pemangku kepentingan, Kemendikdasmen optimistis berbagai kebijakan dan program pendidikan akan semakin berdampak nyata bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia,” tutup Menteri Mu’ti. (Evi)
Share:

KKP Siapkan Regulasi dan Gandeng Stakeholder untuk Penguatan Ekosistem Karbon Biru Nasional

KKP Siapkan Regulasi dan Gandeng Stakeholder untuk Penguatan Ekosistem Karbon Biru Nasional. (Dok. KKP)

Jakarta, WaraWiri.net - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terus menunjukkan komitmen memperkuat tata kelola ekosistem karbon biru sebagai salah satu upaya mitigasi dampak perubahan iklim. Sesuai Peraturan Presiden Nomor 110 Tahun 2025 tentang Penyelanggaraan Instrumen Nilai Ekonomi Karbon dan Pengendalian Gas Rumah Kaca Nasional, KKP mendapat mandat menjadi bagian dalam penyelenggaraan instrumen Nilai Ekonomi Karbon (NEK) pada sektor kelautan dan perikanan.

”Saat ini telah dirumuskan 18 lokasi indikatif Rencana Zonasi Kawasan Strategis Nasional Tertentu (RZ KSNT) Cadangan Carbon Biru dan Penetapan Lokasi Karbon Biru Provinsi yang merepresentasikan kepentingan nasional dan daerah untuk pengelolaan ekosistem karbon biru sebagai dasar penyelenggaraan nilai ekonomi karbon biru dan pengendalian Emisi Gas Rumah Kaca (GRK),” ujar Direktur Jenderal Penataan Ruang Laut Kartika Listriana dalam siaran resmi di Jakarta, Selasa (10/2).

Ekosistem pesisir seperti mangrove, padang lamun dan rawa payau atau yang biasa disebut ekosistem karbon biru menurut Kartika berperan penting dalam penyerapan dan penyimpanan karbon, mitigasi perubahan iklim, perlindungan keanekaragaman hayati serta berpotensi meningkatkan nilai ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir.

Sebagai upaya menilai potensi karbon biru, model pemberdayaan masyarakat dan kelayakan investasi berbasis ekosistem, KKP juga sedang merancang Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan tentang Penetapan Lokasi Karbon Biru di Provinsi Jawa Tengah dan mengembangkan proyek percontohan restorasi ekosistem pesisir di Jawa Tengah. Tidak menutup kemungkinan di lokasi-lokasi potensial lainnya seperti di wilayah timur Indonesia dapat menjadi lokasi karbon biru.

Untuk memperkuat tata kelola ekosistem karbon biru, KKP juga tengah menjajaki kolaborasi antar Kementerian/Lembaga, pelaku usaha, perguruan tinggi dan LSM dengan pelibatan Masyarakat. Salah satunya melakukan kerja sama dengan Yayasan Samudera Indonesia Timur (YSIT) sebagai mitra strategis yang berfokus pada pengembangan karbon biru di wilayah timur Indonesia.

Sementara itu Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Maluku Erawan Asikin menjelaskan, penguatan tata kelola ekosistem karbon biru menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan data ilmiah, belum optimalnya keterhubungan antara praktek pengelolaan di lapangan dengan mekanisme pembiayaan dan pasar karbon.

”Kolaborasi ini tidak hanya memberikan manfaat nyata bagi masyarakat namun berkontribusi bagi pencapaian target NDC, menjadi awal dari kerja sama yang produktif, sinergis dan berkelanjutan dalam menjaga laut sebagai sumber kehidupan,” pungkasnya.

Sepakati Kerja Sama Karbon Biru

Sebagai wujud sinergi lintas sektor dalam pengelolaan karbon biru, KKP melalui Ditjen Penataan Ruang Laut dan Ditjen Pengelolaan Kelautan bersama Yayasan Samudera Indonesia Timur (YSIT) menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) meliputi penyelenggaraan penataan ruang laut, penguatan kebijakan karbon biru; penguatan kepasitas sumber daya manusia; dan publikasi dan diseminasi informasi kebijakan penataan ruang laut.

Kerja sama juga meliputi pemetaan dan pengelolaan ekosistem karbon biru; pelaksanaan pengukuran, pelaporan, dan verifikasi internal ekosistem karbon biru untuk mendukung NEK; penguatan ekonomi biru dan rencana pengelolaan berbasis masyarakat; penguatan kapasitas masyarakat di pesisir dan pulau-pulau kecil; pengembangan center of excellence pengelolaan karbon biru; serta publikasi dan diseminasi data dan infomasi bidang pengelolaan kelautan.

Sebelumnya Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono dalam berbagai forum telah menegaskan komitmennya dalam menjaga dan melindungi ekosistem karbon biru di perairan Indonesia terutama untuk menjaga keberlanjutan keanekaragaman hayati laut serta kemaslahatan masyarakat pesisir. (Putra)
Share:

KKP Kirim 1.852 Kontainer Udang Bersertifikat Bebas Cesium ke AS dalam Tiga Bulan

KKP Kirim 1.852 Kontainer Udang Bersertifikat Bebas Cesium ke AS dalam Tiga Bulan. (Dok. KKP)

Jakarta, WaraWiri.net - Sertifikasi bebas Cesium 137 (Cs-137) yang diterbitkan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) berhasil mengantarkan 1.852 kontainer undang Indonesia ke Amerika Serikat, terhitung sejak 31 Oktober 2025 sampai 7 Februari 2026.

“Sebanyak 1852 kontainer itu, sebagian telah tiba di berbagai pelabuhan di AS seperti Los Angeles, Houston, Oakland, New York, Chicago, Kansas, Baltimore, Norfolk, Savannah, dan Miami,” ujar Kepala Badan Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan (Badan Mutu KKP), Ishartini di Jakarta, Selasa (10/2).

Ishartini lalu menambahkan bahwa seluruh kontainer udang yang dikirim ke AS telah melalui serangkaian proses pemindaian dan pengujian Cs-137 kemudian mendapatkan SMKHP (Sertifikat Mutu dan Keamanan Hasil Kelautan dan Perikanan-red). Sertifikat tersebut menjadi dokumen wajib yang dipersyaratkan oleh Customs and Border Protection/CBP (Bea Cukai Amerika-red) dan US FDA.

"Berdasarkan catatan kami, sebanyak 825 kontainer statusnya on water atau masih dalam perjalanan di atas laut sedangkan sebanyak 1.027 telah sampai di AS dan siap masuk ke pasar mereka,” jelas Ishartini.

Ishartini juga menyampaikan bahwa dari total 1.852 kontainer udang tersebut memiliki volume 155.999 ton yang diperkirakan bernilai Rp5,3 Triliun dan hanya berasal dari UPI di Jawa dan Lampung.

Sebelumnya Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono dalam berbagai kesempatan menegaskan bahwa KKP selaku satu-satunya CE sertifikasi bebas Cs-137 pada produk perikanan berkomitmen untuk membangun skema sertifikasi yang robust (kuat) dan konsisten dalam menerapkan prinsip-prinsip quality assurance untuk menjadikan komoditas perikanan Indonesia champion di pasar global. (Putra)
Share:

Optimalisasi Dampak Positif Lonjakan Mobilitas Masyarakat pada Momen Idulfitri 2026, Pemerintah Luncurkan Program Stimulus Ekonomi

Optimalisasi Dampak Positif Lonjakan Mobilitas Masyarakat pada Momen Idulfitri 2026, Pemerintah Luncurkan Program Stimulus Ekonomi. (Dok. Kemenko)

Jakarta, WaraWiri.net - Pemerintah secara reguler terus memberikan dukungan bagi seluruh aktivitas ekonomi masyarakat dalam memanfaatkan setiap momentum Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN). Melalui peluncuran Program Stimulus Ekonomi, diharapkan dapat meningkatkan mobilitas dan menjaga daya beli masyarakat, serta sekaligus mampu memberikan kontribusi positif bagi pertumbuhan ekonomi nasional.

“Lebaran Idulfitri terbukti di periode yang lama, termasuk Nataru meningkatkan mobilitas masyarakat dan kegiatan pariwisata sehingga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi di kuartal keempat yang kemarin sampai dengan 5,39 persen,” ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam Konferensi Pers Stimulus Ekonomi HBKN Idulfitri 2026: Diskon Tarif Transportasi, WFA, dan Bantuan Pangan di Jakarta, Selasa (10/02).

Dalam kesempatan tersebut, Menko Airlangga juga menyampaikan bahwa terjadi lonjakan mobilitas masyarakat dalam setiap periode HBKN termasuk peningkatan jumlah kunjungan wisatawan di berbagai daerah. Dengan dukungan Pemerintah melalui Program Stimulus Ekonomi, diharapkan dapat memudahkan masyarakat untuk merencanakan perjalanan selama libur HBKN dan sekaligus membantu mengurangi kemacetan yang kerap terjadi selama periode libur tersebut.

“Peningkatan mobilitas pada periode Lebaran dan Idulfitri 2025 itu mencapai mobilitas masyarakat 154,62 juta orang dan libur Nataru 110,43 juta, dan secara year on year satu tahun di tahun 2025 itu 5,11 persen, dan pada Desember penyumbang wisman 1,41 juta dan wisnus 105,98 juta,” jelas Menko Airlangga.

Dalam rangka HBKN Idulfitri 2026, Pemerintah kembali merilis stimulus berupa diskon tarif transportasi dengan total anggaran yang dipersiapkan mencapai sebesar Rp911,16 miliar. Untuk moda transportasi kereta api, diberikan potongan tarif sebesar 30 persen dari harga tiket untuk periode perjalanan 14–29 Maret 2026 dan angkutan laut PT Pelni diberikan diskon 30 persen dari tarif dasar untuk periode perjalanan 11 Maret–5 April 2026. Selain itu, angkutan penyeberangan ASDP diberikan pembebasan tarif jasa kepelabuhanan pada 12–31 Maret 2026, serta angkutan udara diberikan diskon tarif 17–18 persen dari harga tiket untuk penerbangan domestik kelas ekonomi pada 14–29 Maret 2026. Pembelian tiket untuk periode perjalanan yang mendapatkan diskon tarif transportasi tersebut dapat dilakukan masyarakat mulai tanggal 11 Februari 2026.

Pemerintah juga akan menerapkan skema Work From Anywhere (WFA) atau Flexible Working Arrangement (FWA) pada tanggal 16, 17, 25, 26, dan 27 Maret 2026 bagi ASN dan pekerja swasta untuk mengoptimalisasi dampak positif lonjakan mobilitas masyarakat dalam periode libur HBKN tahun ini. Selain itu, Pemerintah juga telah menyiapkan skema Bantuan Pangan berupa 10 kilogram beras dan 2 liter minyak goreng per bulan bagi sekitar 35,04 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dengan estimasi anggaran mencapai sebesar Rp11,92 triliun, yang akan diserahkan sekaligus untuk dua bulan di awal bulan Ramadan.

Melalui pelaksanaan Stimulus Ekonomi HBKN Idulfitri 2026 ini, Pemerintah berharap peningkatan mobilitas masyarakat dapat berlangsung lebih terkelola, aktivitas ekonomi daerah tetap terjaga, serta kontribusi sektor transportasi dan pariwisata terhadap perekonomian nasional terus berlanjut.

“Catatan terakhir, kami harapkan seluruh unit usaha, termasuk BUMN yang menjalankan program diskon, dapat menjaga agar pelaksanaannya berjalan dengan baik sampai dengan implementasinya. Hal ini juga termasuk industri swasta yang telah diberikan pengaturan dan regulasi terkait dengan program tersebut,” pungkas Menko Airlangga.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut, di antaranya yakni Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Menteri Ketenagakerjaan Yassierli, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini, Menteri Sosial Saifullah Yusuf, Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono Moegiarso, Deputi Bidang Koordinasi Perniagaan dan Ekonomi Digital Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Ali Murtopo Simbolon, serta Staf Ahli Bidang Pembangunan Daerah Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Haryo Limanseto. (Deni)
Share:

Indonesia Konsolidasikan Kepemimpinan Ekonomi Asia Tenggara melalui Transformasi Hijau Berkelanjutan

Indonesia Konsolidasikan Kepemimpinan Ekonomi Asia Tenggara melalui Transformasi Hijau Berkelanjutan. (Dok. Kemenko)

Jakarta, WaraWiri.net - Pemerintah Indonesia terus menegaskan perannya dalam memperkuat ketahanan ekonomi kawasan di tengah dinamika global yang ditandai oleh ketidakpastian geopolitik, volatilitas pasar keuangan, serta tantangan transisi menuju ekonomi rendah karbon. Di tengah kondisi tersebut, Indonesia memposisikan diri sebagai kekuatan ekonomi yang resilien dengan kebijakan makro yang kredibel, koordinasi lintas sektor yang solid, serta komitmen kuat terhadap pembangunan berkelanjutan dan inklusif.

“Hong Kong memiliki kemitraan ekonomi khusus dengan Indonesia, dengan nilai perdagangan bilateral sekitar USD6,5 miliar dan dalam beberapa tahun terakhir telah berinvestasi sebesar USD10 miliar di Indonesia. Perjanjian Perdagangan Bebas Hong Kong–ASEAN yang mulai berlaku pada tahun 2020 telah membuka hubungan ekonomi dan bisnis antara Indonesia dan Hong Kong,” tutur Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saat menjadi keynote speaker dalam China Conference: Southeast Asia 2026 “Indonesia’s Growing Leadership in Southeast Asia’s Green Economy” di Jakarta, Selasa (10/02).

Dalam paparannya, Menko Airlangga juga menyampaikan kinerja makroekonomi Indonesia menunjukkan prospek yang konstruktif, dengan pertumbuhan ekonomi triwulan IV tahun 2025 mencapai 5,39% (yoy) dan pertumbuhan sepanjang tahun 2025 sebesar 5,11%. Inflasi tetap terkendali pada level 3,55% (yoy) Januari 2026, sementara indeks PMI manufaktur berada pada fase ekspansi selama enam bulan berturut-turut pada level 52,6.

Di sektor eksternal, Indonesia mencatat surplus neraca perdagangan sebesar USD2,51 miliar pada Desember 2025 dan mempertahankan surplus selama 68 bulan berturut-turut. Pertumbuhan tersebut turut diterjemahkan menjadi peningkatan kesejahteraan masyarakat, tercermin dari tingkat kemiskinan yang menurun menjadi 8,5 persen, rasio gini sebesar 0,375, Indeks Pembangunan Manusia meningkat menjadi 75,9, serta penciptaan sekitar 1,4 juta lapangan kerja sepanjang tahun 2025.

Dalam memperkuat perdagangan global, Indonesia secara aktif terlibat dalam berbagai forum global dan regional seperti ASEAN, APEC, G20, dan COP. Pemerintah juga mempercepat implementasi berbagai perjanjian perdagangan strategis, termasuk penandatanganan Indonesia–Canada CEPA, percepatan IEU–CEPA yang ditargetkan berlaku pada awal 2027, negosiasi penurunan tarif impor Amerika Serikat, serta proses aksesi OECD guna meningkatkan daya saing dan memperkuat reformasi struktural.

Selain itu, di bidang ekonomi hijau dan ketahanan energi, Presiden Prabowo Subianto telah menetapkan arah kebijakan yang jelas melalui Asta Cita. Pada tahun 2026, Pemerintah menetapkan ketahanan energi sebagai prioritas nasional dengan alokasi anggaran sebesar Rp402,4 triliun. Transformasi hijau ini didukung pengembangan energi terbarukan hingga 3.686 GW, pembangunan green supergrid, hilirisasi industri baterai kendaraan listrik dan panel surya, pengembangan bahan bakar nabati B40–B50, SAF, hidrogen, amonia hijau, serta penerapan teknologi CCS/CCUS.

Transformasi tersebut didukung oleh komitmen internasional, termasuk pendanaan Just Energy Transition Partnership (JETP) serta percepatan kerja sama AZEC. Selain memperkuat ketahanan energi, agenda ekonomi hijau ini diproyeksikan mampu menciptakan hingga 4,4 juta lapangan kerja baru hingga tahun 2029, yang didukung melalui program pemagangan dan pengembangan keterampilan berkelanjutan.

“Perjalanan menuju perekonomian Indo-Pasifik yang berkelanjutan dan masa depan net-zero bukanlah jalan yang dapat ditempuh sendiri. Sinergi antara kepemimpinan Indonesia dan keunggulan teknologi para mitra kawasan termasuk China merupakan mesin penggerak ketahanan ekonomi Asia Tenggara,” tutup Menko Airlangga.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut di antaranya yakni Publisher South China Morning Post Tammy Tam, Deputy Secretary for Justice Government of Hong Kong SAR Horace Cheung Kwok-kwan, Charge d’Affaires ad interim Kedutaan Besar Republik Rakyat Tiongkok Zhou Kan, Deputi Bidang Koordinasi Perniagaan dan Ekonomi Digital Kemenko Perekonomian Ali Murtopo Simbolon, Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia Anindya Novyan Bakrie, Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta Widjaja Kamdani, Chief Investment Officer Danantara Indonesia Pandu Sjahrir, Vice Chairman National Committee of the Chinese People’s Political Consultative Conference CY Leung, Vice President and General Manager of Solution Architects Public Cloud Alibaba Cloud Intelligence Group Hongyuan Han, serta para pemimpin industri dan pemangku kepentingan dari kawasan Asia dan global. (Deni)
Share:

Kapolri Buka Rapim Polri 2026, Tegaskan Kesiapan Kawal Rencana Kerja Pemerintah

Kapolri Buka Rapim Polri 2026, Tegaskan Kesiapan Kawal Rencana Kerja Pemerintah. (Dok. Div Humas Polri)

Jakarta, WaraWiri.net - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo secara resmi membuka Rapat Pimpinan (Rapim) Polri Tahun 2026 dan menegaskan kesiapan Korps Bhayangkara dalam mengawal serta menyukseskan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2026. Rapim Polri 2026 yang mengusung tema “Polri Presisi Siap Mengamankan, Mendukung dan Menyukseskan Rencana Kerja Pemerintah 2026” ini digelar di The Krakatau Grand Ballroom, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, Selasa (10/2/2026).

Pembukaan dilakukan secara simbolis oleh Kapolri didampingi Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo dan Astamaops Kapolri Komjen Pol. Mohammad Fadil Imran. Rapim diikuti 272 peserta yang terdiri atas pejabat utama Mabes Polri, para kapolda se-Indonesia, serta perwakilan Kompolnas.

Kapolri menjelaskan, Rapim Polri 2026 merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Prabowo Subianto dalam Rapim TNI-Polri, yang memuat 18 direktif strategis, sebagian di antaranya menjadi tugas pokok Polri.

“Dalam Rapim TNI-Polri terdapat 18 arahan, dan beberapa di antaranya menjadi tugas pokok Polri sekaligus bagian dari rencana kerja pemerintah,” ujar Kapolri di sela kegiatan.

Kapolri menegaskan, Polri akan mengawal langsung pelaksanaan RKP 2026 agar berjalan optimal dan tepat sasaran.

“Hari ini kami menindaklanjuti direktif Bapak Presiden, khususnya terkait rencana kerja pemerintah yang akan terus kami dorong agar dapat berjalan dengan sukses,” tegasnya.

Beberapa fokus pengamanan dan pendampingan Polri antara lain percepatan pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah 3T untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG), penguatan ketahanan pangan melalui program jagung, serta hilirisasi sampah menjadi energi.

Polri juga berkomitmen mengawal stabilitas ekonomi nasional, termasuk mencegah kebocoran anggaran negara, menjaga stabilitas pasar modal dari praktik spekulatif, serta memastikan stabilitas harga kebutuhan pokok menjelang Ramadan melalui Satgas Pangan.

Rapim Polri 2026 menghadirkan sejumlah menteri Kabinet Merah Putih sebagai narasumber. Diskusi dibagi dalam dua sesi utama, yakni penguatan ekosistem pangan dan kedaulatan energi.

Pada sesi pertama, paparan disampaikan oleh Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, serta Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana yang membahas strategi transformasi pangan menuju swasembada nasional.

Sesi kedua membahas isu energi dan industri, dengan pemaparan dari Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita terkait akselerasi hilirisasi industri dan transisi energi bersih.

Selain pemaparan lintas kementerian, Kapolri dan Wakapolri juga menyampaikan arahan internal kepada jajaran Polri. Sejumlah pejabat utama, antara lain Irwasum Polri Komjen Pol. Wahyu Widada, Astamaops Kapolri Komjen Pol. Mohammad Fadil Imran, Astamarena Kapolri Komjen Pol. Wahyu Hadiningrat, serta Kadiv Propam Polri Irjen Pol. Abdul Karim turut mengisi materi.

Acara hari pertama dijadwalkan ditutup sore nanti setelah sesi penyerahan cinderamata oleh Kapolri kepada para panelis dan moderator agenda diskusi panel. (Dinda)
Share:

Atlet Panahan Yonranratfib 2 Mar Tampil Impresif Persembahkan Juara Pertama Ajang Lomba Panahan HUT Ke-25 Pasmar 2

Atlet Panahan Yonranratfib 2 Mar Tampil Impresif Persembahkan Juara Pertama Ajang Lomba Panahan HUT Ke-25 Pasmar 2. (Dok. Puspen TNI)

Sidoarjo, WaraWiri.net - Semarak menyambut HUT ke-25 Pasmar 2 Tahun 2026, atlet panahan Fighter Sejati Batalyon Kendaraan Pendarat Amfibi 2 Marinir (Yonranratfib 2 Mar) berhasil menorehkan prestasi terbaiknya dalam ajang Kejuaraan Panahan Tingkat Pasmar 2 yang di gelar di Kesatrian Marinir Moekijat, Gedangan, Sidoarjo Jawa Timur, Senin (09/02/26).

Beradu kecakapan memainkan busur panah dan penguasaan teknik serta taktik memanah, atlet panahan terbaik Yonranratfib 2 Mar Serka Mar Anang Suparman dan Ny. Lilik Marjaniyanto tampil impresif dengan berhasil menorehkan prestasi sebagai juara pertama pada kategori Kualifikasi Individu Barebow 20 M Putra dan Putri mengalahkan atlet panahan terbaik perwakilan dari berbagai satuan Marinir di Surabaya.

Komandan Yonranratfib 2 Marinir Letkol Mar Arif Wahyudi, M.Tr.Opsla., menyampaikan apresiasi dan terima kasih sekaligus rasa bangga atas prestasi yang diraih dalam kompetisi panahan yang menuntut konsentrasi tinggi, stabilitas emosi serta ketepatan dalam pengambilan keputusan yang selaras dengan nilai-nilai karakter seorang prajurit profesional Jalasena Korps Marinir TNI AL.

Lain daripada itu, "Keterlibatan Jalasenastri dalam dalam ajang ini dapat diinterpretasikan mencerminkan sinergi positif antara prajurit dan keluarga besar satuan dalam mendukung budaya meraih prestasi sekaligus menjadi contoh dalam memotivasi prajurit dan Ibu Jalasenastri lainnya untuk ikut berprestasi dalam berbagai cabang olahraga umum, sehingga bisa melahirkan bintang-bintang atlet masa depan yang membanggakan," ujar Komandan. (Tedy)
Share:

TMMD ke-127 Resmi Dibuka, TNI Hadirkan Layanan Kesehatan dan Bazar Murah untuk Warga

TMMD ke-127 Resmi Dibuka, TNI Hadirkan Layanan Kesehatan dan Bazar Murah untuk Warga. (Dok. Puspen TNI)

Sulawesi Barat, WaraWiri.net - Kegiatan bakti sosial kesehatan, bazar murah, serta pembagian sembako mewarnai pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Kodim 1402/Polman yang digelar di Lapangan Desa Bulo, Kecamatan Bulo, Kabupaten Polewali Mandar, Selasa (10/2/2026).

Berbagai kegiatan sosial tersebut ditinjau langsung oleh Bupati Polewali Mandar H. Samsul Mahmud bersama Kepala Staf Korem (Kasrem) 142/Tatag Kolonel Inf Abd Rahman di area upacara pembukaan TMMD.

Wakil Komandan Satuan Tugas (Wadan Satgas) TMMD ke-127 Kodim 1402/Polman Kapten Inf Ahmad Yani mengatakan bahwa kegiatan sosial tersebut merupakan bagian dari upaya TMMD untuk membantu masyarakat secara langsung, tidak hanya melalui pembangunan fisik.

"Pada pembukaan TMMD ini kami melaksanakan berbagai aksi sosial, di antaranya bakti sosial kesehatan, pasar murah, serta pembagian sembako kepada masyarakat di lokasi TMMD," kata Ahmad Yani.

Ia menjelaskan, selama pelaksanaan TMMD ke-127, pihaknya juga menyiapkan tim medis yang siaga untuk melayani anggota satgas TMMD maupun masyarakat sekitar yang membutuhkan layanan kesehatan.

"Tim kesehatan disiapkan selama kegiatan TMMD berlangsung. Masyarakat yang ingin berobat juga dapat memanfaatkan pelayanan ini," ujarnya.

Menurut dia, kehadiran kegiatan sosial tersebut diharapkan dapat meringankan beban masyarakat sekaligus memperkuat hubungan emosional antara TNI dan warga di wilayah sasaran TMMD.

TMMD ke-127 Kodim 1402/Polman tidak hanya difokuskan pada pembangunan infrastruktur desa, tetapi juga pada peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui kegiatan sosial dan pelayanan dasar, sebagai wujud kemanunggalan TNI dan rakyat.  (Tedy)
Share:

Sinergi GoTo dan MRT Jakarta Hadirkan Gojek Blok M Hub untuk Gerakkan Ekonomi Lokal

Sinergi GoTo dan MRT Jakarta Hadirkan Gojek Blok M Hub untuk Gerakkan Ekonomi Lokal. (Dok. MRT Jakarta)

Jakarta, WaraWiri.net - GoTo Gojek Tokopedia Tbk (BEI: “GOTO” atau “Perseroan”), ekosistem digital terbesar di Indonesia, berkolaborasi dengan PT MRT Jakarta (Perseroda), luncurkan Blok M Hub Gojek, sebuah model Kawasan Berorientasi Transit atau Transit Oriented Development (TOD) yang mengintegrasikan transportasi publik dan platform digital.

Revitalisasi kawasan Blok M ini dihadiri oleh Cyril Raoul Hakim Ketua Bidang Komunikasi Sosial Staf Khusus Gubernur Provinsi DKI Jakarta yang mewakili Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo, Direktur Utama PT MRT Jakarta (Perseroda) Tuhiyat, dan Direktur Utama GoTo Hans Patuwo. Kolaborasi ini menandai langkah konkret GoTo bersama MRT Jakarta untuk mempermudah mobilitas warga urban, mendorong pertumbuhan UMKM serta memberdayakan mitra driver.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo mengatakan, "Transformasi Blok M menjadi pusat kegiatan warga yang modern membutuhkan sinergi antara infrastruktur fisik dan inovasi digital. Kami mengapresiasi inisiatif Blok M Hub Gojek yang terjalin antara MRT Jakarta dan GoTo, karena tidak hanya mempermudah konektivitas dan mobilitas, tetapi juga menjadi motor penggerak digitalisasi UMKM dan pertumbuhan ekonomi lokal di kawasan legendaris ini. Inisiatif ini sejalan dengan agenda Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam mewujudkan konektivitas dan sinergi kegiatan ekonomi, sosial dan budaya terutama lewat pengembangan kawasan strategis seperti Blok M,” tutur Pramono Anung Wibowo.

Direktur Utama dan CEO GoTo Hans Patuwo menjelaskan, “Blok M Hub Gojek merupakan upaya GoTo untuk menciptakan ekosistem digital yang terintegrasi dengan infrastruktur area untuk kenyamanan aktivitas masyarakat sehari-hari di kawasan Blok M. Kami bersyukur dapat mendukung agenda Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam mewujudkan konsep Kawasan Berorientasi Transit atau Transit Oriented Development (TOD). Harapan kami, kerja sama ini dapat menambah kenyamanan masyarakat dalam beraktivitas, serta memberikan manfaat bagi mitra driver dan pelaku UMKM.”

Implementasi Blok M Hub Gojek berfokus pada tiga pilar:

1. Akses transportasi yang lebih nyaman dari/ ke area Blok M dengan MRT dan layanan ekosistem GoTo, serta penambahan titik jemput dan promo spesial dari GoRide dan GoCar.

2. Pelaku UMKM akan lebih mudah ditemukan pelanggan dengan adanya kurasi spesial di aplikasi GoFood. Ragam kuliner Blok M kini makin terjangkau dengan adanya voucher diskon makan di tempat dari GoDineIn.

3. Kemudahan pembayaran digital menggunakan GoPay, termasuk untuk membeli tiket MRT. Selain itu, digitalisasi merchant melalui aplikasi GoPay Merchant yang dilengkapi GoPay Spiker, perangkat suara notifikasi pembayaran, tanpa biaya instalasi.

Direktur Utama PT MRT Jakarta Tuhiyat, mengatakan, “Kolaborasi ini memperkuat posisi MRT Jakarta sebagai tulang punggung transportasi perkotaan yang modern sekaligus penggerak pengembangan kawasan berbasis transit. Dengan menghubungkan stasiun MRT Jakarta secara langsung dengan ekosistem digital GoTo, kami mendorong peningkatan aksesibilitas dan aktivitas di kawasan Blok M Hub, sehingga kawasan ini semakin hidup sebagai destinasi yang nyaman dan menyenangkan bagi masyarakat.”

Kerja sama GoTo dan MRT Jakarta melalui Blok M Hub Gojek membuktikan bahwa integrasi multi-moda terpadu dapat menghadirkan pengalaman mobilitas yang lebih praktis sekaligus mendorong ekonomi lokal. Dari kemudahan naik GoRide dan GoCar, eksposur UMKM melalui GoFood, hingga kemudahan pembayaran menggunakan GoPay, kawasan Blok M Hub Gojek dirancang untuk jadi destinasi yang semakin hidup dan produktif. (Fajar)
Share:

Pengumuman Klarifikasi Terkait Beredarnya Surat Palsu Rekomendasi Pengelolaan DAK Fisik Infrastruktur Tahun 2026

Pengumuman Klarifikasi Terkait Beredarnya Surat Palsu Rekomendasi Pengelolaan DAK Fisik Infrastruktur Tahun 2026. (Dok. KPK)

Jakarta, WaraWiri.net - Sehubungan dengan maraknya peredaran surat palsu yang mengatasnamakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)—khususnya melalui Direktori Penyuluh, Asesor, dan Ahli-ACLC KPK—terkait penyampaian rekomendasi dan undangan resmi Nomor B/178/PI.05/01-40/02/2026 mengenai pengelolaan Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik Infrastruktur Bidang Pekerjaan Umum kepada Pemerintah Kota, dengan ini kami sampaikan:

1.⁠ ⁠Informasi tersebut adalah TIDAK BENAR (HOAKS).

2.⁠ ⁠Surat tersebut diduga kuat digunakan oleh pihak-pihak tidak bertanggung jawab untuk melakukan tindakan penipuan dan penyebaran informasi yang menyesatkan.

3.⁠ ⁠KPK mengimbau seluruh instansi pemerintah dan masyarakat untuk selalu melakukan verifikasi ulang melalui saluran resmi KPK sebelum menindaklanjuti permintaan apa pun.

Berikut ini disampaikan beberapa hal penting untuk menjadi perhatian seluruh Pemerintah Daerah dan masyarakat:

1.⁠ ⁠Dalam menjalankan setiap penugasan, pegawai KPK selalu dilengkapi dengan surat penugasan dan kartu identitas resmi yang dikeluarkan oleh KPK;

2.⁠ ⁠Pegawai KPK dilarang menjanjikan/menerima, apalagi meminta imbalan dalam bentuk apapun;

3.⁠ ⁠Adalah tidak benar jika ada pihak yang menjanjikan bisa "mengurus" suatu kasus yang penanganannya dilakukan oleh KPK;

4.⁠ ⁠KPK tidak pernah menunjuk organisasi atau lembaga manapun sebagai "perpanjangan tangan" maupun perwakilan dari KPK dalam penanganan perkara;

5.⁠ ⁠KPK tidak pernah menerbitkan ataupun bekerjasama dengan media yang memakai nama KPK atau yang mirip dengan KPK:

6.⁠ ⁠KPK tidak membuka kantor cabang atau kantor perwakilan khusus KPK di daerah-daerah;

7.⁠ ⁠Situs resmi yang dikelola dan digunakan oleh KPK adalah situs internet yang beralamat di www.kpk.go.id; www.jaga.id dan www.stranaspk.id;

8.⁠ ⁠Perangkat sosialisasi anti korupsi, baik berupa buku, poster, maupun brosur, yang diterbitkan oleh KPK diberikan kepada pihak-pihak yang membutuhkan secara cuma-cuma (gratis);

9.⁠ ⁠Pelayanan yang dilakukan oleh KPK untuk masyarakat tidak dipungut biaya atau gratis.

Masyarakat dan seluruh pihak diimbau untuk selalu berhati-hati serta tidak menindaklanjuti informasi yang tidak berasal dari kanal resmi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).   

Jika ditemukan surat, undangan, atau oknum yang mencurigakan dan tidak sesuai dengan ketentuan di atas, mohon segera melaporkan melalui aplikasi KPK Whistleblowing System (KWS) di https://kws.kpk.go.id atau segera menghubungi aparat penegak hukum terdekat. (Burhan)
Share:

Dua Dekade Pengabdian, KPK Beri Tanda Kehormatan bagi Insan Berdedikasi

Dua Dekade Pengabdian, KPK Beri Tanda Kehormatan bagi Insan Berdedikasi. (Dok. KPK)

Jakarta, WaraWiri.net - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memberikan penghargaan tertinggi bagi insan komisi yang berhasil menjaga integritas dan loyalitas selama dua dekade pengabdian. Penganugerahan Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya ini, menjadi simbol di tengah dinamika pemberantasan korupsi yang fluktuatif, bahwa masih ada individu yang mampu berdiri tegak merawat marwah lembaga.

Dalam apel pagi di Gedung Juang KPK, Jakarta, Senin (9/2), Ketua KPK, Setyo Budiyanto, menganugerahkan tanda kehormatan kepada 7 pegawai dan sertifikat penghargaan masa kerja 20 tahun kepada 18 pegawai lainnya. Setyo menegaskan, penghargaan ini bukan sekadar urusan masa kerja, melainkan pengakuan atas pengorbanan dan keteguhan prinsip.

“Ini sebuah pengabdian, sebuah pengorbanan, dan sebuah aktivitas kinerja yang patut diperhitungkan,” ujar Setyo saat membuka apel.

Lebih lanjut, Setyo menegaskan penghargaan ini merupakan bentuk pengakuan lembaga terhadap kontribusi nyata para insan komisi, yang berdedikasi merawat integritas dalam perjalanan panjang KPK.

Selain itu, ia mengimbau seluruh jajaran KPK untuk menghapus pola kerja sektoral yang sering kali menghambat efektivitas lembaga. Menurutnya, memasuki tahun 2026, KPK diprediksi menghadapi tantangan yang jauh lebih kompleks, baik di tingkat regional maupun global yang menuntut adaptasi cepat dan sinergi lintas unit.

Hal tersebut, kata Setyo, dapat diwujudkan melalui kolaborasi, koordinasi, dan sinergi antarunit kerja di lingkungan KPK agar mampu melaksanakan tugas lebih optimal. “Pada prinsipnya kita perlu melaksanakan pekerjaan seoptimal mungkin, bahkan secara maksimal,” tegas Setyo.

Melalui momentum ini, KPK menegaskan bahwa apresiasi ini menjadi bagian dari upaya membangun budaya kerja yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada kinerja yang berkelanjutan serta sebagai motivasi bagi seluruh pegawai untuk terus bekerja secara maksimal.

Momentum ini sekaligus menjadi titik awal konsolidasi internal KPK tahun 2026, guna membangun budaya kerja profesional dan berkelanjutan. Bagi KPK, keberadaan pegawai yang mampu bertahan selama 20 tahun tanpa cacat integritas merupakan aset terbesar, sekaligus motivasi bagi pegawai muda untuk terus menjaga independensi di tengah berbagai tekanan.

Dengan demikian, apresiasi ini diharapkan mampu memperkokoh fondasi internal lembaga guna memastikan setiap tugas pemberantasan korupsi di masa depan, berjalan dengan standar etika dan profesionalisme tanpa kompromi. (Burhan)
Share:

Kemenperin Perkuat SDM Industri Lewat Essay Contest Hiroshima University

Kemenperin Perkuat SDM Industri Lewat Essay Contest Hiroshima University. (Dok. Kemenperin)

Jakarta, WaraWiri.net - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Republik Indonesia terus memperkuat pengembangan sumber daya manusia (SDM) industri yang berdaya saing global melalui kerja sama pendidikan internasional. Komitmen tersebut diwujudkan salah satunya melalui penyelenggaraan The 2nd Hiroshima University Japanese Essay Contest for Indonesian Students Award Ceremony Program, yang menjadi ajang apresiasi sekaligus sarana pembinaan generasi muda agar memiliki kompetensi bahasa, pemahaman budaya, dan wawasan global yang relevan dengan kebutuhan industri nasional di masa depan.

“Hubungan Indonesia dan Jepang tidak hanya kuat dalam aspek investasi dan perdagangan, tetapi juga dalam pengembangan sumber daya manusia. Melalui kegiatan ini, kami mendorong lahirnya generasi muda yang memiliki kompetensi bahasa, pemahaman lintas budaya, serta kesiapan untuk berkontribusi langsung dalam penguatan sektor industri nasional,” ujar Wakil Menteri Perindustrian, Faisol Riza dalam sambutannya di Jakarta (10/2).

Ia pun menegaskan bahwa penguatan SDM industri menjadi fondasi penting dalam meningkatkan daya saing industri nasional, khususnya di tengah dinamika global dan kerja sama internasional yang semakin erat.

Penyelenggaraan The 2nd Hiroshima University Japanese Essay Contest menunjukkan peningkatan partisipasi yang signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Jika pada pelaksanaan perdana berhasil menghimpun 96 karya esai, pada tahun ini jumlah karya meningkat menjadi sekitar 280 esai.

Hal ini mencerminkan tingginya minat mahasiswa Indonesia terhadap bahasa Jepang serta besarnya manfaat kegiatan ini dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan.

Selain menunjukkan peningkatan partisipasi, kegiatan ini juga mencerminkan tingginya minat mahasiswa Indonesia terhadap pembelajaran bahasa Jepang sebagai bagian dari penguatan kompetensi global. Wakil Presiden dan Direktur Hiroshima University, Kaneko Shinji, menyampaikan bahwa mahasiswa Indonesia menjadi salah satu komunitas internasional terbesar di Hiroshima University.

“Per Mei 2025, terdapat 127 mahasiswa Indonesia dari total 1.132 mahasiswa asing di Hiroshima University, menempati posisi kedua berdasarkan negara asal. Hingga saat ini, lebih dari 1.000 alumni Indonesia telah lulus dari Hiroshima University dan banyak yang berkontribusi di sektor industri, pemerintahan, maupun akademisi,” ujarnya.

Ia menambahkan, penyelenggaraan kontes esai ini merupakan upaya Hiroshima University untuk mendukung pengembangan pendidikan bahasa Jepang di Indonesia sekaligus memperkuat interaksi dan kolaborasi Indonesia–Jepang melalui pengembangan sumber daya manusia yang berdaya saing global.

Kegiatan ini juga merupakan hasil kolaborasi antara Sekretariat Jenderal Kemenperin dengan Direktorat Jenderal Ketahanan, Perwilayahan, dan Akses Industri Internasional (Ditjen KPAII) serta Universitas Hiroshima. Melalui kolaborasi dengan institusi pendidikan luar negeri, Ditjen KPAII mendorong peningkatan kualitas SDM industri, perluasan akses industri nasional ke jejaring global, serta penguatan ekosistem industri yang tangguh dan berdaya saing di tingkat internasional.

Selain itu, kegiatan ini turut didukung oleh berbagai mitra industri dan institusi pendidikan yang memiliki keterkaitan erat dengan kerja sama Indonesia–Jepang, antara lain PT Suzuki Indomobil Sales, PT Sprix, Chateraise Indonesia Manufacturing, Andersen Group, Gakken Holdings Co. Ltd., serta sejumlah perusahaan dan lembaga yang bergerak di bidang pengembangan talenta dan industri.

Melalui karya-karya esai yang dihasilkan, para mahasiswa diharapkan dapat memperluas wawasan, meningkatkan pemahaman lintas budaya, serta menumbuhkan minat untuk berkontribusi dalam pengembangan industri dan kerja sama internasional di masa depan. 

Pada pelaksanaan tahun ini, peserta dari sejumlah perguruan tinggi berhasil menunjukkan capaian yang menonjol dan meraih prestasi terbaik, antara lain mahasiswa dari Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Sebelas Maret (UNS), Universitas Padjadjaran (UNPAD), Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Universitas Udayana, Politeknik Takumi, serta Universitas Brawijaya (Unbraw). Kegiatan ini juga menjadi ruang dialog budaya yang mempererat hubungan masyarakat Indonesia dan Jepang.

“Kami mengapresiasi komitmen Universitas Hiroshima, para mitra industri, serta institusi pendidikan yang terus mendukung pengembangan generasi muda Indonesia. Ke depan, kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan melahirkan talenta-talenta industri yang unggul, berwawasan global, dan siap berkontribusi bagi kemajuan industri nasional,” tutup Faisol Riza. (Ros)
Share:

Kemenperin Perkuat Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Negara dalam Pemeriksaan BPK Tahun 2025

Kemenperin Perkuat Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Negara dalam Pemeriksaan BPK Tahun 2025. (Dok. Kemenperin)

Jakarta, WaraWiri.net - Kementerian Perindustrian menegaskan komitmennya dalam memperkuat tata kelola keuangan negara yang akuntabel dan transparan. Komitmen tersebut dituangkan seiring dimulainya (entry meeting) pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas Laporan Keuangan Kementerian Perindustrian Tahun 2025. 

“Kami memandang entry meeting ini sebagai momentum penting untuk memperkuat sinergi, komunikasi, serta komitmen bersama dalam mewujudkan pengelolaan keuangan negara yang transparan, akuntabel dan berintegritas sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan,” kata Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita di Jakarta, Senin (9/2).

Menperin menuturkan, akhirnya pertumbuhan industri pengolahan berhasil kembali di atas pertumbuhan ekonomi nasional pada tahun 2025 lalu. Hal ini mengulang kinerja gemilang industri pengolahan dalam 14 tahun terakhir dimana pertumbuhannya di atas pertumbuhan ekonomi.

Pada tahun 2011 pertumbuhan ekonomi sebesar 6,17 persen dan pertumbuhan manufaktur lebih tinggi dari pertumbuhan ekonomi yakni, 6,26 persen. Sedangkan pada tahun 2025, pertumbuhan ekonomi sebesar 5,11 persen dan begitu juga dengan pertumbuhan Industri Pengolahan lebih tinggi dari pertumbuhan ekonomi yakni sebesar 5,30 persen. Ini membuktikan dua hal, pertama, industri menjadi penarik pertumbuhan ekonomi sekaligus mendominasi perekonomian nasional, dan kedua, tidak ada deindustrialisasi ataupun deindustrialisasi dini pada manufaktur Indonesia.

Capaian tersebut terutama ditopang oleh optimisme pelaku usaha yang tetap terjaga. Hal ini juga tercermin dari meningkatnya Indeks Kepercayaan Industri (IKI) pada awal tahun 2026 sebesar 54,12. Sementara rata-rata utilisasi industri yang masih berada di bawah kapasitas optimal menunjukkan masih terbukanya ruang ekspansi bagi manufaktur nasional untuk mencapai utilisasi diatas 70 persen.

Seiring dengan kinerja industri yang positif, Kemenperin terus berupaya menjaga kualitas dan integritas pengelolaan keuangan negara. Hal ini tercermin dari capaian opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang berhasil diraih Kemenperin selama 17 kali berturut-turut sejak tahun anggaran 2008 hingga 2024.

Menperin menuturkan, capaian tersebut bukan semata sebagai prestasi, melainkan sebagai amanah dan tanggung jawab yang harus terus dijaga dan ditingkatkan. “Kami menyadari sepenuhnya bahwa ruang perbaikan selalu terbuka. Oleh karena itu, dalam pemeriksaan atas Laporan Keuangan Tahun 2025 ini, kami berkomitmen untuk bersikap kooperatif, terbuka, siap bekerjasama dengan tim pemeriksa BPK dan memeriksa Laporan Keuangan Kemenperin T.A 2025 ,” ujarnya.

Kemenperin juga menunjukkan komitmen tinggi dalam penyelesaian tindak lanjut atas temuan BPK. Sejak tahun 2005 hingga 2025, Kemenperin telah menyelesaikan 84,67 persen rekomendasi yang disampaikan oleh BPK. Capaian tindaklanjut hasil pemeriksaan ini belum memuaskan bagi Menperin, dimana seharusnya target penyelesaian tindaklanjut rekomendasi BPK RI berada diatas 90 persen.

Upaya percepatan tindak lanjut temuan tersebut turut berkontribusi terhadap penguatan integritas birokrasi di lingkungan Kementerian Perindustrian. Hingga tahun 2025, sejumlah satuan kerja (satker) telah meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

“Membangun dan menjaga integritas merupakan proses berkelanjutan yang membutuhkan komitmen bersama bersama dan perbaikan yang terus-menerus, kami optimistis Kementerian Perindustrian dapat terus memperkuat tata kelola yang bersih, akuntabel, dan berintegritas,” katanya.

Dari sisi kinerja keuangan, Kementerian Perindustrian mencatat realisasi pendapatan tahun 2025 yang melampaui target sebesar 116,43 persen dari yang telah ditetapkan. Pendapatan tersebut bersumber dari berbagai layanan jasa industri dan pendidikan vokasi yang diselenggarakan oleh unit pelaksana teknis di lingkungan Kementerian Perindustrian.

Di sisi belanja, pengelolaan anggaran dilakukan secara efisien dengan realisasi sebesar 2,09 triliun hingga penghujung tahun 2025. Jika memperhitungkan blokir anggaran sebesar 367,4 miliar, realisasi anggaran Kemenperin pada tahun 2025 mencapai 98,15 persen.

Realisasi anggaran tersebut merupakan hasil konsolidasi laporan keuangan dari 107 satker yang terdiri dari satker pusat dan daerah di seluruh Indonesia, termasuk satuan kerja berstatus Badan Layanan Umum (BLU). Pada tahun 2025, nilai pendapatan dan aset Kementerian Perindustrian juga menunjukkan peningkatan seiring dengan pengembangan fasilitas pendukung layanan pendidikan dan jasa industri di berbagai daerah.

Menperin menegaskan, Kementerian Perindustrian siap mendukung penuh pelaksanaan pemeriksaan BPK melalui penyediaan data yang lengkap, komunikasi yang terbuka, serta koordinasi yang intensif dengan tim pemeriksa.

“Kami berharap proses pemeriksaan ini dapat memberikan masukan konstruktif guna meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan negara di lingkungan Kementerian Perindustrian,” pungkasnya. (Ros)
Share:

AI Kuras Nilai Jurnalisme, Pemerintah Dorong Hak Penerbit dan Kompensasi Adil

Wamenkomdigi Nezar Patria menjadi narasumber dalam diskusi Transformasi Digital Pers: Menjaga Ekosistem, Bukan Sekedar Teknologi dalam Konvensi Nasional Media Massa 2026 di Hotel Aston Serang, Banten. (Dok. Kemenkomdigi)

Banten, WaraWiri.net - Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria menyatakan Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan artifisial bukan ancaman karena menggantikan wartawan.  

Menurutnya, ancaman utama saat ini praktik pengambilan nilai jurnalisme tanpa pengembalian yang adil.

Konten media diserap oleh platform dan mesin AI, lalu disajikan kembali dalam bentuk ringkasan.

Media kehilangan trafik, pendapatan, dan posisi strategisnya sebagai rujukan publik.

“Ancaman terbesar jurnalisme hari ini bukan wartawan digantikan oleh artificial intelligence, tetapi nilai jurnalisme diekstraksi tanpa pengembalian yang adil kepada media,” jelasnya dalam Talk Show Konvensi Nasional Media Massa Hari Pers Nasional 2026: “Pers, AI, dan Transformasi Digital: Membangun Ekosistem Informasi untuk Kepentingan Publik” di Serang, Banten, Minggu (08/02/2026).

Menurut Wamen Nezar Patria, disrupsi AI menyentuh seluruh rantai ekosistem media.

Dampaknya tidak hanya pada ruang redaksi, tetapi juga pada kualitas informasi yang diterima masyarakat.

“Proses jurnalistik yang berbasis verifikasi dan kerja lapangan tergerus oleh konsumsi ringkasan instan,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa ringkasan mesin tidak setara dengan karya jurnalistik. Jurnalisme menghadirkan konteks, disiplin verifikasi, dan wajah manusia di balik peristiwa.

“Yang dibaca publik akhirnya bukan karya jurnalistik, melainkan ringkasan mesin. Di situ banyak nuansa dan kemanusiaan yang hilang,” ujarnya.

Menurut Wamen Nezar, masa depan media ditentukan oleh jurnalisme yang tidak bisa direplikasi mesin.

Liputan lapangan, investigasi, dan cerita komunitas menjadi pembeda di tengah banjir konten sintetis.

“Jika media hanya bergantung pada platform tanpa kekhasan, kita akan diseragamkan oleh mesin kecerdasan buatan,” katanya.

Oleh karena itu, Pemerintah menegaskan kehadiran negara dalam menjaga ekosistem informasi publik.

Kebijakan hak penerbit, transparansi penggunaan konten oleh teknologi AI, serta prinsip kompensasi yang adil bagi industri media menjadi bagian dari arah kebijakan digital nasional.

“Langkah ini ditujukan untuk menjaga keberlanjutan jurnalisme berkualitas dan melindungi hak publik atas informasi yang utuh dan dapat dipercaya,” tegas Wamenkomdigi Nezar Patria. (Ros)
Share:

HPN 2026 di Banten, Pemerintah Perkuat Peran Pers dan Literasi Digital Generasi Muda


Puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) Tahun 2026 digelar di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Kota Serang, Senin (9/2). (Dok.Biro Adpimpro Banten/Kemenpora) 

Banten, WaraWiri.net - Puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) Tahun 2026 digelar di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Kota Serang, Senin (9/2), dengan dihadiri jajaran pejabat tinggi negara, pimpinan lembaga, kepala daerah, serta insan pers dari berbagai daerah.

Kehadiran para menteri dan pimpinan lembaga negara menunjukkan dukungan kuat pemerintah terhadap peran pers sebagai pilar demokrasi dan mitra pembangunan nasional.

Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (PM) Muhaimin Iskandar atau yang akrab disapa Cak Imin, hadir mewakili Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.

Dalam kesempatan tersebut, Cak Imin menyampaikan ucapan selamat Hari Pers Nasional 2026 dari Presiden sekaligus apresiasi setinggi-tingginya kepada insan pers atas dedikasi dan pengabdian dalam menjaga kualitas informasi bagi masyarakat.

“Beliau (Presiden Prabowo-red) menyampaikan selamat Hari Pers Nasional tahun 2026 dan penghargaan setinggi-tingginya kepada insan pers Indonesia atas dedikasi kepada bangsa dan negara,” ujar Cak Imin.

Ia menegaskan bahwa kualitas pers tetap menjadi penentu utama arah demokrasi dan masa depan bangsa di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital dan kecerdasan artifisial.

Menurut Cak Imin, dunia saat ini tidak hanya bergerak, tetapi dinavigasi oleh informasi, data, dan algoritma. Dalam kondisi tersebut, jurnalisme memiliki peran krusial sebagai penjaga batas antara fakta dan rekayasa melalui proses verifikasi yang beretika.

"Jurnalisme tidak boleh kalah oleh algoritma. Teknologi harus menjadi alat bantu, bukan pengganti nurani,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Dewan Pers Prof. Komaruddin Hidayat menyampaikan bahwa meskipun masyarakat saat ini banyak menikmati konten media sosial yang bersifat sensasional, mereka tetap membutuhkan media arus utama sebagai rujukan informasi yang akurat dan terpercaya.

“Hasil penelitian menunjukkan masyarakat menikmati media sosial yang menyajikan sensasi. Namun ketika ditanya apa yang dicari, jawabannya adalah media mainstream. Media arus utama tetap menjadi referensi masyarakat,” kata Komaruddin.

Dalam mendukung tata kelola ruang digital yang sehat, pemerintah pusat juga tengah menyusun Peraturan Presiden (Perpres) terkait penggunaan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) dalam kinerja jurnalistik.

Proses penyusunan regulasi tersebut saat ini masih dalam tahap penelaahan di Kementerian Hukum sebagai bagian dari upaya menjaga etika, profesionalisme, dan keberlanjutan industri media.

Isu kecerdasan artifisial dan literasi digital tersebut memiliki keterkaitan erat dengan tugas Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) sebagai leading sector pembangunan kepemudaan dan peningkatan prestasi olahraga di Indonesia. (Evi/Ros) 

Share:

Kajati Sulsel Paparkan Strategi Penyelamatan Aset Negara dan Pengawasan Dana Desa dalam Rakor Forkopimda

Kajati Sulsel Paparkan Strategi Penyelamatan Aset Negara dan Pengawasan Dana Desa dalam Rakor Forkopimda. (Dok. Kejagung RI)

Sulawesi Selatan, WaraWiri.net - Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan, Dr. Didik Farkhan Alisyahdi, S.H., M.H., memaparkan materi strategis dalam Rapat Koordinasi Forkopimda Sulawesi Selatan di Kantor Gubernur Sulsel, Senin (09/02/2026). 

Rakor ini dilaksanakan guna menindaklanjuti arahan Presiden RI Prabowo Subianto terkait kepastian hukum dan kedaulatan ekonomi. Dihadiri Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, jajaran Forkopimda, Bupati/Walikota se-Sulsel dan instansi terkait.

Dalam arahannya, Kajati Sulsel menekankan dua agenda utama mulai dari Transformasi Digital dan Pengawasan Dana Desa hingga Ketegasan Penindakan dan Penyelamatan Aset.

Kejati Sulsel telah mengimplementasikan aplikasi JAGA DESA yang menjangkau 3.126 desa di seluruh wilayah Sulawesi Selatan. Melalui sistem yang terkoneksi langsung dengan SISKEUDES, Jaksa melakukan pengawasan anggaran secara real-time sekaligus memberikan pendampingan hukum preventif kepada perangkat desa.

Kajati menegaskan komitmen memberantas mafia dana desa dan mengejar aset negara yang digelapkan. Sepanjang tahun 2025, Kejati telah menindak 11 oknum Kepala Desa hingga tahap penuntutan. Selain itu, dipaparkan best practice keberhasilan pengembalian aset senilai Rp10,7 Triliun sebagai bentuk nyata pengamanan amanah rakyat.

Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan memastikan tidak ada ruang bagi penyalahgunaan wewenang dan berkomitmen penuh menjaga aset negara demi sebesar-besarnya kepentingan masyarakat.

"Aset negara adalah amanah rakyat. Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan berkomitmen menjaga, mengamankan, dan mengembalikannya untuk sebesar-besarnya kepentingan masyarakat, serta memastikan tidak ada ruang bagi penyalahgunaan dan perampasan hak rakyat,” kata Didik Farkhan.

Didik Farkhan juga berbagi pengalaman sukses saat mengembalikan 19 aset negara senilai Rp10,7 triliun di Surabaya melalui instrumen hukum yang kuat. (Dimas)
Share:

Pimpinan Kemenkeu Hadiri Upacara Sumpah Jabatan Deputi Gubernur BI

Pimpinan Kemenkeu Hadiri Upacara Sumpah Jabatan Deputi Gubernur BI. (Dok. Kemenkeu)

Jakarta, WaraWiri.net - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa, Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Suahasil Nazara, serta Wamenkeu Juda Agung menghadiri Upacara Pengucapan Sumpah Jabatan Deputi Gubernur Indonesia periode 2026-2031. Acara berlangsung di Mahkamah Agung (MA) Republik Indonesia pada Senin (09/02), di mana Thomas A.M. Djiwandono secara resmi dilantik sebagai Deputi Gubernur BI.

Pengambilan sumpah tersebut berdasarkan atas Surat Keputusan (SK) Presiden RI Nomor 10/P/2026 tentang Pengangkatan Deputi Gubernur BI yang mengangkat saudara Thomas A.M. Djiwandono sebagai Deputi Gubernur BI periode 2026-2031 terhitung sejak tanggal pengucapan sumpah dan janji.

“Berdasarkan SK Presiden RI Nomor 10/P Tahun 2026 tanggal 3 Februari 2026, saudara Thomas A.M. Djiwandono, telah diangkat sebagai Deputi Gubernur BI,” ungkap Ketua MA Sunarto saat menyampaikan Kata Pengantar Sumpah Jabatan. 

Sebelumnya, Thomas menjabat Wamenkeu sejak Juli 2024 di masa pemerintahan Presiden Joko Widodo dan berlanjut di masa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. (Putra)

Share:






ADVERTISING

ADVERTISING